Begini Mengurus dan Biaya Balik Nama Motor 2019

Motor

Jika Anda termasuk salah satu yang belum tahu cara mengurus dan jumlah biaya balik nama motor, berikut ini artikel yang bisa menjawab semua pertanyaan Anda.

Jika Anda membeli motor bekas, jangan lupa untuk segera mengurus BBN dari pemilik sebelumnya, menjadi nama Anda. Pasalnya, jika Anda tidak melakukan hal ini, tentu saja akan sangat merepotkan untuk mengurus perpanjang STNK atau penggantian plat nomornya dikemudian hari. Karena Anda harus bolak balik meminjam KTP pemilik sebelumnya agar proses tersebut bisa dilakukan.

Bila Anda belum paham maksud dari proses ini, balik nama kendaraan bermotor adalah pengalihan kepemilikan kendaraan bermotor dari pemilik pertama ke tangan kedua, yaitu Anda. Nantinya, pada STNK dan BPKB akan tertera nama bukan nama pemilik sebelumnya.

Lalu bagaimana caranya jika ingin mengurus dan mengetahui biaya balik nama motor? Perlu diketahui kalau mengurus dan mengetahui BBN motor akan dikenakan biaya dan terbagi menjadi dua karena untuk mengurus STNK dan BPKB harus dilakukan di dua tempat yang berbeda, yakni di kantor SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap) dan Polda. Agar Anda lebih mudah memahaminya, berikut proses-proses yang harus dilakukan.

Baca juga: Seberapa Penting Asuransi Motor? Ketahui Hal ini!

Cara Mengurus dan Mengetahui Biaya Balik Nama Motor 2019

Mendatangi Kantor SAMSAT

Prose pertama yang harus dilakukan adalah Anda datang ke kantor SAMSAT terlebih dahulu. Bagi yang berdomisili di Jakarta, bisa melakukan pengecekan alamat-alamat kantor SAMSAT pada alamat url ini http://bprd.jakarta.go.id.

bbn motor dki

Ketika datang ke kantor SAMSAT, dipastikan Anda sudah membawa berkas-berkas yang dibutuhkan agar nantinya tidak bolak-balik lagi, seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), STNK, BPKB, dan kwitansi pembelian. Jangan lupa juga untuk memfotokopi semua dokumen tersebut dengan rangkap dua. Kemudian, Anda juga harus memiisahkan berkas yang asli dengan fotokopi dan letakkan dalam map yang terpisah.

Tes Fisik Kendaraan

Proses selanjutnya adalah motor Anda harus melakukan tes fisik kendaraan. Tes ini dilakukan oleh petugas SAMSAT. Setelah petugas SAMSAT selesai melakukan pemeriksaan tes fisik kendaraan, nantinya akan diberikan hasil tes fisik berupa Nomor Rangka dan Nomor Mesin Kendaraan. Setelah itu, Anda harus memberikan hasil tes tersebut bersama dengan berkas yang dibawa kepada petugas loket tes fisik kendaraan.

Tunggu petugas loket melakukan verifikasi. Kalau sudah berhasil diverifikasi, petugas akan menyerahkan kembali berkas dan hasil tes fisik. Untuk hasil tes fisik jangan lupa Anda memfotokopinya terlebih dahulu sebelum lanjut ke proses selanjutnya.

Baca juga: Tertarik Motor Peugeot Django? Ini Spesifikasi dan Harganya!

Pendaftaran Balik Nama STNK

Setelah tes fisik berhasil dilakukan, selanjutnya bisa mendatangi loket pendaftaran balik nama. Berikan semua berkas kepada petugas loket BBN, baik itu fotokopi KTP, BPKB, STNK, kuitansi pembelian, dan hasil tes fisik kendaraan.

mengurus balik nama motor

Setelah petugas loket balik nama memeriksa semua berkas, nantinya Anda diberikan tanda terima kalau pengajuan STNK sedang diproses. Petugas juga akan mengembalikan semua berkas kecuali STNK asli dan fotokopi. Untuk mengambil STNK yang baru nantinya Anda diminta untuk datang kembali pada hari yang telah ditentukan.

Mendatangi ke Kantor SAMSAT Lagi

Anda diharuskan untuk datang lagi ke kantor SAMSAT sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Untuk mengikuti proses selanjutnya, Anda bisa langsung datangi loket balik nama dan berikan tanda terima yang kemarin diberikan beserta KTP asli, BPKB asli, kuitansi pembelian, dan hasil tes fisik kendaraan. Di sini diharuskan membayar sejumlah dana agar bisa mendapatkan STNK yang baru.

Dilansir dari Liputan6.com, ada biaya PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) sebesar Rp300.000, BBN KB (Biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Rp200.000, juga biaya SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) Rp35.000, serta biaya administrasi STNK Rp25.000, ada biaya administrasi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan bermotor) Rp60.000. Jika ditotal secara keseluruhan maka jumlah dana yang harus dibayarkan kepada petugas yakni sekitar Rp620.000. Nominal ini belum termasuk denda jika ada keterlambatan pembayaran sebelumnya. Jadi pastikan untuk membawa uang lebih.

samsat online urus bbn

Source: merdeka.com

Mendatangi ke Polda

Setelah melakukan pembayaran, maka akan langsung diberikan STNK yang baru, tapi proses ini belum selesai karena masih ada BPKB yang juga harus diurus. Untuk mengurus BPKB ini, tidak bisa mengurusnya di kantor SAMSAT, tetapi harus datang ke Polda. Bagi yang berdomisili di daerah DKI Jakarta, bisa datang ke Gedung Biru Ditlantas Polda Metro Jaya yang beralamat di Jalan Gatot Subroto No. 217, Senayan, Kebayoran Baru. Jangan lupa untuk membawa fotokopi KTP, fotokopi STNK yang baru, fotokopi hasil tes fisik kendaraan, fotokopi kwitansi pembelian motor, BPKB asli dan fotokopinya.

Baca juga: Samsat Online Jakarta Bisa Melayani Berbagai Wilayah

Membayar BBN Motor: BPKB dan Serahkan Berkas

Datangi loket BBN BPKB yang ada di Polda dan akan diberikan nomor antrian dan formulir Bea Balik Nama BPKB. Anda harus mengisi formulir tersebut dengan teliti dan jangan sampai ada yang terlewat. Setelah selesai mengisi formulir, harus melakukan pembayaran sebesar Rp 80ribu di loket pembayaran BRI yang sudah tersedia di sana.

Kalau sudah melakukan pembayaran, jangan lupa untuk difotokopi terlebih dahulu bukti pembayaran dan tempelkan pada formulir pendaftaran. Kemudian, berikan kepada petugas loket balik nama BPKB bersama dengan semua berkas yang telah kamu siapkan sebelumnya.

Petugas loket balik nama BPKB nanti akan memberikan tanda terima yang di dalamnya terdapat tanggal pengambilan BPKB yang baru. Simpan baik-baik tanda terima tersebut dan juga bukti pembayaran yang asli karena akan digunakan sebagai syarat untuk mengambil BPKB baru.

Ambil BPKB yang Baru

Di tanggal yang sudah ditentukan, Anda bisa datang lagi ke Polda untuk mengambil BPKB yang baru. Ambil nomor antrian terlebih dahulu dan tunggu nomormu dipanggil. Serahkan tanda terima bersama dengan bukti pembayaran, dan fotokopi KTP kepada petugas loket. Setelah proses ini selesai, maka akan diberikan BPKB baru yang sudah jadi.

Comments are closed.