Sistem Penamaan Mercedes-Benz, Ini Keunikannya!

Mobil

Menjadi merk mobil tertua di dunia, sistem penamaan mercedes-benz menjadi hal penting sebagai upaya pengkategorian mobil besutannya. Penasaran dengan klasterisasinya?

Mendengar kata Mercedes-Benz, Anda pasti langsung terpikirkan dengan kualitasnya yang bagus dan dibarengi dengan harganya yang cukup mahal. Satu lagi yang terbersit diingatan adalah Negara asal pembuatannya yaitu Jerman.

Merk asal Jerman yang satu ini menjadi merk tertua yang ada di dunia dan masih bertahan hingga sekarang. Perusahaan berlogo bintang dengan sebutan ‘Three Pointed Stars’ ini punya cerita unik dalam sistem penamaan Mercedes-Benz miliknya.

Baca juga: 9 Mobil MPV Murah dan Nyaman untuk Keluarga

Sistem Penamaan Mercedes-Benz

Penamaan mobil ini berlangsung hingga tahun 1994 dengan memakai sistem alfanumerik. Angka ini menunjukkan kapasitas mesin mobil jika dikali 100 dengan diikuti huruf yang memberikan info mengenai tipe bodi dan mesin.

Memang, ada beberapa mobil yang tidak sesuai dengan penamaan alfanumerik tersebut. Tetapi, nomor ini diberikan hanya untuk menentukan posisi mobil dalam jajaran unit Mercedes-Benz. Setelah tahun 1994, mereka pun mempebarui sistem tersebut dengan mengelompokkan kelas yang penamaannya sampai 3 huruf.

Kode Huruf

nomenklatur sistem penamaan mercedes-benz

Biasanya para pecinta Mercedes-Benz hafal dengan kode huruf yang digunakan di setiap mobil. Sebagai contoh, C menandakan jika mobil tersebut adalah mobil Cabriolet atau Coupe. D memiliki arti sebagai mesin Diesel. E memiliki arti mesin bensin dengan sistem injeksi.

Untuk huruf G, mungkin sebagian paham jika huruf ini memiliki arti sebagai kendaraan offroad, Gelandewagen. K merupakan arti dari Kompressor yang berarti supercharger. L memiliki arti Leicht atau ringan pada model sedan sport, sedangkan Lang untuk model sedan berarti Long wheel base.

S punya arti sebagai performa tinggi, T punya arti touring dan R merupakan Rennen, atau mobil balap. Itu merupakan kode yang digunakan pada era sebelum tahun 1994. Selain punya arti yang sudah disebutkan di atas, ternyata masih ada beberapa kode yang digunakan pada model Mercedes-Benz terbaru. Daripada terlalu banyak membaca, pahami dulu nih kodenya Mercedes-Benz yang pernah dipakai.

Pada dasarnya, Mercedes-Benz memakai sistem nomenklatur Mercedes-Benz alphanumerik dengan format XXXYY dimana X merupakan kapasitas mesin dalam liter yang dikali 100 (misal 2300cc atau 2,3 liter menjadi 230) dan Y merupakan bentuk bodi dan tipe mesin. Tipe mesin dan bentuk bodi yang tersedia antara lain :

  • “C” untuk coupe atau cabriolet. Contohnya 300CE yang berarti Mercedes bermesin 3000cc berbentuk kupe (coupe/2 pintu) dengan mesin injeksi.
  • “D” untuk Mercedes-Benz bermesin diesel. Contohnya 280D yang berarti Mercy bermesin 2800cc diesel.
  • “E” untuk Mercedes-Benz bermesin injeksi. Huruf E diambil dari kata Einspritzung atau injeksi dalam bahasa Jerman. Contohnya 300E yang berarti Mercy bermesin 3000cc injeksi.
  • “G” untuk SUV Mercedes-Benz. Huruf G ini berasal dari Geländewagen yang merupakan jip buatan Mercedes. Contoh penggunaanya 290GD yang berarti SUV diesel dari Mercedes dengan mesin 2900cc.
  • “K” untuk Mercedes-Benz bermesin supercharger atau dalam bahasa Jermannya kompressor. Penggunaan huruf K ini hanya ada pada Mercedes-Benz klasik era 1930an sebelum perang dunia kedua.
  • “L” untuk Mercedes-Benz dengan bodi super ringan (Leicht) untuk model sport dan sasis panjang untuk model sedan (Lang). Contoh 300SEL untuk sedan premium dengan sasis panjang dan mesin 3000cc injeksi atau 300SLR untuk mobil sport dengan berat ringan yang pernah dikemudiakan oleh Juan Manuel Fangio, Stirling Moss dan Pierre Levegh.
  • “R” dipakai untuk mobil balap (racing) Mercedes-Benz. Contohnya 300SLR yang tenar dengan pintu gullwing diera 60an.
  • “S” dipakai untuk model flagship Mercedes-Benz. Huruf S berasal dari kata Sonderklasse atau kelas spesial. Contoh penggunaanya ada pada Mercedes-Benz 500SEL yang dipakai presiden Soeharto untuk mobil kepresidenan.
  • “T” dipakai Mercedes-Benz dengan bodi station wagon. Huruf T berasal dari kata Touring. Contohnya Mercedes-Benz 300TE yang berarti bermesin 3000cc injeksi berbentuk station wagon.

