Ini Fungsi Sebenarnya dari Spion Motor

Motor

Spion bukan hanya berperan sebagai aksesoris, tapi juga membantu Anda memiliki jarak pandang yang lebih luas dengan pengendara lain sehingga resiko benturan atau kecelakaan dapat diminimalisir.

Saat berkendara menggunakan sepeda motor, spion menjadi bagian yang tak bisa diacuhkan begitu saja. Bahkan keberadaannya diatur dalam undang-undang lalu lintas yang mewajibkan seluruh penggunaan sepeda motor menggunakan dua spion dibagian kemudi, yakni kanan dan kiri.

Spion merupakan sebuah cermin cembung yang dapat memperbesar bayangan benda. Karena itulah penggunaan spion dapat mengurangi resiko terjadinya tabrakan karena pengemudi yang tak mampu menjaga jarak laju kendaraan. Terlebih mereka yang menggunakan motor bermesin besar dengan kecepatan tinggi.

Baca juga: Waktunya Servis Motor, Ini Komponen yang Wajib Diperiksa

Selain memastikan kelengkapan dari aksesoris kendaraan roda dua, tidak ada salahnya juga motor kesayangan Anda mendapatkan perlindungan yang terbaik. Asuransi motor bisa diandalkan dalam meminimalisirkan risiko tak terduga.

Sebab, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika memiliki produk asuransi ini, seperti santunan jika terjadi risiko kecelakaan, kehilangan, atau kerugian yang melibatkan pihak ketiga.

Diatur Dalam Undang-Undang

Nyatanya penggunaan spion sudah diatur oleh pemerintah yakni melalui Undang-Undang (UU) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 terdapat Pasal 285.

setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Fungsi Spion Motor

Fungsi Spion Motor

Begitu pentingnya spion motor mendorong pemerintah lebih tegas mengawasi penggunaannya. Tidak sedikit pengendara yang harus berurusan dengan tilang polisi lantaran penggunaan spion motor yang salah atau tidak lengkap, yakni hanya bagian kiri atau kanannya saja. Seberapa penting fungsi spion motor ini? Berikut penjelasannya:

Menjaga Kualitas Bodi

Spion motor mampu menjaga bagian bodi agar tidak berbenturan dengan benda atau kendaraan disekelilingnya. Melalui kaca spion Anda dapat mengetahui jika Ada bahaya yang datang dari arah belakang sehingga bisa lebih cepat menghindar, kerusakan pada body pun bisa diminalisir.

Ingat, lalu lintas di Indonesia didominasi oleh sepeda motor yang seringkali melaju dalam kecepatan tinggi. Jika Anda tidak waspada bisa menjadi salah satu korban kelalaian pengemudi atau Anda sendiri yang justru menjadi penyebab rusaknya kendaraan pengendara lain.

jenis-jenis Spion Motor

Mencegah Tindak Kejahatan

Spion motor sengaja ditempatkan dibagian depan agat pengendara bisa mengawasi keadaan disekelilingnya ketika melaju terutama dimalam hari dan jalanan sepi. Melalui kaca spion Anda bisa memantau apakah ada kendaraan lain yang mengikuti atau gelagat pengendara lain yang mencurigakan, dengan begitu Anda bisa mengambil langkah lebih cepat jika ada Ancaman.

Pasalnya tidak sedikit aksi pembegalan motor terjadi di jalanan sepi pada malam hari. Kurangnya pengawasan diri pun menjadi celah bagi para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Karena itu selalu jaga keselamatan diri dengan menggunakan spion motor yang disarankan pemerintah.

Memantau Kondisi Sekeliling

Kehadiran spion motor juga bisa membantu Anda mamantau kondisi sekitar motor terutama ketika berhenti dimalam hari. Spion memang dibuat dengan tujuan untuk membantu pengendara memantau kondisi dan situasi bidang pandang yang tidak terjangkau olehnya.

Karena itulah pemasangan spion juga tak boleh asal. Posisinya dirancang sedemikian rupa oleh setiap produsen motor dan menyesuaikan jenis motor. Umumnya rata-rata ukuran spion motor memiliki tinggi 75 sampai 80 mm dan lebar 130 hingga 140 mm. Sedangkan bagian tangkai spion memiliki panjang 100 sampai 130 mm, dihitung dari ujung drat pada setang motor.

