Produksi Mobil Negara-negara di ASEAN Kalahkan Indonesia!

Mobil

Beberapa negara di ASEAN sudah berani berinvestasi dengan produksi mobil sendiri dan mulai meninggalkan Indonesia. Siapa sajakah mereka?

Produksi mobil saat ini dikuasai oleh negara-negara maju. Sedangkan negara berkembang biasanya hanya sebagai pembelinya. Namun begitu, ada beberapa negara berkembang yang mulai menancapkan taringnya dengan memproduksi kendaraan roda empat sendiri.

Indonesia sendiri pernah merilis prototipe kendaraan roda empat. Sempat berhembus kabar jika kendaraan itu akan diproduksi massal. Tetapi, kabar ini menghilang lantaran Indonesia dinilai kurang serius dalam memproduksinya.

Sebut saja mobil nasional merek Timor. Mobil ini sempat diproduksi massal. Hanya saja, produksi kendaraan ini tidak bertahan lama.

Beberapa tahun belakangan juga muncul mobil ESEMKA. Lagi-lagi, kurangnya serius dalam mewujudkan kendaraan ini membuatnya hanya sebatas rencana. Padahal, jenis kendaraan ini dinilai cukup ramah lingkungan.

Ini berbanding terbalik dengan beberapa negara di ASEAN. Beberapa negara sudah berani berinvestasi dengan produksi mobil sendiri. Mau tahu negara tetangga mana saja yang telah merilis mobilnya sendiri?

Baca juga: Land Rover Indonesia, Tawarkan Mobil Paling Gagah dengan Harga Selangit!

Negara Di ASEAN yang Telah Produksi Mobil Sendiri

Berstatus sebagai negara berkembang nyatanya tidak menyurutkan niat untuk terus maju. Buktinya, beberapa negara di ASEAN ini telah mengikuti perkembangan dunia otomotif. Yakni dengan menghadirkan kendaraan roda empat sendiri.

Menariknya, kendaraan ini telah diproduksi secara massal. Tentunya, mobil ini telah diperjualbelikan. Meskipun kenyataannya masih dalam lingkup negara itu sendiri. Lalu, negara mana saja yang sudah merilis kendaraan roda empat tersebut?

Malaysia

Malaysia bisa dikatakan sukses dalam menjual mobil sendiri. Negara tetangga ini pernah merilis kendaraan bermerek Proton. Rilisan ini bahkan pernah menguasai pangsa pasar di negara tersebut dengan jumlah 74 persen.

Meskipun terbilang sukses dalam penguasaan pangsa pasar, Proton dijual ke produsen China. Penjualan ini dilakukan lantaran produsen negeri mengalami kesulitan finansial.

Melihat kesuksesan pada produksi mobil sebelumnya, Malaysia kembali mencoba. Malaysia kini memiliki mobil nasional kedua. Mobil ini dinamai dengan Perodua. Merek ini fokus pada pendistribusian mobil yang dirilis oleh Toyota dan Daihatsu.

Thailand

Thailand juga tak mau kalah dalam urusan produksi mobil. Negara ini mengawalinya dengan merakit kendaraan buatan Nissan, Isuzu, Chevrolet, dan lain sebagainya.

Sambil mempelajari perakitan, negara ini juga mulai mengembangkan kendaraan sendiri. Dialah Thai Rung yang merupakan produsen mobil asal Thailand. Produsen ini mengembangkan kendaraannya dengan memanfaatkan basis produk dari produsen mobil ternama.

Myanmar

Negara di ASEAN lain yang juga melirik produksi mobil sendiri adalah Myanmar. Bisa dikatakan Myanmar mengejutkan dunia, karena negara ini cukup tertutup tapi kenyataannya punya visi yang bagus untuk memajukan negaranya.

Myanmar telah merilis mobilnya sendiri. Setidaknya, ada dua produsen mobil yang terdapat di negara tersebut. Produsen mobil ini dinamai dengan MADEI dan Shan Star.

Baca juga: 9 Mobil MPV Murah dan Nyaman untuk Keluarga

Negara Maju yang Telah Produksi Mobil dengan Penjualan Terbesar di Dunia

Bicara mengenai negara maju, tentunya bukanlah hal yang aneh jika banyak hal yang bisa dilakukan. Terutama dalam dunia penjualan mobil kenamaan. Sebut saja Jepang, Korea Selatan, Jerman, maupun Amerika Serikat.

Namun tahukah Anda negara mana yang punya rating terbaik dalam perilisan kendaraan roda empat di dunia? Berikut adalah negara yang memiliki rilisan mobil terbesar di dunia:

China

Siapa yang tak kenal dengan negara China. China memiliki area yang sangat luas dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. China juga dikenal sebagai negara maju dengan banyak produknya yang diperjualbelikan di dunia.

Dalam urusan produksi mobil, China menempati posisi teratas dalam merilis mobil. Tercatat, China mampu memproduksi mobil sebanyak 23,5 juta unit mobil sepanjang 2018.

Jumlah besar ini didapatkan dari beragam produsen. Di antaranya adalah Beijing Automotive Group, Guangzhou Automobile Group, BYD, JAC, dan lain sebagainya.

Jepang

Di posisi kedua dalam urusan produksi mobil adalah Jepang. Jepang sudah dikenal di Indonesia, karena kebanyakan mobil ataupun motor yang dikendarai di Indonesia berasal dari Jepang.

Menariknya, masyarakat Indonesia sangat respek dengan produk yang dirilis oleh negara Jepang. Masyarakat menilai bahwa produk yang dirilis negara tersebut punya kualitas yang sangat baik. Apalagi harga belinya yang masih terjangkau.

Merek mobil yang banyak ditemukan adalah Honda, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, dan lain sebagainya. Dari keseluruhan pabrikan ini menghasilkan kurang lebih 8,35 juta unit mobil sepanjang 2017.

Jerman

BMW, Audi, Marcedes-Benz adalah mobil keluaran dari Jerman. Kendaraan roda empat ini dikenal luas di dunia. Penjualannya juga sangat memuaskan lantaran banyak masyarakat dunia yang mengaguminya. Dilihat dari jumlah Produksi mobil yang dihasilkan, Jerman patut menempati posisi ketiga dalam urusan produksi terbesar di dunia. Negara ini tercatat mampu menghasilkan mobil sebanyak 5,64 juta unit pada 2017.

Baca juga: Mobil Double Cabin Terbaik di Indonesia, Pilih Mana?

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

India

Siapa yang menyangka jika India masuk dalam dereten negara penghasil mobil terbesar di dunia. Padahal, masih ada negara maju dengan kekuatan financsial kuat di dunia. Contohnya adalah Amerika Serikat.

Namun fakta membuktikan bahwa India bisa mengalahkannya dalam urusan memproduksi kendaraan roda empat. India menempati posisi keempat dengan total produksi sekitar 3,95 juta unit pada 2017.

Selain negara-negara di atas, bercokol negara-negara maju yang memang terkenal di dunia otomotif. Pertama adalah Korea Selatan dengan total 3,74 juta unit. Kedua adalah Amerika Serikat dengan 3,03 juta unit kendaraan di 2017 belakangan.

Kini, harapan ada di pundak pemuda-pemuda tanah air. Prototipe yang telah dipresentasikan harusnya bisa diwujudkan. Tentunya bila tidak ingin ketinggalan jauh dalam urusan produksi mobil dari negara-negara lain.

Comments are closed.