Waktunya Servis Motor, Ini Komponen yang Wajib Diperiksa

Motor

Biaya servis motor sangat bervariasi, sesuai dengan jenis motor dan komponen yang rusak. Namun, semakin rutin melakukan pengecekan, semakin kecil juga risiko sepeda motor mengalami kerusakan parah yang memaksa turun mesin.

Di Indonesia sepeda motor adalah moda transportasi utama. Merawat motor sendiri pun seakan jadi kewajiban yang harus dilakukan secara berkala. Servis motor di bengkel resmi baru akan dilakukan ketika kondisi tunggangan mereka sudah parah, dalam artian tidak bisa digunakan sama sekali.

Padahal fungsi service motor secara berkala adalah untuk mencegah kerusakan mesin motor yang parah hingga menyebabkan mati mesin. Terlebih jika kendaraan yang dipilih tergolong sepeda motor mewah. Seperti kita tahu dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak skuter matik maupun motor sports mahal mengaspal ke Indonesia.

Baca juga: Pentingnya Inreyen untuk Mobil dan Motor Baru

Tanpa service yang rutin dan ditangani oleh ahlinya kondisi sepeda motor bisa semakin memburuk. Ingat, kerusakan motor karena kurangnya perawatan pribadi tidak bisa diajukan untuk mencairkan klaim asuransi motor. Jadi pastikan kendaraan  favorit Anda selalu dijaga kualitasnya.

Komponen yang Wajib Dicek Saat Servis Motor

Bagi masyarakat awal komponen sepda motor bisa sangat membingungkan. Sayangnya dibanding mencoba mempelajari setiap bagian motor pribadinya, pemilik sepeda motor memilih untuk acuh dan menyerahkan sepenuhnya soal servis motor kepada pihak bengkel.

Nyatanya pengetahuan dasar mengenai kerusakan motor harus dimiliki oleh setiap pemilik untuk mencegah aadnya penipuan yang dilakukan oleh bengkel-bengkel tidak bertanggung jawab. Lantas apa saja komponen atau bagian motor yang wajib di cek saat service motor? Berikut ulasannya:

Ban

komponen servis motor

Biasanya ban menjadi komponen pertama yang disentuh oleh mekanin untuk memastikan tekanannya masih ideal, atau untuk memeriksa adanya masalah pada bagian ini. Mengetahui kapan Anda harus mengganti ban sepeda motor Anda bisa semudah memeriksa Indikator Keausan Ban (TWI) di dinding samping setiap ban. Tanda ini biasanya dilengkapi dengan panah segitiga atau inisial “TWI,” dan menunjukkan tingkat keausan pada ban.

Jika permukaan lengkungan ban ini saatnya untuk menukar dengan yang baru. Berita baiknya adalah untuk penggunaan sepeda motor biasa, ini biasanya terjadi hanya setelah beberapa ribu kilometer. Tanda lain dari keausan ban adalah scalping atau cupping pada ban depan, yang muncul karena keausan yang tidak merata yang disebabkan oleh loncatan roda yang tidak teratur yang disebabkan oleh pengaturan suspensi yang buruk.

Busi

Busi biasanya tidak harus diganti setelah beberapa ribu kilometer, tapi tetap perlu dicek kondisi secara berkala. Kesehatan busi Anda juga dapat menjadi indikator awal masalah lain, seperti segel yang sudah aus dan gasket, atau lebih buruk lagi, perlunya perbaikan mesin. Ikuti petunjuk di buku manualtentang cara melepaskan busi Anda. Keluarkan setiap busi satu per satu dan periksa elektroda, bersihkan dengan sikat kawat jika perlu. Periksa celah antara elektroda dan pasang kembali jika tidak ada tanda-tanda aus atau bengkok.

