Bingung Saat Motor Rusak? Cari Tahu Cara Mengatasinya!

Motor

Bingung karena sering mengalami motor rusak? Agar masalah tersebut tidak terus terjadi, berikut ini tip yang harus dilakukan!

Sama halnya dengan barang-barang eletronik, otomotif juga membutuhkan perawatan yang rutin, khususnya sepeda motor yang menjadi kendaraan Anda sehari-hari untuk beraktivitas. Dikarenakan digunakan setiap hari, tentu potensi untuk motor tersebut rusak semakin tinggi. Oleh karena itu dibutuhkan perawatan rutin untuk menjaga performa dimasing-masing spare part.

Setiap pemilik kendaraan bermotor, pengetahuan tentang ciri-ciri, penyebab, mengecek, cara merawat pengapian motor yang rusak tampaknya menjadi hal wajib yang harus dipahami. Pasalnya, jika suatu saat mengalami masalah pada motor, Anda bisa memperbaikinya dengan baik tanpa perlu dibawa ke bengkel. Namun, jika memang diharuskan ke bengkel, Anda bisa memberikan pertolongan pertama sebelum ke masuk bengkel.

Baca juga: Sebelum Membeli Asuransi Motor, Ketahui Hal Ini!

Nah, bagi Anda pengguna baru dan belum tau spare part apa saja yang harus diperhatikan performanya agar motor tidak rusak, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan.

Mencegah Motor Rusak

Berikut ini hal-hal yang harus Anda ketehui agar terhindar dari motor rusak.

Cara Menggunakan Gas dan Rem

Jangan asal tarik tuas gas dan jangan pula asal rem. Gas pol lalu mendadak direm akan menyebabkan mesin cepat rusak. Akan lebih bijak dan bermanfaat untuk motor matik jika Anda ngegas dengan stabil. Nah, jika ingin mengurangi kecepatan maka kurangi tarikan gas secara perlahan.

Pilihan Bahan Bakar

Inginnya sih menghemat dengan menggunakan bahan bakar beroktan rendah (Premium). Namun, hal ini ternyata justru membuat motor matikmu cepat rusak. Sebab, bensin beroktan rendah membuat pembakaran pada mesin motor matik kurang sempurna. Bahan bakar motor pun akan menjadi lebih boros.

mengatasi motor rusak

Pilihlah bahan bakar beroktan 92 karena motor matik saat ini menggunakan teknologi injeksi. Teknologi ini ditempelkan pada motor matik untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna. Pemakaian bensin pun menjadi lebih irit.

Pilihan Oli

Sekali lagi jangan asal memilih oli karena murah. Motor matikmu akan cepat rusak hanya karena salah pilih atau sengaja membeli oli dengan harga murah.

Motor matik butuh oli yang tepat karena motor ini mempunyai konfigurasi mesin berbeda dengan motor yang bukan matik. Motor matik memiliki dua ruang yang harus diisi dengna dua jenis oli berbeda, yakni oli mesin dan oli transmisi. Agar tak salah, perhatikan saja petunjuk yang disarankan oleh pabrikan motor matikmu.

Drive Belt Kotor

Jika drive belt-mu kotor, bisa menyebabkan kerak yang membuat umur pemakaiannya pendek atau cepat putus. Akan berbahaya jika drive belt kotor dan tidak terawat. Kerak yang ada pada drive belt ini bisa berasal dari debu jalanan atau oli yang merembes akibat seal yang bocor.

Busi dan Filter Udara

Gantilah komponen ini secara teratur. Saat servis rutin, jangan abaikan hal ini karena merasa busi dan filter udara baik-baik saja. Tapi akan lebih baik jika saat servis rutin, busi dan filter udara diganti sesuai dengan anjuran bengkel langganan atau selaras dengan petunjuk pabrik.

Spare part Motor yang Butuh Perawatan Berkala

Rem

memperbaiki motor rusak

Rem adalah salah satu komponen paling penting dari motor. Biasanya motor menggunakan salah satu jenis sistem rem, yakni tromol atau cakram.

Sistem rem cakram adalah mekanisme pengereman yang memanfaatkan daya jepit antara komponen yang berputar dan komponen diam. Sementara sistem rem tromol adalah mekanisme pengereman dengan memanfaatkan tekanan satu arah untuk menimbulkan gesekan.

Baca juga: Beli Motor Bekas atau Baru? Ini Tipnya!

Sebuah motor biasanya punya dua penampung cairan rem, satu di bagian roda depan dan satu di bagian roda belakang. Seperti mobil, kedua tempat penampung tersebut harus dicek secara rutin.

Selain itu, penting untuk cek kanvas rem agar tidak terlalu tipis. Kanvas rem yang terlalu tipis bisa membahayakan ketika terjadi pengereman mendadak.

Rantai Motor

Rantai motor tidak boleh terlalu kencang. Selalu beri jarak renggang sekitar 1 inci antara dua sisi rantai agar putaran roda tidak berat. Perawatan rantai sangat penting bagi setiap motor, utamanya adalah kebersihan rantai. Selalu lumasi rantai secara rutin agar gear dan rantai sendiri tidak cepat terkikis.

Oli Mesin

Penggunaan oli mesin yang bagus menjaga motor tetap berfungsi dengan baik. Penggantian oli dan filter secara teratur bisa membuat awet mesin motor. Menjaga kebersihan dan level oli dalam mesin mencegah kerusakan mesin. Fungsi utama oli adalah sebagai pelumas agar gesekan antara komponen mesin tidak menghalangi mesin menghasilkan tenaga yang menggerakkan motor. Lakukan cek oli secara rutin meski motor tidak digunakan untuk mencegah pembekuan oli. Selain itu, selalu ganti filter setiap kali oli diganti.

Aki

Aki tidak harus dicek sesering spare part lainnya, mungkin hanya sebulan sekali, memastikan posisi dan kondisi aki masih berfungsi dengan layak. Level cairan pada ruang aki juga harus selalu diperhatikan dan diisi jika jumlahnya menurun.

Hanya air destilasi atau air bebas ion yang bisa digunakan untuk mengisi aki. Air keran atau air sumur mengandung mineral yang bisa membuat aki berkarat, tidak berfungsi, dan rusak.

Ban

ciri motor rusak

Tekanan ban yang tidak sesuai adalah penyebab umum motor sering bermasalah. Ban yang tekanannya di bawah normal akan cepat menyerap panas, jika dalam kondisi seperti itu dan motor sering digunakan maka ban bisa mudah pecah.

Patut diperhatikan juga adalah ketebalan ban. Ketika ketebalan ban telah berkurang 1-2 mm, maka sudah saat ban diganti.

Itulah hal-hal yang harus Anda ketahui seputar perawatan motor. Jadi, jangan hanya bisa menggunakannya saja tetapi juga Anda harus bisa merawat agar pemakaian motor bisa bertahan lama. Selamat mencoba!

Baca juga: Ini Cara Klaim Asuransi Motor yang Benar

Comments are closed.