Beli Motor Bekas atau Baru? Ini Tipnya!

Motor

Beli motor baru ataupun bekas tetap harus hati-hati. Agar tidak salah pilih, berikut ini tip membeli motor baru dan bekas yang harus Anda ketahui.

Dulu di awal 90-an sepeda motor hanya dimiliki oleh mereka yang berduit. Namun, seiring perkembangan jaman, kini siapapun bisa beli motor dengan bermodal Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja. Kemudahan pembelian dengan cara angsuran juga menjadi daya tarik. Pembeli tidak lagi berpikir panjang untuk menambah koleksi kendaraan.

Ya, hampir tiap keluarga memiliki lebih dari satu kendaraan roda dua yang satu ini. Harganya yang murah meriah membuat motor ini menjadi cukup terjangkau oleh banyak kalangan. Namun, tidak sedikit yang menyesal karena salah beli. Terutama mereka yang tidak lebih dulu mempertimbangkan soal kebutuhan. Biar tidak salah pilih, cobalah pertimbangkan hal ini dulu sebelum membeli kendaraan roda dua satu ini.
membeli motor baru dan bekas

Tip Beli Motor Baru

Pastikan Punya Tujuan Jelas

Sebelum memilih sebuah tipe sepeda motor, sebaiknya Anda pertimbangkan dulu hal-hal yang akan digunakan sesuai kebutuhan. Apakah sekedar hobi atau sekaligus menjadi sarana transportasi? Apakah untuk menunjang bisnis atau sekedar jadi hadiah orang tercinta? Jangan sampai setelah dibeli ternyata hanya jadi pajangan rumah.

Jangan mudah tergoda dengan iklan. Setiap produsen sepeda motor memang terus mengeluarkan varian baru, tapi tidak harus Anda beli. Kalau hanya sekedar harsat ingin memiliki, sebaiknya tunda dulu keinginan memiliki motor. Belilah ketika Anda benar-benar memerlukan keberadaannya.

Baca juga: Seberapa Penting Asuransi Motor? Ketahui Hal ini!

Tentukan Type atau Mereknya

Sebelum mencari sepeda motor ke dealer terdekat, sebaiknya Anda sudah menentukan tipe motor apa yang akan dibeli. Jangan habisan waktu bertanya di dealer dengan para sales karena bisa jadi mereka akan mengarahkan Anda untuk beli motor yang tidak sesuai kebutuhan.

Perbanyaklah bertanya kepada teman atau tetangga, bahkan lebih bagus lagi bertanya kepada mereka yang pernah mengendarai motor incaran Anda. Dengan begitu Anda akan punya gambaran tipe motor mana yang benar-benar sesuai dan berkualitas.

beli motor baru

Jangan terpaku pada merek-merek ternama saja, coba sesekali Anda baca review motor-motor yang mereknya jarang terdengar. Siapa tau kan justru menemukan roda dua yang tepat.

Manual atau Matic?

Seringkali orang dibingungkan dengan dua tipe sepeda motor ini. Faktanya, kini motor matic memang tengah jadi idaman. Namun, tidak semua medan cocok dijajaki jenis motor ini ya, misalnya wilayah pedesaan yang berbatu dan areanya kebanyakan menanjak, jelas motor matic akan kesulitan di medan seperti ini.

Sementara di perkotaan yang selalu menghadapi kemacetan, justru penggunaan motor manual ini sangat melelahkan. Jadi, pilihan untuk menggunakan motor matic paling tepat untuk areal perkotaan yang sering mengalami kemacetan. Namun, kembali lagi varian ini soal selera masing-masing. Jika sudah kepincut apapun resikonya pasti dihadapi.

Kredit atau Cash?

Sejauh ini pembelian sepeda motor dengan cara kredit masih jadi primadona. Bermodal Rp500 ribu saja Anda sudah bisa bawa pulang motor idaman. Pembelian secara kredit selain lebih mudah juga menawarkan keunggulan tersendiri, di mana motor Anda nantinya di cover oleh asuransi kendaraan sehingga jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan Anda bisa mendapatkan motor pengganti.

