Potensi Untung-Rugi Kredit Mobil untuk Taksi Online

Mobil

Untung atau rugi? Bagaimana cara praktis untuk meraup untung sebanyaknya bila mengajukan kedit mobil untuk dijadikan taksi online?

Banyak yang mengangap kredit mobil untuk digunakan sebagai taksi online itu menguntungkan. Hal ini diperkuat dengan banyaknya orang yang berani mengajukan kredit mobil untuk dijadikan moda transportasi online ini. Namun, apakah benar-benar menguntungkan?

Risiko rugi tetap ada. Jika pasti untung, tentu siapa saja berani mengajukan kredit semacam itu. Lalu, semua orang akan berbondong-bondong kredit banyak mobil kemudian disewakan kepada orang lain untuk menjadi supir taksi online.

Nyatanya tidak demikian, Memang ada yang mengajukan kredit seperti itu, namun jumlahnya tidak begitu banyak.

Risiko Buruk Taksi Online yang Perlu Diwaspadai

Risiko buruk yang dimaksud adalah rugi. Uang yang Anda dapatkan dari mengoperasikan taksi online tidak bisa digunakan untuk menutup cicilan bulanan yang Anda harus setorkan.

Coba saja Anda hitung sendiri. Taruhlah penghasilan dari mobil yang Anda gunakan sebagai taksi daring ini Rp10 juta per bulan. Rasanya cukup kan untuk membayar cicilan bulanan?

Tapi, tunggu dulu. Anda juga harus memikirkan potongan dari sharing profit dari operator taksi online. Biasanya, persentase yang diberikan berkisar 20 persen. Lalu, Anda harus memberikan gaji pengemudi mobil Anda. Belum lagi dengan biaya untuk membeli bensin. Kemudian biaya perawatan yang mungkin Anda harus keluarkan setiap bulan. Kalaupun tidak perlu perawatan, setidaknya biaya ini harus Anda siapkan, bukan?

Dari pendapatan taksi online sebesar Rp10 juta per bulan, kemungkinan Anda hanya mendapatkan untung bersih sekitar Rp2 juta setelah dipotong beberapa hal biaya. Lalu, apakah bisa digunakan untuk mencicil?

Kemungkinan besar tidak bisa. Anda tekor. Anda harus mengeluarkan uang dari saku Anda sendiri untuk bisa mencicil angsuran.

Nah, hal buruk tersebut harusnya bisa diantisipasi. Dengan cara apa?

Menggunakan Mobil Sendiri

Anda harus tahu biaya yang paling mahal yang harus Anda keluarkan adalah biaya untuk gaji pengemudi. Biayanya bisa mencapai Rp3 juta. Tergantung di mana tempat tinggal Anda.

Solusinya, Anda bisa menjadi supir mobil Anda sendiri. Dengan demikian, Anda tidak perlu memberi gaji driver.

Masalahnya, bagaimana jika Anda punya pekerjaan lain? Anda bisa menjadi pengemudi taksi online di luar waktu kerja seperti di sore hingga malam hari dan juga pada akhir pekan. Itu adalah waktu di mana volume permintaan transportasi online sangat tinggi.

Namun, tetap saja ada masalah, karena Anda yang menjadi driver dan itu Anda lakukan di paruh waktu, pendapatan Anda tidak optimal.

Bagi Hasil dengan Driver

Memang dengan Anda sendiri yang menjadi driver, pendapatan Anda tidak maksimal. Hal ini disebabkan Anda tidak bekerja menjadi driver taksi online mulai dari pagi, karena Anda punya kesibukan lain.

Anda bisa tetap menggunakan driver. Namun, agar tidak terlalu membebani, Anda bisa lakukan perjanjian bagi hasil dengan driver. Jadi, bukan gaji yang Anda berikan melainkan bagi hasil dari pendapatan yang didapatkan oleh driver per bulan.

Anda bisa menambahkan ide lainnya lagi. Pastinya, risiko buruk tersebut harus Anda antisipasi. Sebelum akhirnya Anda mengajukan kredit mobil untuk taksi online, hitung dulu secara matang.

Tip Kredit Mobil yang Dijadikan Taksi Online

Terlepas apakah Anda nanti yang menjadi driver sendiri atau Anda akan mencari orang yang menjadi driver, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Ini seputar tip mengajukan kredit mobil.

Ambil Tenor Panjang

Agar cicilan bulanan Anda tidak memberatkan, ambil tenor yang panjang. Memang ini terlihat kurang menyenangkan, karena Anda harus mencicil dalam kurun waktu yang lama. Akan tetapi, pertimbangkan satu hal ini.

Mobil yang Anda gunakan sebagai taksi online nanti akan mudah sekali rusak. Frekuensi penggunaan yang tinggi membuat mobil Anda cepat rusak. Maka dari itu, tidak salah jika Anda mengambil tenor yang panjang. Selain agar cicilan ringan, saat kredit sudah selesai, mobil bisa langsung Anda jual lalu membeli mobil yang baru lagi.

DP yang Tinggi

Agar cicilan Anda tidak terlalu berat, Anda bisa berusaha untuk memberikan DP yang tinggi. Ini juga sebagai salah satu cara agar tenor kredit tidak terlalu panjang.

Taksi Online Beroperasi Saat Jam Sibuk

Jika Anda sendiri yang menjadi driver taksi online sementara Anda punya pekerjaan utama, Anda bisa tetap beroperasi. Pilih waktu-waktu yang volume permintaannya tinggi seperti di sore hari, malam hari, dan pada akhir pekan.

Perhatikan juga area di mana Anda harus beroperasi. Soalnya, tarif di setiap wilayah bisa berbeda dengan wilayah lainnya. Pilih wilayah yang tarifnya tinggi.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Menyewakan Mobil

Jika mobil sedang tidak Anda gunakan, Anda bisa menyewakan kepada orang lain. Lumayan lho, karena uang sewa bisa Anda gunakan untuk tambahan cicilan bulanan.

Dengan informasi tersebut di atas, diharapkan Anda lebih bijak dalam menentukan keputusan ketika ingin mengajukan kredit mobil untuk taksi online.

Sekarang ini, memang semakin banyak orang yang menggantungkan pada transportasi daring. Tarif yang lebih murah menjadi alasan utama mereka.

Di sisi lain, ada peraturan baru di mana pemerintah menentapkan tarif bawah dan tarif atas. Kabarnya, ini membuat tarif transportasi online lebih menguntungkan pengemudi karena tarifnya menjadi lebih tinggi.

Tentu ini berita yang menggembirkan, bukan?

Sekarang, silakan Anda pikir kembali mobil apa yang ingin Anda beli lalu berapa lama Anda tenor yang Anda ajukan. Hitung matang-matang. Jangan sampai Anda rugi dan tidak mampu membayar cicilan bulanan. Pada dasarnya Anda mengajukan kredit mobil untuk dijadikan sebagai taksi online dengan tujuan agar Anda untung, bukan?

Comments are closed.