Baca juga: Hindari Modifikasi Motor dan Mobil Seperti Ini Agar Tidak Kena Sanksi!

Membantu Pengendara di Tempat Parkir

Memarkirkan motor sebenarnya bukan hal yang sulit bagi pengendara motor. Kesulitan dirasakan ketika motor akan keluar dari lokasi parkir yang biasanya berhimpitan dengan sepeda motor lain. Disinilah peran spion dibutuhkan agar proses keluar dari parkiran ini bisa berjalan dengan mulus. Pasalnya tidak sedikit ditemukan kasus benturan dan gesekan terjadi ditempat parkir karena pengendara yang kurang awas ketika memarkirkan atau keluar dari parkiran.

Posisi spion yang benar bisa memantulkan visibilitas belakang dan sedikit membuka keluar membuat jangkauan pengelihatan makin luas. Karena itu Anda tak perlu menengok ke belakang untuk melihat kondisi parkiran sekitar. Meski sedikit tolehan ke kanan dan kiri tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada pengendara lain yang juga akan keluar dari parkiran dalam jalur Anda.

kegunaan Spion Motor

Mengukur Jarak dengan Kendaraan Lain

Fungsi yang satu ini jarang disadari oleh pengendara motor karena manfaatnya lebih sering dirasakan oleh pemilik mobil. Keberadaan spion motor dapat menjadi pengukur jarak dengan kendaraan lain yang melintas disebelah tunggangan Anda. Jika spion saling beradu atau menempel jelas jarak ini terlalu dekat dan berbahaya karena berpotensi menyebabkan benturan yang berujung pada kecelakaan. Adanya spion ini dapat membantu Anda menjaga jarak aman kendaraan.

Jenis-Jenis Spion Motor

Semua spion motor tersedia dalam bentuk berbeda dan bervariasi dari model pabrikan hingga jenis dan gaya sepeda motor. Misalnya, cermin sepeda sport dirancang agar aerodinamis seperti sepeda. Karenanya sering tidak memberikan tampilan yang luas.

Karena itu visibilitas cermin harus menjadi perhatian penting saat membeli sepeda motor. Mampu melihat dengan benar adalah nilai yang berkaitan dengan cermin sepeda motor Anda. Kehadirannya sangat penting untuk manajemen risiko pengendara. Dan jangan mengabaikan kualitas cermin Anda. Misalnya, cermin yang bergetar atau menawarkan visibilitas ke belakang yang buruk dapat membuat perjalanan menjadi penuh tekanan dan melelahkan.

Cermin bisa berbentuk persegi, bulat, lonjong, atau lainnya. Ada berbagai jenis dan gaya. Cermin Anda juga dapat dipasang dengan berbagai cara, dari tipe standar yang dipasang pada stang hingga yang dipasang langsung ke fairing atau penutup atau dalam beberapa kasus, di bawah setang.

Namun para pakar lalu lintas selalu mengingatkan pengendara untuk tidak terpaku pada spion. Pemeriksaan dengan mata langsung yakni dengan membelokkan bahu tetap perlu dilakukan. Selain itu terlalu lama menapa kaca depan juga sering mengalihkan fokus pengedara pada kondisi jalanan disekitaranya, akibatnya mereka sering tersentak ketika tiba-tiba ada orang yang menyebrang jalan atau mendapati rambu lalu lintas bergerak dari kuning ke merah.

Baca juga: Pahami Trik Begal Motor Agar Anda Bisa Mengantisipasinya!

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Biaya Service Spion Motor

Jika salah satu kaca spion Anda rusak jangan khawatir karena biaya servicenya tidak tinggi. Untuk satu kaca biaya penggantiannya sekitar Rp 50 ribu belum termasuk biaya jasa sebesar rata-rata Rp 0 ribu. Jika tak ingin rugi sepeserpun maka jaga baik-baik spion Anda agar usianya lebih panjang.

Comments are closed.