Perjalanan Chevrolet Indonesia, Salah Satu Brand Mobil Terbaik Dunia

Mobil

Kiprah Chevrolet Indonesia patut diancungi jempol. Pasalnya pabrikan asal Amerika Serikat ini menjadi inspirasi bagi pemain-pemain baru di tanah air dalam menghasilkan mobil yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Berbicara Chevrolet Indonesia, tentu kiprahnya bukanlah seumur jagung. Perjalanan brand mobil asal Amerika ini merupakan salah satu merek dengan reputasi yang sangat kuat di kelas model SUV. Sudah ada banyak deretan SUV terbaik yang dihadirkan oleh brand mobil ini tentunya sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah Chevrolet Deluxe tahun 1952, Chevrolet Corvette tahun 1954, Chevrolet Bel Air tahun 1955, Chevrolet Nova tahun 1966, dan Chevrolet Impala tahun 1962. Perusahaan Chevrolet motor didirikan pada 1911 di Amerika Serikat. bermula di bengkel Flint sebagai kerjasama usaha antara pembalap kelahiran Belgia yang bernama Louis Chevrolet dengan William Durant, seorang pengusaha dan pendiri dari General Motors dan Produk pertama yang dibuat oleh Chevrolet adalah The Classic Six yang dibanderol 2.500 dollar AS.

“Jangan pernah menyerah” merupakan moto dari Moto Louis Chevrolet yang selalu menjadi acuan oleh William Durant untuk tidak mudah menyerah dalam membuat sebuah mobil. Hal ini ditunjukkan olehnya ketika mobil Chevrolet the Classic Six yang gagal memenuhi keuntungan bagi perusahaan. Meskipun sempat mengalami kegagalan, tetapi perisahaan ini semakin berkembang dan akhirnya Chevrolet bergabung dengan grup perusahaan GM tahun 1917 sebagai pembuat mobil yang terjangkau dan dalam 10 tahun, Chevy menjadi mobil yang terlaris nomor satu di Amerika Serikat. (Baca juga: Arti Logo Mobil Terkenal di Dunia yang Jarang Diketahui)

Chevrolet mendirikan pabrik di Hindia Belanda dan mendapat sambutan sangat baik dari publik. Tidak heran jika sebagian besar pemilik mobil itu adalah orang Eropa yang bermukim di Hindia Belanda. Meskipun begitu, kesuksesan Chevrolet bukan hanya di negara-negara Eropa saja, tetapi brand mobil ini pun bisa menarik hati masyarakat. Hal ini terbukti dari dari pejualan mobil yang sangat berkembang cukup cepat.

Kejayaan General Motors rupanya bukan hanya dari produk Chevrolet saja, tetapi pabrikan ini juga memproduksi merek mobil lain, salah satunya Buick 8 yang dirilis pada 1938. Dalam sejarahnya, Buick 8 menjadi mobil kepresidenan Indonesia pertama yang dipakai Soekarno. Semenjak itu, industri mobil pun berkembang cukup cepat. Satu tahun setelahnya, tepatnya pada 1939, jumlah mobil di Hindia Belanda sudah mencapai 51.615 unit, tersebar di Jawa 37.500 unit, Jakarta 7.557 unit, Bandung 4.945 unit, dan Jepara 675 unit. Jumlah ini sudah termasuk truk yang jumlahnya 12.860 unit. Bahkan saat itu truk menjadi salah satu penyebab menurunnya keuntungan perusahaan kereta api di Jawa. Pada 1933, penurunan pemasukan itu hingga 40 persen.

Jumlah yang sangat fantastik itu rasanya nama Chevrolet di Indonesia rasanya tidak ada bandingannya. Namun, hal itu tertepis pada 1960-an dengan hadirnya pemain-pemain besar baru di Tanah Air dan salah satu yang paling kuat hingga saat ini adalah Astra Internasional, yang telah memegang beberapa merek mobil-mobil terkenal asal Jepang. Tentu gempuran mobil-mobil Jepang memberikan dampak buruk hingga akhirnya General Motors resmi mengundurkan diri dari persaingan dengan mobil Jepang dan pada Juni 2015 General Motors mengumumkan angkat kaki dari Indonesia dengan alasan penjualan yang kian menurun dan tidak berkembang.

