Smart Key, Start Button dan Immobilizer Serta Fungsinya Bagi Kendaraan

Mobil

Banyak cara untuk mengamankan kendaraan untuk menghindari pencurian, salah satunya dengan menggunakan teknologi smart key. Seperti apa fungsinya? simak informasi berikut!

Sekarang ini, semakin banyak mobil yang sudah dilengkapi dengan smart key. Bukan hanya mobil kelas premium. Ada beberapa mobil merek tertentu yang mana bukan trim tertinggi namun sudah dilengkapi dengan fitur yang satu ini.

Tentu ini sangat penting sekali. Pasalnya, fitur yang satu ini menawarkan keamanan yang lebih canggih. Mobil akan lebih aman ketika Anda parkir di tempat parkir umum. Jadi, Anda semakin tenang meskipun Anda parkir mobil Anda dalam kurun waktu yang lama.

Meskipun demikian, bukan berarti Anda tidak perlu perlindungan berupa asuransi mobil. Karena bagaimanapun juga pencuri semakin canggih sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan. Dengan memiliki asuransi dari Futuready, Anda akan semakin tenang menginggalkan mobil Anda, entah itu di garasi rumah ataupun di tempat parkir umum.

Baca Juga: Ini Asuransi Mobil yang Bagus dan Murah Untuk Anda

3 Fungsi Utama Teknologi Smart Key pada Mobil

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ini merupakan fitur untuk keamanan. Akan tetapi, ini bukan satu-satunya fungsi dari fitur yang satu ini.

Anda pernah dengar immobilizer? Apakah Anda tahu apa bedanya immobilizer dengan smart key? Untuk lebih jelasnya, berikut ini penjelasan mengenai fungsi dari fitur yang satu ini.

jenis smart key

1. Smart Entry Key

Salah satu fungsi utamanya yang ada di beberapa mobil keluaran terbaru adalah kemudahan dalam mengakses mobil. Coba Anda jawab. Apa yang akan Anda lakukan ketika ingin masuk ke mobil? Untuk mobil-mobil dengan fitur standard, mungkin Anda harus menekan tombol buka pada tombol pengaman mobil.

Hal tersebut tidak perlu Anda lakukan jika mobil Anda sudah ada fitur smart key. Karena fitur ini memungkinkan kunci mobil Anda akan terbuka ketika Anda sudah berada sekitar 1 atau 2 meter dari mobil. Canggih, bukan?

2. Smart Start Button

Setelah pintu mobil terbuka dan Anda masuk ke dalam kabin, apa yang akan Anda lakukan? Memasukkan kontak lalu starter motor? Hal tersebut tidak perlu Anda lakukan. Untuk mobil automatic, Anda hanya perlu menginjak rem lalu tekan saja tombol start/stop engine. Jika Anda menggunakan mobil manual, injak kopling lalu pencet tombol start/stop engine. Maka mobil Anda akan langsung hidup dan Anda siap berkendara.

3. Immobilizer

Fitur yang satu ini sudah ada sejak dahulu. Gunanya untuk mencegah adanya pencurian mobil. Apakah Anda tahu bagaimana cara kerjanya?

Jadi ada dua transpoder yang ada pada kunci yang Anda pegang dengan transpoder yang ada di dalam mobil. Dan hanya dengan transpoder yang sama saja mobil bisa dinyalakan. Itu artinya mobil Anda hanya bisa dinyalakan dengan kunci karena adanya kesamaan transpoder. Inilah cara kerja immobilizer untuk memberikan keamanan pada mobil Anda.

Ketiga fungsi tersebut ada pada smart key. Jadi, tidak hanya keamanan saja yang bisa Anda dapatkan tapi juga kemudahan serta kenyamanan.

Baca juga: 12 Kesalahan Mengemudi yang Wajib Dihindari, Apa Saja?

Masalah yang Sering Terjadi

Seperti yang sudah Anda ketahui dari penjelasan sebelumnya, fitur yang satu ini lebih memudahkan Anda untuk mengakses serta menyalakan mobil. Anda tidak perlu menggunakan anak kunci untuk menyalakan mobil.

Akan tetapi, bagaimana jika ternyata pintu mobil Anda tidak terbuka padahal posisi Anda sudah sangat dekat sekali dengan mobil? Bagaimana jika Anda berada di tempat parkir dan masalah semacam ini Anda alami?

Banyak sekali pemilik mobil yang mengalami masalah seperti ini. Dan ternyata ini sering disebabkan baterai pada smart key yang sudah habis. Banyak sekali pemilik mobil yang tidak memperhatikan hal sepele ini. Mereka hanya menggunakan tanpa mengecek apakah baterai masih atau sudah habis.

masalah smart key

Sebenarnya, untuk mengetahui bagaimana kondisi baterai ini sangat mudah. Tinggal coba saja Anda kunci mobil Anda dari jarak kurang lebih 1 atau 2 meter. Jika responnya cepat, itu artinya baterai masih bagus. Namun, responnya mulai melambat, ada indikasi baterai sudah mulai habis. Jangan tunggu hingga habis. Segera ganti dengan baterai yang baru.

Tidak ada yang bisa memastikan berapa lama baterai bisa bertahan. Karena ini tergantung penggunaan dan juga jenis baterai yang digunakan. Sebagai pengguna, Anda harus lebih sensitif untuk mengetahui kondisi baterai. Sama halnya Anda harus sensitif dengan bagaimana kondisi tekanan ban. Ada baiknya Anda melakukan pengecekan secara rutin, mulai dari kondisi mesin, aki, cooler, dan juga baterai smart key mobil Anda.

Baca juga: Mobil Lecet atau Tergores? Begini Cara Klaim Asuransinya!

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Perkembangan Teknologi Smart Key

Kini, setiap automaker mencoba menawarkan pengalaman yang berbeda kepada setiap pemilik mobil. Dengan cara apa? Dengan cara membuat smart key yang lebih memanjakan. Misalnya saja adanya Oled Screen. Di sanalah Anda bisa melihat beberapa informasi serta perintah. Anda bisa memerintahkan mobil Anda untuk menghidupkan mesin, menyalakan AC, dan lain sebagainya. Semua perintah bisa Anda lakukan tanpa harus menuju ke mobil atau bahkan harus masuk ke dalam kabin mobil.

Karena ini berupa screen, Anda hanya perlu swipe ke kanan atau ke kiri. Anda akan menemukan beberapa informasi dan juga bisa melakukan perintah. Jadi, teknologi ini membuat Anda benar-benar terhubung dengan mobil Anda.

Hanya saja, teknologi kunci mobil yang begitu canggih ini kebanyakan hanya ditawarkan untuk mobil sport yang harganya selangit. Misalnya saja mobil Nissan GT-R. Mobil yang satu ini sudah dilengkapi dengan fitur super canggih ini.

Sekarang ini, banyak juga pemilik mobil yang melakukan customized sendiri. Artinya, dari pabrikan memang tidak menawarkan fitur canggih yang satu ini. Hanya saja, mereka melakukan modifikasi dengan menambahkan fitur canggih ini untuk kenyamanan dan juga keamanan.

Comments are closed.