Cari Tahu Manfaat Sistem Rem Terbarukan: Rem ABS!

MobilMotor

Semakin berkembangnya teknologi juga berdampak pada kemajuan di bidang otomotif. Salah satunya muncul sistem rem terbaru pada kendaraan, yaitu Rem ABS.

Rem ABS atau yang disebut juga dengan Anti Lock Braking System adalah sebuah sistem rem yang ada di kendaraan roda empat ataupun roda dua. Sistem ini berfungsi agar tidak terjadi penguncian roda saat pengendara mengerem secara mendadak.

Sebelum ada di motor, sistem ini sudah ada terlebih dahulu di pesawat terbang. Seringkali, dikarenakan mengalami situasi tertentu, banyak para pengendara yang kadang melakukan rem secara mendadak dan tentunya ini membahayakan bagi si pengendara itu sendiri dan orang lain. Anda ingin tahu lebih lengkap tentang sistem rem ini? Berikut ulasannya.

Cara Kerja Rem ABS

cara kerja rem abs

Menghadirkan sistem rem terbaru pada motor atau mobil  agar pengendara lebih aman meskipun melakukan rem mendadak. Cara kerja sistem sistem rem ini, pertama, sensor akan mendeteksi roda yang terkunci, dan ia akan secara otomatis membuat piston rem melepaskan tekanan ke titik normal. Setelah itu, piston rem dikeraskan lagi saat roda berputar.

Proses dari titik normal ke pengerasan piston berlangsung begitu cepat, biasanya sekitar 15 detik. Dengan sistem ini, kendaraan akan lebih mudah dikendalikan dan jarak antara pengereman lebih efektif. Tentunya, cara kerja sistem rem terbaru ini bisa memberikan keamanan lebih baik dari sistem rem konvensional.

Sistem rem ini memang baru ada di beberapa tipe motor saja, sedangkan untuk mobil hampir secara keseluruhan sudah sudah memakainya. Anda tak perlu heran jika mendapati harga motor yang memakai sistem pengereman ABS ini jauh lebih mahal dari motor dengan sistem rem konvensional, karena memang komponen rem ini terbilang cukup bervariasi dan harganya mahal.

Untuk mengetahui seberapa besar manfaat dari sistem rem terbaru ini, berikut informasi lengkapnya untuk Anda ketahui.

Komponen Rem ABS

  • Sensor Kecepatan

Sensor kecepatan pada pengereman ABS berguna untuk membaca kecepatan pada bagian putaran roda kendaraan. Sensor ini akan dipasangkan pada setiap roda.

Baca Juga: Yuk, Pahami Lebih Jauh Sistem Rem Mobil!

  • Katup Pengereman

Pada jalur minyak rem terdapat sebuah katup pengereman yang digunakan oleh kontroler ABS. Setidaknya ada 3 katup Rem di ABS, pertama, katup posisi satu yang berada dalam posisi terbuka penuh, agar tekanan minyak rem bisa maksimal dan akan langsung disambungkan dengan rem. Kedua, katup posisi dua merupakan katup yang berfungsi menghalangi tekanan minyak rem agar tekanan tidak bisa diteruskan ke rem. Ketiga, katup posisi tiga adalah katup yang berguna menghalangi beberapa tekanan minyak rem agar tekanan hanya setengah yang bisa dilanjutkan ke rem.

  • Pompa

Rem ini juga memiliki sebuah pompa yang berfungsi untuk mengembalikan tekanan di jalur pengereman yang bisa diantarkan ke katup rem.

  • Kontroler ABS

Kontroler pada sistem Rem ini berfungsi menjadi otak yang bisa mengendalikan katup lalu mengolah data sensor kecepatan yang ada di semua bagian roda kendaraan.

