Punya Pagar Minimalis Tapi Tidak Bisa Merawatnya? Ini Caranya!

properti

Bahan dasar pagar minimalis banyak ragamnya, tapi kayu masih menjadi yang terpopuler. Biaya perawatan pagar minimalis dari kayu sebenarnya cukup murah, tapi jika salah penanganan dapat membuat pagar berjamur dan retak.

Pagar merupakan salah satu ornamen penting dalam mempercantik rumah serta memiliki sisi fungsional sebagai pembatas antara satu wilayah dengan wilayah lain. Dikarenakan memiliki fungsi ganda, tak heran jika pemilik rumah tidak bisa mengabaikannya. Berbagai bentuk dan pola pagar dipilih, disesuaikan dengan kebutuhan, dan selera seni pemilik rumah.

Salah satu model pagar yang ini sedang naik daun adalah pagar minimalis. Mengusung konsep rumah sederhana, pagar minimalis menjadi salah satu alternative yang masuk ke dalam konsep Anda. Meksipun terlihat sederhana, tapi pagar berbahan kayu ini bisa terlihat elegan jika bahan bakunya menggunakan kualitas terbaik.

Baca juga: Tips Menata Dapur Minimalis

Namun, meksipun Anda menggunakan bahan baku terbaik tapi rumah dan barang berharga tidak dilindungi, tetap saja rasa was-was terus meliputi perasaan Anda. Oleh karena itu, lindungilah rumah dari berbagai resiko dengan asuransi properti. Asuransi jenis ini memberikan manfaat berupa perlindungan dari risiko kerusakan akibat kebakaran, bencana alam, dan penyebab kerusakan lainnya.

Jenis-Jenis Bahan Dasar Pembuat Pagar Minimalis

jenis jenis pagar minimalis

Sebelum memutuskan memasang pagar minimalis untuk rumah, sebaiknya pertimbangkan dulu berbagai jenis pagar minimalis yang sering dijual di pasar Indonesia. Karena setiap jenis pagar memberikan kesan yang berbeda untuk rumah Anda. Jadi, pilihlah yang senada dengan keinginan. Berikut ini pilihan jenis pagar yang bisa Anda pertimbangkan.

Besi Alami

Besi alami sangat cocok untuk desain pagar minimalis dengan corak sederhana dan tidak mencolok. Namun, pagar rumah dengan bahan jenis ini membutuhkan perawatan lebih karena besi termasuk bahan baku yang kualitas kurang tahan lama.

Besi Stainless Steel

cara merawat pagar minimalis

Stainless steel adalah jenis bahan yang terbuat dari besi baja dan umumnya berwarna abu-abu atau silver. Bahan stainless steel bisa cukup banyak dipilih karena sifatnya yang awet dan corak desain yang beragam. Namun, dengan memiliki kualitas seperti itu, Anda harus membayarnya dengan banderol harga yang mahal.

Besi Tempa

Pagar rumah minimalis dengan besi tempa adalah jenis yang paling banyak dijumpai di berbagai perumahan Indonesia. Pemasangannya mudah dan fleksibel digunakan, sangat cocok untuk berbagai desain pagar bergaya minimalis maupun moderen.

Kayu

Bahan dasar terakhir adalah kayu, jenis ini sedang populer beberapa tahun belakangan ini. Banyak perumahan di perkotaan besar memilih pagar rumah berbahan kayu untuk menampilkan kesan klasik, tapi tetap terlihat mewah.

Itulah beberapa jenis bahan pagar rumah yang bisa Anda pilih. Tidak harus menggunakan satu bahan, karena kita bisa mengkombinasikan ketiganya. Tentu saja biaya pembuatan dan pemasangannya menjadi lebih mahal.

Keunggulan Pagar Minimalis Berbahan Kayu

Jika Anda mencari pagar yang hemat biaya, pagar berbahan kayu jelas lebih murah dibanding besi dan besi baja. Selain murah ternyata ada keunggulan lain yang ditawarkan pagar berbahan dasar kayu, berikut diantaranya.

Daya Tahan

Dengan pemeliharaan yang tepat, pagar kayu dapat memiliki rentang hidup yang lebih panjang. Namun, kayu harus dirawat untuk mencegah pembusukan, dengan membersihkannya secara berkala. Jika dibanding jenis lainnya, kayu adalah salah satu bahan pagar yang paling tahan lama namun murah harganya.