Namun konsekuensinya adalah harga yang ditawarkan jauh lebih mahal dibanding motor secara cash. Ini karena pembelian dengan cash tidak menyertakan asuransi kendaraan. Jadi Anda harus beli asuransi sendiri sebagai proteksi.

Baca juga: Motor Gede 155cc Terbaik di Indonesia: Pilih yang Mana?

Dealer Resmi

Pastikan hanya membeli di dealer resmi ya. Mereka menyediakan garansi motor asli. Ada banyak dealer resmi yang tersebar di satu kota, dengan catatan harga yang ditawarkan berbeda-beda. Jika ingin mendapatkan motor termurah Anda bisa menyambangi semua dealer terdekat dan membandingkan harganya.

Jangan tergoda dealer-dealer tidak resmi karena mereka tidak menawarkan garansi dan asuransi untuk dipilih dengan metode kredit. So, jangan terburu-buru mengambil keputusan sebelum mempertimbangkan segala hal.

Jika nyatanya semua dealer menawarkan harga motor di atas kemampuan Anda, tidak ada salahnya memilih alternatif lain, yakni membeli bekas. Tidak ada yang salah dengan motor bekas karena nyatanya banyak yang masih berkualitas.

Namun, memang kita perlu lebih hati-hati supaya tidak mendapatkan motor dalam keadaan setengah mati. Berikut tip yang bisa dipraktikan saat melihat motor bekas.

Baca juga: Begini Mengurus dan Biaya Balik Nama Motor 2019

Tips Beli Motor Bekas

Cek Kondisi Mesin

Perlu digaris bawahi jika ingin motor bekas, sudah dipastikan barang tersebut pernah digunakan. Meskipun begitu, Anda juga harus memastikan bahwa kendaraan roda dua yang akan dibeli ini tidak pernah mengalami kecelakaan parah yang menyebabkan penggantian bagian dalam mesin. Sebab, penggantian ini biasanya tidak sesuai dengan rangka mesin awal dan bisa berimbas pada performanya nanti. Jika tidak mengerti soal mesin, tidak ada ruginya menyewa seorang mekanik untuk melakukan pengecekan. Lebih baik keluar biaya tambahan daripada mendapat motor rongsokan bukan?

Cek Body Luarnya

Setelah melihat kondisi mesin dan merasa sudah oke, lihatlah bodinya. Meskipun bekas, Anda masih berhak mendapatkan motor dengan bodi mulus. Sah-sah saja menunda pembelian jika tidak puas dengan tampilan luarnya. Namun, body tidak melulu jadi acuan ya. Untuk apa motor bekas dengan bodi cantik tapi ternyata bagian mesinnya sudah hancur?

beli motor bekas

Jangan Mengacu pada Kilometer yang Rendah

Katanya, jika kilometer pada sepeda motor tertera rendah tidak banyak medan yang telah dilalui. Padahal kini sudah banya jasa penyetelan ulang spedometer yang membuat seakan-akan motor tersebut berkilometer rendah.

Cek Kelengkapan Suratnya

Ini yang paling penting dipertimbangkan saat Anda membelinya secara perorangan. Biasanya karena ditawarkan dari mulut ke mulut, ada beberapa surat yang tidak lengkap. Jangan tergoda dengan harga miring sebab tidak lengkapnya surat menandakan motor bermasalah.

Entah karena kendaraan tersebut hasil gono gini atau lebih nahasnya lagi adalah hasil pencurian. Jadi pastikan surat-surat seperti STNK (Surat tanda nomor kendaraa) dan BPKB (Buku pemilik Kendaraan Bermotlahor).

Nego Harga

Motor bekas pasti harga yang ditawarkan jauh lebih rendah. Namun, seringkali ada dealer yang menjual dengan harga yang masih cukup tinggi. Kalau tahun penggunaan masih baru dan mesin masih oke, memang tidak rugi mendapatkan dengan harga 20% lebih rendah dari harga motor baru. Namun, ini juga dilihat performa mesinnya, setidaknya tawarlah motor-motor bekas dengan harga 50% lebih rendah dari harga motor baru.

Itulah beberapa tip yang bisa dipraktikkan saat Anda menginginkan motor baru dan bekas. Upayakan berbelanja di dealer resmi ya.

Comments are closed.