Begini Mengurus dan Biaya Balik Nama Motor 2020

Motor

Anda yang masih bingung cara untuk mengurus balik nama motor dan jumlah biaya yang harus dibayar? Berikut ini ulasan selengkapnya

Anda yang berniat ingin membeli motor bekas, pastikan dulu bahwa ada proses lain yang harus dilakukan, yaitu mengurus BBN dari nama pemilik sebelumnya menjadi nama Anda. Pasalnya, jika Anda tidak melakukan hal ini, tentu saja akan sangat merepotkan untuk mengurus perpanjang STNK atau penggantian plat nomornya dikemudian hari. Karena Anda harus bolak balik meminjam KTP pemilik sebelumnya agar proses tersebut bisa dilakukan.

Bila Anda belum paham maksud dari proses ini, balik nama kendaraan bermotor adalah pengalihan kepemilikan kendaraan bermotor dari pemilik pertama ke tangan kedua, yaitu Anda. Nantinya, pada STNK dan BPKB akan tertera nama bukan nama pemilik sebelumnya.

Kemudian, apa yang harus dilakukan untuk mengurus proses balik nama motor? Berapa biaya yang harus dikeluarkan? Perlu diketahui kalau mengurus dan mengetahui BBN motor akan dikenakan biaya dan terbagi menjadi dua karena untuk mengurus STNK dan BPKB harus dilakukan di dua tempat yang berbeda, yakni di kantor SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap) dan Polda. Agar Anda lebih mudah memahaminya, berikut proses-proses yang harus dilakukan.

Baca juga: Seberapa Penting Asuransi Motor? Ketahui Hal ini!

Prosedur Pengurusan Biaya Balik Nama Motor 2020

Mendatangi Kantor SAMSAT

Hal pertama yang harus Anda dilakukan adalah mendatangi ke kantor SAMSAT terdekat atau sesuai dengan domisili. Untuk Anda yang berdomisili di Jakarta, bisa melakukan pengecekan alamat-alamat kantor SAMSAT pada alamat url ini http://bprd.jakarta.go.id.

bbn motor dki

Ketika datang ke kantor SAMSAT, dipastikan Anda sudah membawa berkas-berkas yang dibutuhkan sesuai dengan persyaratan, seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), STNK, BPKB, dan kwitansi pembelian. Jangan lupa juga untuk memfotokopi semua dokumen tersebut dengan rangkap dua. Selanjutnya, dokumen tersebut dipisahkan antara yang asli dan fotokopi, kemudian disimpan di dalam map terpisah.

Lakukan Tes Fisik Kendaraan

Proses selanjutnya adalah motor Anda harus melakukan tes fisik kendaraan. Untuk proses tes ini, akan dilakukan oleh petugas SAMSAT. Setelah petugas SAMSAT selesai melakukan pemeriksaan tes fisik kendaraan, Anda akan diberikan hasil tes fisik berupa Nomor Rangka dan Nomor Mesin Kendaraan. Setelah itu, Anda harus memberikan hasil tes tersebut dengan berkas yang dibawa kepada petugas loket tes fisik kendaraan.

Selanjutnya, petugas loket akan melakukan verifikasi dokumen Anda. Kalau sudah berhasil diverifikasi, petugas akan menyerahkan kembali berkas dan hasil tes fisik. Biasanya untuk hasil tes fisik ini, Anda diwajibkan utnuk memfotokopinya menjadi beberapa rangkap, kemudian baru diarahkan untuk mengikuti tes selanjutnya.

Baca juga: Tertarik Motor Peugeot Django? Ini Spesifikasi dan Harganya!