Fleksibilitas

Jika Anda menginginkan pagar yang muda disesuaikan dengan desain eksterior rumah, pagar kayu menawarkan fleksibilitas yang Anda butuhkan. Pagar berbahan kayu selalu terlihat menawan dengan tambahan variasi apapun.

Baca juga: 10 Langkah Tepat Mewarnai Rumah

Meningkatkan Nilai

Pagar kayu tidak hanya meningkatkan daya tarik, tetapi juga dapat berdampak positif terhadap nilai properti. Pasalnya pagar adalah sesuatu yang sering dipertimbangkan orang ketika ingin membeli rumah.

Perawatan Murah

Dibanding jenis pagar bahan lain, pagar berbahan dasar kayu dinilai lebih murah biaya perawatannya karena hanya mengandalkan pengecatan. Namun, Anda harus rajin membersihkan pagar dari berbagai kotoran hewan dan noda yang bisa menyebabkan jamur dan merusak pagar.

Tips Merawat Pagar Minimalis Berbahan Dasar Kayu

Tips Merawat Pagar Minimalis Berbahan Dasar Kayu

Pagar minimalis berbahan dasar kayu saat ini sedang digemari. Kayu dianggap mampu memberikan daya tarik estetis yang membuat rumah terasa lebih hangat dan alami. Kayu juga merupakan bahan baku sangat serbaguna yang memungkinkan berbagai pilihan desain pagar diaplikasikan. Ketika dirawat dengan baik, pagar mampu mengubah penampilan rumah menjadi lebih menarik. Tidak sulit untuk menjaga pagar kayu rumah Anda untuk selalu dalam kondisi baik. Di bawah ini adalah tujuh langkah yang akan membantu untuk menjaga pagar kesayangan Anda.

Beri Warna Tambahan

Setelah pagar terpasang jangan lupa untuk beri tambahan warna dengan cat kayu. Hal ini akan melindungi pagar Anda dari resiko membusuk karena kondisi cuaca. Hilangnya minyak pelindung menyebabkan kayu menjadi kering dan rapuh. Kondisi kayu yang busuk disebabkan oleh hilangnya kelembaban. Untuk hasil terbaik, cat ulang pagar rumah Anda di setiap satu tahun sekali.

Rutin Membersihkan

Bersihkan semua daun dan puing-puing serta kotoran dari pagar setiap kali Anda melihatnya. Hal ini dapat mencegah penumpukan kotoran dan kelembaban yang dapat menyebabkan pembusukan, jamur, dan jamur basah. Untuk noda membandel gunakan cuka putih. Buat larutan 1 cangkir cuka dan satu galon air. Oleskan pada pagar dengan sprayer, biarkan 10 menit, kemudian bilas dengan air.

Hilangkan Jamur

Selalu pastikan jamur tidak tumbuh pada pagar kayu Anda, sekecil apapun jamur yang muncul segera basuh dengan sabun, sebab bisa jadi jamur tersebut akan meluas dan menyebabkan pelapukan. Jika menemukan rayap, gunakan boraks yang merupakan insektisida alami yang efektif.

Jangan menunda persoalan hama, karena jika dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan parah dan besar kemungkinan memaksa kita untuk membeli pagar yang baru. Bersihkan daun dan puing-puing secara teratur dari pagar Anda untuk mencegah rayap.

Ampelas Bagian Cat yang Pudar

Ketika memasuki hitungan tahun cat yang diaplikasikan pada pagar kayu akan mulai mengikis. Jika melihat hal ini terjadi segera ampelas bagian kayu yang terkelupas dan segera beri lapisan cat baru. Untuk hasil terbaik, gunakan cat yang mengandung primer.

Rajin Mengecek Kekuatan Pagar

Paku dan pengencang di pagar akan menjadi longgar seiring waktu. Hal ini dikarenakan aktifitas pagar yang cukup tinggi. Jangan biarkan paku dan bautnya menjadi longgar sebelum terlepas dan menyakiti siapapun. Ganti paku yang hilang, ganti bagian pagar yang mungkin terbelah, bengkok, atau busuk.

Baca juga: Yuk, Cari Tahu Seputar NJOP untuk Urusan Properti!

Itulah beberapa kiat menjaga pagar rumah minimalis berbahan dasar kayu. Penanganan dan pemeliharaan yang tepat efektif membuat pengeluaran lebih hemat.

sumber: accentfence.net

Comments are closed.