Kelebihan

kelebihan rem abs

  • Pengereman bisa lebih cepat dibandingkan sistem rem biasa
  • Kendaraan akan lebih stabil meskipun terjadi rem mendadak
  • Bagus digunakan untuk jalanan yang basah ataupun pasir

Kelemahan

  • Jika terjadi pengereman jarak dekat ada kemungkinan terjadi tabrakan
  • Ada kemungkinan terjadi gaya sentrifugal
  • Kurang bagus untuk kondisi jalan yang tidak rata
  • Kerjanya kurang maksimal jika sensor ABS terkena air

Masalah yang Biasa Terjadi

masalah pada rem abs

Kabel Sensor Rusak atau Putus

Pertama adalah adanya gangguan pada sensor ABS, yang disebabkan oleh faktor eksternal maupun internal. Misalnya kabel sensor putus karena tersangkut atau digigit tikus, sampai dengan kesalahan ketika melakukan proses perbaikan di sekitar kaki-kaki, yang mana bisa membuat kabel sensor terjepit tanpa disadari. Sensor ABS terletak pada kaliper rem, sehingga harus hati-hati ketika membersihkannya. Sensor ABS yang rusak pasti akan mengganggu kinerja pengereman mobil.

Untuk mencegah hal itu, sebaiknya pastikan sistem ABS mobil Anda berfungsi dengan baik sebelum menggunakan mobil. Caranya adalah dengan memeriksa lampu indikator ABS. Normalnya, lampu indikator akan mati ketika mobil berjalan.

Tetapi, jika lampu indikator itu tetap menyala, mungkin terdapat gangguan atau malfunction pada sistem ABS. Biasanya, saat hal tersebut terjadi, rem akan beralih ke mode failsafe, atau rem bekerja seperti biasa tanpa bantuan dari sistem ABS.

Menurunnya Kualitas Minyak Rem

Faktor kedua yang mempengaruhi kinerja ABS adalah kualitas minyak rem kendaraan. Seperti yang diketahui, kinerja sistem ABS bergantung pada kualitas minyak rem yang ada. Bila berkurang, segera ganti dengan yang baru.

Kemudian, pemilik kendaraan harus ingat tanggal kadaluarsa dari minyak rem, agar minyak rem yang digunakan selalu dalam kondisi prima. Lalu, bersihkan juga tabung minyak rem secara berkala untuk mengangkat kotoran yang berada di dalamnya.

Baca Juga: Minyak Rem pada Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya

Mengganti minyak rem adalah cara mudah untuk mencegah sistem rem ini kendaraan Anda bermasalah. Oleh karena itu, lakukan perawatan dan penggantian rutin pada komponen-komponen rem mobil, termasuk minyak rem.

Terlalu Sering Mengocok Pedal Rem

Ini yang kadang dilupakan oleh sebagian pengendara, terlebih saat keadaan jalan sedang padat atau macet. Terlalu sering menginjak atau mengocok pedal rem beresiko membuat sensor ABS mengalami keausan sebelum waktunya.

Hal itu terjadi karena pedal terlalu sering mengirim sinyal yang tidak dibutuhkan oleh sensor ABS dan berdampak pada daya tahannya. Bahkan, rem dapat beralih ke posisi mengunci karena sensor mengirim sinyal yang salah ke sistem komputerisasi kendaraan atau biasa disebut kontroler.

Baca Juga: Penyebab Remote Mobil Tidak Bisa Mengunci

Ban Botak

Bukan cuma masalah pada komponen-komponen di bagian rem saja yang dapat mengganggu kinerja ABS. Tapak ban yang sudah botak ternyata ikut berpengaruh terhadap peran ABS. Sistem ABS tidak bisa bekerja secara efektif apabila tapak ban sudah halus karena otomatis ban akan kehilangan traksi. Itu berdampak pada sulitnya mengontrol laju kendaraan saat pengereman mendadak, apalagi ketika kecepatan tinggi.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Dengan adanya sistem rem ABS ini, diharapkan setiap kendaraan memiliki Kontrol terhadap pengereman yang lebih maksimal. Bagaimana dengan kendaraan Anda, apakah sudah memakai sistem rem terbaru ini?

Comments are closed.