Yuk, Kenali Jenis-Jenis Rambu Lalu Lintas di Indonesia

Mobil

Tidak dipungkiri ada banyak rambu lalu lintas di sepanjang jalan. Sebagai warga negara yang disiplin, tentu wajib sekali untuk mematuhi aturan lalu lintas setiap kali berkendara.

Rambu lalu lintas merupakan salah satu faktur utama pendukung dalam ketertiban dan keselamatan saat berkendara di jalan raya. Maka dari itu, hukumnya wajib sekali bagi Anda untuk mematuhi setiap peraturan yang sudah dibuat. Namun, meskipun ini wajib, tetapi hingga saat ini masih banyak pengendara yang tidak mematuhi peraturan dan terus melakukan pelanggaran yang berulang-ulang kali.

Kalau begini kondisinya, tentu masih menjadi pertanyaan besar, apakah semua masyarakat di Indonesia ini sudah mengetahui semua jenis-jenis rambu tersebut? Pasalnya, edukasi mengenai rambu-rambu lalu linta ini seharusnya sudah didapatkan sejak duduk di bangku sekolah. Sebab, sebelum Anda membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) pasti dilakukan tes rambu-rambu lalu lintas untuk memastikan Anda sudah memahami semua arti dari rambu tersebut.

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 13 Tahun 2014 Tentang Lalu Lintas. Dalam Bab 1 Pasal 1 dijelaskan, “Rambu lalu lintas adalah bagian perlengkapan jalan yang berupa lambang, huruf, angka, kalimat, dan/atau perpaduan yang berfungsi sebagai peringatan, larangan, perintah, atau petunjuk, bagi pengguna jalan”. Bentuk, warna, lambang, arti, dimensi, ukuran huruf, letak, dan ketinggian, serta diatur juga di dalamnya.

Model rambu lalu lintas ada dua, konvensional dengan bahan alumunium dan mampu memantulkan cahaya serta elektronik yang informasinya dapat diatur secara elektronik. Berdasarkan keterangan pada pasal 3, ada empat jenis, yaitu peringatan, larangan, perintah, dan petunjuk. Paling mudah membedakan fungsinya dilihat dari warnanya. Lalu, apa saja jenisnya?

Baca juga: Peraturan Lalu Lintas Baru yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-Jenis Rambu Lalu Lintas

Rambu Peringatan

rambu lalu lintas

(Sumber Foto: NTMC Polri)

Untuk memudahkan dalam melakukan penghafalan rambu, Anda bisa memulainya dari warna dasarnya. Untuk rambu peringatan, biasanya menggunakan warna dasar kuning, garis tepi hitam, lambang hitam, dan huruf atau angka hitam. Artinya menginformasikan kondisi jalan yang membutuhkan kewaspadaan lebih dari semua pengguna jalan. Misalnya, peringatan daerah rawan kecelakaan, permukaan jalan licin, banyak pejalan kaki, jalan menikung tajam, dan sebagainya. Rambu peringatan ini memiliki fungsi yang sangat penting untuk keselamatan Anda dalam berkendara. Jadi, jangan sampai menghiraukannya.

Rambu Larangan

bentuk rambu lalu lintas

(Sumber Foto: NTMC Polri)

Untuk rambu larangan menggunakan warna dasar putih, garis tepi merah, lambang hitam, huruf atau angka hitam, dan kata-kata merah. Berdasarkan dari warna yang digunakannya adalah merah, sangat jelas ingin memberikan peringatan dan larangan keras agar tidak dilanggar. Informasi di dalamnya berfungsi melarang perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan oleh pengguna jalan. Misalnya, dilarang masuk, berhenti, parkir, memutar balik, mendahului dari jalur kiri, dan masih banyak lagi. Biasanya rambu larangan berlaku di aera-area tertentu dan tidak lagi berlaku hingga terdapat rambu batas akhir larangan. Rambu batas akhir berwarna putih, garis tepi hitam, lambang hitam, huruf atau angka hitam. Rambu ini bisa dikenali sebagai versi hitam-putih rambu larangan.

Baca juga: Yuk Kupas Tuntas Tentang Pelanggaran Lalu Lintas

Rambu Perintah

contoh rambu lalu lintas

(Sumber Foto: NTMC Polri)

Seperti namanya, rambu ini dibuat untuk menyatakan perintah wajib bagi seluruh pengguna jalan. Rambu ini bisa dibuat dengan menggunakan warna dasar biru, garis tepi putih, lambang putih, huruf atau angka putih, dan kata-kata putih. Misalnya, perintah mengikuti arus, belok kiri langsung, wajib mengikuti arah yang ditentukan dalam putaran atau batas kecepatan 50 kpj.

Baca juga: Tip Mengantisipasi Kriminalitas Mobil di Jalan

Rambu Petunjuk

jenis rambu lalu lintas

(Sumber Foto: NTMC Polri)

Rambu petunjuk berfungsi untuk memandu pengguna jalan selama perjalanan atau memberikan informasi lain kepada penguna jalan. Rambu ini biasanya menunjukan jurusan, batas wilayah, dan lokasi fasilitas umum.Rambu ini bisa dikenali dengan warna dasar hijau, garis tepi putih, lambang putih, huruf atau angka putih. Rambu petunjuk jurusan khusus lokasi dan kawasan wisata berwarna dasar coklat, garis tepi putih, lambang putih, serta huruf atau angka putih. Selain keempat jenis rambu itu, dalam keadaan tertentu bisa jadi terdapat rambu berwarna jingga, garis tepi hitam, dan warna lambang atau tulisan hitam. Rambu itu adalah peraturan sementara yang bersifat perintah dan larangan yang letaknya didukung dan dijaga petugas dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Rambu Tambahan dan Nomor Rute Jalan

peraturan rambu lalu lintas

(Sumber Foto: NTMC Polri)

Rambu tambahan dituliskan dalam papan berwarna putih polos dengan huruf atau angka hitam. Contohnya, rambu bertuliskan “KECUALI SEPEDA MOTOR”, berarti kendaraan jenis lain tidak boleh melintasi jalan tersebut. Selain rambu tambahan, ada juga rambu nomor rute jalan. Bentuknya angka yang diletakkan di samping, bagian atas, ataupun bawah tulisan jurusan kota tertentu. Semisal, ada papan petunjuk menuju arah Cirebon; nomor rute jalan ditaruh di sebelah huruf terakhir nama kota tersebut.

aturan rambu lalu lintas

(Sumber Foto: NTMC Polri)

Sebenarnya untuk mempelajarinya sangatlah mudah. Sebab, setiap rambu-rambu yang dipasang dibuat dengan sangat mudah untuk dipahami setiap orang. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas bukan?

Selalu patuhi di mana saja Anda berkendara, dan proteksi kendaraan Anda dengan manfaat maksimal dari produk asuransi mobil melalui Futuready.com. Ada berbagai pilihan variasi asuransi mobil yang bisa Anda miliki. Dengan begitu Anda akan makin nyaman berkendara dan bebas khawatir di saat hal-hal tak terduga terjadi. Anda bisa menikmati berbagai layanan benefit asuransi mobil seperti layanan derek, perlindungan ganti rugi kecelakaan.

 

Comments are closed.