Chevrolet Trooper

Chevrolet Trooper merupakan tipe mobil pertama yang hadir di Chevrolet Indonesia. Mobil ini hadir pada 1983 yang diikenal dengan tagline “Feel the Power, Drive the Difference”, yang artinya bahwa Chevrolet Trooper merupakan kendaraan SUV 4WD yang tangguh di segala medan. Tentu hal ini sangat dibenarkan oleh sebagian masyarakat Indonesia sehingga para pencinta Chevrolet Trooper tergabung dalam komunitas Trooper Nusantara yang berdiri sejak 11 Maret 2010. Semenjak kemunculannya di Chevrolet Indonesia, mobil ini pernah menjadi salah satu mobil paling laris dan hampir semua masyarakat Indonesia menggunakan Chevrolet Trooper sebagai kendaraan pribadinya.

Chevrolet Blazer

Selanjutnya adalah Chevrolet Blazer yang hadir pertama kali di Indonesia pada 1996 dengan sebutan Opel Blazer. Pada dasarnya nama Chevrolet dan Opel tidak ada perbedaan yang mendasar. Hanya saja mobil ini menjadi mobil satu-satunya hasil dari kolaborasi dari tiga pabrikan. Lisensi didasarkan pada Opel, sedangkan desain dan produksi dilakukan oleh Chevrolet, dan rancangan mesin dengan spesifikasi khusus Indonesia dilakukan oleh Holden. Dikarenakan mobil ini dibuat oleh tiga pabrikan, tidak heran jika tipe Opel Blanzer ini menjadi salah satu mobil di Chverolet Indonesia yang sangat tangguh.

Baca juga: Daftar Raja Mobil di Indonesia Tahun 2018

Tipe mobil ini memiliki desain yang cukup atraktif khas Amerika dan memiliki mesin berkapasitas besar dengan konfigurasi V6 Vortec sehingga dapat melahap berbagai medan jalan. Chevrolet menghadirkan Opel Blazer dalam beberapa generasi, yaitu generasi kedua dan ketiga dari Blazer diluncurkan pada 1999 dan 2000. Namun, pada 2002, tipe mobil ini mulai petualangannya dengan nama Chevrolet Blazer. Hal ini dikarenakan kendaraan SUV yang tangguh hanya dimiliki oleh Chevrolet. Di kalangan pencinta Chevrolet Blazer, mobil ini dikenal dengan julukan Kebo karena kemampuan dan tenaganya yang dapat diandalkan. Pencinta Chevrolet Blazer di Indonesia tergabung dalam komunitas Blazer Indonesia Club (BIC) yang berdiri sejak 14 September 2001.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Chevrolet Captiva

Tipe mobil selanjutnya yang hadir di Chevrolet Indonesia adalah Chevrolet Captiva yang masuk ke dalam kategori kendaraan SUV. Pertama kali MOBIL INI diluncurkan di Indonesia pada 2007 dan mobil ini menjadi andalan Chevrolet Indonesia di segmen SUV. Selanjutnya, secara berturut-turut pada 2008, 2009, 2011, dan 2014 varian Chevrolet Captiva terus hadir dengan desain atraktif, tampilan yang semakin menarik serta teknologi yang memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. Namun, sayang tipe ini mejadi varian terakhir di Chevrolet Indonesia sebelum akhirnya tutup pada 2015. Meskipun begitu, pecinta Chevrolet Captiva di Indonesia masih tergabung dalam beberapa komunitas meliput Captiva Chevy Club dan Komunitas Captiva Indonesia telah mencapai lebih dari 1.000 anggota di seluruh Indonesia.

Comments are closed.