Tipe mesin dan bodi ini hampir berlaku untuk semua lineup Mercedes-Benz. Walau begitu ada juga pengecualian seperti pada Mercedes-Benz W201 190E yang walaupun bermesin 2300cc namun tetap saja diberi badge 190E. Untuk membedakan antara Mercedes-Benz 280E keluaran 1981 dengan 280E keluaran 1992 yang tentunya sudah beda generasi, dipakai kode bodi atau generasi. Kode bodi atau generasi ini diawali dengan huruf W. Jadi untuk 280E keluaran 1981 masih memakai kode generasi W123 sementara untuk 280E keluaran 1992 sudah memakai kode generasi W124. Selain itu untuk Mercy tahun 1950an ada penggunaan huruf kecil (b, c, dan d) yang menunjukkan trim level.

Baca juga: Syarat dan Perhitungan Klaim Asuransi Mobil

Kode Huruf Dengan Class

jenis penamaan mercedes-benz

Mungkin karena membingungkan dengan banyaknya mobil dengan kapasitas mesin yang sama sekaligus mulai maraknya penggunaan mesin injeksi di line up mobil Mercedes-Benz yang membuat penamaanya semakin kacau, pada tahun 1994 Mercedes-Benz mengubah sistem penamaan mobil Mercedes-Benz yang dijualnya dengan pengelompokan berdasar kelas yang disebut dengan Klasse atau Class. Tiap kelas memiliki perbedaan yang masing-masing perbedaanya bisa dilihat sebagai berikut.

  • A-Classuntuk hatchback Mercedes-Benz.
  • B-Classuntuk MPV atau kendaraan pengangkut penumpang 5 orang atau lebih dari Mercedes-Benz.
  • C-Classuntuk sedan, estate atau station wagon, coupe dan cabriolet kompak Mercedes-Benz.
  • CL-Classuntuk coupe mewah Mercedes-Benz.
  • CLA-Classuntuk coupe 4 pintu dan estate entry level Mercedes-Benz.
  • CLS-Classsama seperti CLA-Class hanya saja masuk kelas mobil mewah Mercedes-Benz.
  • E-Classuntuk sedan, estate, coupe dan cabriolet menengah Mercedes-Benz.
  • G-Classuntuk jip atau SUV Mercedes-Benz.
  • GL-Classuntuk SUV mewah Mercedes-Benz.
  • GLA-Classuntuk SUV kompak dan crossover Mercedes-Benz.
  • GLK-Classuntuk crossover kompak mewah Mercedes-Benz.
  • M-Classuntuk SUV mewah menengah dibawah GL-Class Mercedes-Benz.
  • R-Classuntuk MPV mewah diatas B-Class Mercedes-Benz.
  • S-Classuntuk sedan, estate, coupe, dan cabriolet mewah Mercedes-Benz.
  • SL-Classuntuk mobil sport atau roadster fullsize Mercedes-Benz.
  • SLK-Classuntuk mobil sport atau roadster kompak Mercedes-Benz.
  • SLR McLarenuntuk grand tourer Mercedes-Benz kerjasama dengan McLaren.
  • SLS AMGuntuk supercar Mercedes-Benz reinkarnasi dari 300SLR yang dikembangkan oleh Mercedes-AMG.
  • V-Classuntuk van Mercedes-Benz seperi Viano atau Varrio.

Mercedes-Benz memang jago dalam hal membuat mobil tahan lama dan berkelas, namun sayang Mercedes tidak terlalu pintar mengatur penamaan mobilnya. Dengan mulai munculnya crossover dan SUV yang makin membingungkan sistem penamaan mobil Mercedes-Benz, Mercedes kemudian merevisi kembali sistem penamaan mobilnya pada tahun 2015. Nomenclature Mercedes-Benz baru ini kurang lebih menjadi seperti ini.

Kode Khusus

berbagai penamaan mercedes-benz

Mobil-mobil buatan Mercedes-Benz pada umumnya mengandung kode-kode yang terkadang belum dimengerti oleh para pemiliknya. Jangankan pemiliknya, orang awam saja pasti sulit membedakan kode-kode yang tertera pada bagian buritan kendaraan. Kode-kode ini memiliki arti tersendiri yang menunjukkan spesifikasi yang ada pada mobil Mercedes-Benz.

  • 4Matic : Mobil berpenggerak 4 roda.
  • CGI : Charged Gasoline Injection yang artinya mesin direct injection.
  • CDI : Commonrail Direct Injection mesin Diesel.
  • Huruf (d) di belakang angka : Mesin Diesel.
  • Kompressor : Mesin dengan supercharger.
  • Biturbo : Mesin dengan dua buah turbo.
  • V8 : Mesin konfigurasi V dengan 8 silinder.

Baca juga: Memperbaiki Pintu Mobil Pentok Tanpa Harus ke Bodi Repair

Tak heran jika perusahaan mobil asal jerman ini sangat detil dalam merancang sistem penamaan  mobil Mercedes-Benz besutannya, mengingat sudah banyak jenis mobil dengan varian yang berbeda-beda yang telah diproduksi. Hal tersebut juga berfungsi agar pembeli tak kebingungan dalam menentukan pilihan dengan mengetahui kode pada setiap mobil kepunyaan eropa ini.  Mengingat kualitas yang ditawarkan oleh tiap-tiap kelas Mercedes-Benz, tentunya wajar jika merk ini diganjar dengan harga yang tinggi.  Jadi, bagi Anda yang tergugah untuk memiliki salah satu unit mobil Mercedes-Benz ini, jangan lupa untuk pelajari dulu kode mobil yang akan Anda miliki. Tidak lupa juga, lengkapi Mercedes-Benz kesayangan Anda dengan asuransi mobil terbaik dari Futuready, ya!

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Comments are closed.