Kopling

Mencari tahu kapan mengganti kopling sepeda motor bisa sulit, tetapi gejala paling umum dari masalah kopling adalah masalah dengan akselerasi. Lebih khusus lagi, jika Anda memberikan throttle sepeda dan melihat bahwa RPM meningkat tetapi kecepatan Anda tidak berakselerasi pada kecepatan yang sama, kopling Anda mungkin aus dan mendekati akhir masa pakainya. Karena itulah kopling menjadi bagian yang tidak boleh terlewatkan ketika servis motor.

Rantai

rantai motor

Ada berbagai cara untuk menentukan kapan mengganti rantai sepeda motor Anda. Dalam hal jarak tempuh, Anda dapat melakukannya setiap 20.000 kilometer. Namun, jika Anda secara teratur membersihkan, melumasi, dan mengencangkan rantai, usianya bisa lebih lama. Karena itu meski terkesan tidak penting saat servis motor petugas bengkel akan selalu melumasi rantai setelah servis selesai dilakukan.

Baca juga: Bingung Saat Motor Rusak? Cari Tahu Cara Mengatasinya!

Rem

Rem selalu menjadi komponen yang pertama kali diperiksa oleh mekanin, karena perannya yang begitu fatal. Biasanya saat service motor dilakukan mekanik akan bertanya soal kenyaman rem dan cara penggunaan yang Anda terapkan. Kadang-kadang Anda bisa merasakan bahwa bantalan rem Anda rusak. Jika rem membutuhkan waktu lebih lama untuk mengaktifkan atau menyebabkan sepeda bergetar, ini bisa menjadi tanda bahwa bantalan atau rotor harus segera diservis.

Jika ketika mengerem Anda mendengar bunyi derit saat peal rem diinjak ini tidak berarti bantalan rem harus diganti. Bantalan atau rotor mungkin basah atau kotor. Namun jika bunyinya berlangsung konsisten bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius.

Biaya Servis Motor

Karena tidak setiap komponen motor harus mengalami perbaikan, maka biaya servis motor ini bisa berbeda setiap bulannya. Bisa murah bisa juga sangat mahal. Berikut adalah prakiraan biaya servis motor per komponen:

Ganti Oli

Ganti oli adalah salah satu servis motor yang paling wajin dilakukan setiap bulan agar mesin motor selalu dalam kondisi prima. Oli berfungsi melumasi bagian logam motor dan melindunginya agar tidak mudah berkarat. Untuk jenis oli yang digunakan sebaiknya sesuaikan dengan standar pabrikan motor. Namun umumnya biaya ganti oli berkisar antara Rp 45 ribu hingga Rp 150 ribu per liter bergantu merek oli yang dipilih dan tipe motor

Servis Tune Up Rutin

Biaya Servis Motor

Servis tune up harus dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi motor selalu dalam keadaan maksimal. Servis tune up ini diantaranya pengecekan tekanan ban, pengecekan tegangan rantai, injeksi, karburator dan radiator , pengecekan alat ECU dan kelistrikan, saringan udara, dan lain-lain. Biaya servis tune up rata-rata berkisar antara Rp 65 ribu hingga Rp 100 ribu untuk jenis motor bebek dan matic, sementara untuk motor sport seperti Ninja dan CBR biaya servis motonya berkisar antara Rp 75 ribu hingga 220 ribu,

Kampas Rem

Ada dua jenis kampas rem motor yang biasanya digunakan kendaraan roda dua. Kampas rem cakram harganya sekitar Rp 45 ribu hingga Rp 62 ribu dan kampas rem tromol berkisar antara Rp 35 ribu hingga Rp 52 ribu.

Baca juga: Hindari Modifikasi Motor dan Mobil Seperti Ini Agar Tidak Kena Sanksi!

Itulah kisaran biaya servis motor baik untuk tipe matic maupun manual dan sport. Selalu siapkan budget lebih ya ketika melakukan perawatan rutin sebab kita tidak pernah tahu seberat apa kerusakan motor.

Comments are closed.