Lakukan Pendaftaran Balik Nama STNK

Jika fisik sudah dilakukan, Anda akan diarahkan untuk mendatangi loket pendaftaran balik nama. Pada loket ini, Anda bisa memberikan semua berkas kepada petugas loket BBN, yaitu fotokopi KTP, BPKB, STNK, kuitansi pembelian, dan juga hasil tes fisik kendaraan.

mengurus balik nama motor

Setelah petugas loket balik nama memeriksa semua berkas, nantinya Anda akan diberikan tanda terima sebagai pengajuan STNK sedang diproses. Petugas akan mengembalikan semua berkas yang Anda berikan kecuali STNK asli dan fotokopi. Untuk mengambil STNK yang baru, Anda diminta untuk datang kembali pada hari yang telah ditentukan.

Datang Kembali ke Kantor SAMSAT

Anda diharuskan untuk datang lagi ke kantor SAMSAT sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan untuk membayar sejumlah dana agar bisa mendapatkan STNK yang baru. Dilansir dari Liputan6.com, ada biaya penerbitan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) sebesar Rp. 100.000 untuk kendaraan baru dan perpanjang. BBN KB (Biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Rp225.000, juga biaya SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) Rp35.000, serta biaya administrasi STNK Rp25.000, ada biaya administrasi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan bermotor) Rp60.000. Jika ditotal secara keseluruhan maka jumlah dana yang harus dibayarkan kepada petugas yakni sekitar Rp620.000. Nominal ini belum termasuk denda jika ada keterlambatan pembayaran sebelumnya. Jadi pastikan untuk membawa uang lebih.

samsat online urus bbn

Source: merdeka.com

Mendatangi Polda

Setelah melakukan pembayaran, Anda akan diberikan STNK yang baru, tapi proses ini belum selesai karena masih ada BPKB yang juga harus diurus. Untuk mengurus dokumen ini, Anda harus datang ke Polda karena kantor SAMSAT tidak mengurusi dokumen ini. Bagi yang berdomisili di daerah DKI Jakarta, bisa datang ke Gedung Biru Ditlantas Polda Metro Jaya yang beralamat di Jalan Gatot Subroto No. 217, Senayan, Kebayoran Baru. Pastikan Anda juga sudah membawa persyaratan yang diminta, seperti fotokopi KTP, STNK yang terbaru, hasil tes fisik kendaraan, kuitansi pembelian motor, BPKB asli dan fotokopinya.

Baca juga: Samsat Online Jakarta Bisa Melayani Berbagai Wilayah

Membayar BBN Motor

Untuk membayar BBN, Anda bisa mendatangi loket BBN BPKB yang terdapat di Polda. Nantinya, Anda akan diberikan nomor antrian dan juga formulir Bea Balik Nama BPKB. Anda diwajibkan untuk mengisi formulir tersebut. Pastikan semua yang ditanyakan di dalam formulir sudah terjawab semua dengan benar dan jujur. Jika sudah mengisi formulir, selanjutnya Anda diharuskan melakukan pembayaran sebesar Rp80 ribu di loket pembayaran Bank BRI yang sudah tersedia.

Jika sudah berhasil melakukan pembayaran, jangan lupa untuk memfotokopi terlebih dahulu dokumen bukti pembayaran dan gabungkan dengan formulir pendaftaran. Selanujutnya, bukti pembayaran itu bisa Anda berikan kepada petugas loket balik nama BPKB berserta semua dokumen yang menjadi persyaratannya.

Jika sudah lengkap semua, nantinya, petugas tersebut akan memberikan tanda terima yang berisikan tanggal untuk pengambilan BPKB yang terbaru. Pastikan dokumen tersebut jangan sampai hilang karena Anda harus membawanya sebagai syarat untuk mengambil BPKB yang baru.

Ambil BPKB Terbaru

Seusai dengan tanggal yang sudah ditentukan, Anda diharuskan datang kembali ke Polda untuk mengambil BPKB yang baru. Lakukan budaya mengantri dengan mengambil nomor antrian dan tunggu hingga nomor Anda dipanggil.Jika sudah dipanggil, Anda bisa serahkan dokumen yang berisikan tanda terima, bukti pembayaran, dan fotokopi KTP kepada petugas loket tersebut. Jika dokumen sudah lengkap, maka proses sudah selesai dan BPKB langsung diberikan kepada Anda.

Comments are closed.