Beli Rumah di Perumahan Subsidi? Ini Tipnya!

properti

Perumahan subsidi memang menyediakan rumah dengan harga yang murah. Tapi, jika tidak teliti tentu Anda hanya akan mendapatkan rugi saja.

Siapa saja pasti ingin membeli rumah, terlebih bagi orang-orang yang masih belum memiliki tempat tinggal tetap. Selain sebagai tempat untuk bernaung, rumah juga dianggap sebagai investasi di masa depan. Mungkin yang merasakannya bukanlah kita, tapi anak dan cucu kita nanti.

Tapi, tak bisa dipungkiri bahwa tak semua orang dapat membeli rumah. Hal ini tak lepas dari tingginya harga rumah saat ini, terlebih jika lokasinya di daerah yang sangat strategis dan dekat pusat kota. Harga yang dipatok tidaklah main-main, umumnya lebih dari Rp1 miliar.

Tapi, melihat banyaknya masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal tetap serta kurangnya daya beli, pemerintah menawarkan solusi yang baik, yakni dengan menciptakan perumahan subsidi. Perumahan subsidi merupakan kompleks perumahan yang harga beli bangunan atau rumahnya dibayarkan oleh pemerintah, jadi harga yang dipatok kepada para pembeli tidaklah terlalu tinggi.

Baca juga: Yuk, Cari Tahu Seputar NJOP untuk Urusan Properti!

Meski rumah subsidi harganya murah, bukan berarti kita dapat mengabaikan keamanan rumah tersebut. Banyak sekali risiko yang dapat menimpa rumah kita, mulai dari kerusakan hingga rubuh. Tentu Anda tak ingin hal tersebut terjadi pada rumah Anda, kan? Itulah alasannya mengapa Anda perlu memiliki asuransi properti. Yuk, segera dapatkan asuransi properti yang sesuai dengan kebutuhan Anda hanya di Futuready!

Seperti yang disebutkan di atas bahwa harga rumah subsidi memang murah, tapi kita tidak boleh asal dalam membelinya. Tak sedikit orang yang akhirnya tertipu saat membeli rumah murah tersebut. Tentu hal ini jangan sampai terjadi pada Anda. Mari ikuti tips aman dalam membeli rumah subsidi di bawah ini!

Tip Membeli Rumah di Perumahan Subsidi

Periksa Reputasi Pihak Pengembang

Pastikan Anda selalu berhati-hati dan waspada ketika hendak membeli rumah KPR bersubsidi. Sebab, sudah banyak pihak pengembang perumahan yang melakukan penipuan. Jadi, sebelum Anda tertarik untuk membeli, pastikan Anda telah memeriksa dan memastikan bahwa reputasi pihak pengembang yang mengelola rumah KPR tersebut benar dan bukan penipu. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan dalam memeriksa reputasi dari pihak pengembang, yaitu salah satunya dengan mencari tahu legalitas hukum pengembang. Jika pihak tersebut tertera legalitas badan hukum, berarti reputasi pengembang tersebut cukup baik dan terpercaya.

Cek Legalitas Tanah

Tip Membeli Rumah di Perumahan Subsidi

Tip membeli rumah KPR subsidi supaya tidak terkena tipu yang berikutnya adalah mengecek semua legalitas tanah yang dikelolah atau dikuasai oleh pihak pengembang. Anda dapat mencari informasi yang berkaitan seputar legalitas tanah kepada Dinas Pertanahan di daerah setempat.Tidak hanya itu, Anda juga harus mengecek dan memastikan bahwa hak guna bangunan itu bukan tanah sengketa atau tidak jelas asal usulnya. Pastikan HGB yang digunakan berasal dari lahan yang memang sebelumnya dikuasai oleh negara karena sifatnya lebih aman dalam unsur legalitas.

Garansi Uang Muka

Adanya garansi uang muka dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pemesanan rumah KPR. Misalnya, jika ternyata pengajuan KPR Anda ditolak bank, Anda dapat menarik kembali sejumlah uang yang telah Anda setorkan kepada pihak pengembang.

Tidak Perlu Membayar Uang Muka Sebelum Pengajuan KPR Disetujui

Tips membeli rumah KPR subsidi selanjutnya adalah menghindari pembayaran uang muka atau DP kepada pengembang sebelum pengajuan KPR Anda disetujui oleh pihak bank. Dalam membeli sebuah KPR, tidak ada jaminan pengajuan KPR Anda akan langsung disetujui oleh pihak bank.

Karena pihak bank terlebih dulu akan melihat kemampuan finansial calon debitur dan mempertimbangkan apakah Anda sanggup melunasi cicilan KPR atau tidak. Sebab, jika Anda terlihat tidak mampu untuk membayar angsurannya, maka pihak bank akan menolak KPR yang Anda ajukan. Jadi, jika ada pihak pengembang meminta Anda untuk membayarkan sejumlah uang tanpa ada surat resmi dari pihak bank, patut dicurigai dan dicari kebenarannya ya.

Baca juga: Tip dan Cara Menggunakan Wallpaper Dinding

Bayar Uan Muka dan Tanda Tangani PPJB

Setelah Anda membayar uang muka, Anda dan pengembang akan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Anda harus memeriksa secara detail setiap poin yang tertera dalam perjanjian tersebut. Sebab, ada banyak poin penting yang harus And apahami, salah satunya yaitu mengani sanksi yang ditunjukan kepada pihak pengembang apabila ternyata mereka mangkir dari perjanjian yang telah disepakati.

Selalu Pantau Pembangunan Rumah

Secara rutin Anda bisa datang ke lokasi pembangunan rumah untuk melihat apakah rumah yang dibangun itu menerapkan spesifikasi yang telah disepakati dalam perjanjian.

Anda juga dapat memastikan apakah rumah tersebut memiliki ukuran dan desain yang sesuai dengan perjanjian atau tidak. Jika ternyata tak sesuai, Anda dapat melayangkan tuntutan kepada pengembang.

Buat AJB dan Ubah HGB menjadi SHM

Tip Membeli Rumah di Perumahan Subsidi

Hal yang tak kalah penting dalam membeli rumah KPR subsidi, yaitu meminta kepada pihak pengembang untuk mengurusi semua proses pembuatan Akat Jual Beli (AJB). AJB ini adalah tanda legalitas kepemilikan atas nama pertama dari rumah tersebut. Jika proses AJB telah selesai, maka status HGB akan diubah menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) sehingga ketika sertifikat telah diberikan kepada pihak Bank sebagai jaminan KPR, nama Anda sudah tertera sebagai pemilik rumah.

Minta Garansi Bangunan

Tidak ada salahnya jika Anda meminta garansi bangunan dalam bentuk tertulis supaya Anda memiliki jaminan yang kuat secara hukum. Pastikan Anda mendapat garansi bangunan selama minimal enam bulan kedepan. Hal ini dilakukan supaya Anda tidak merasa dirugikan jika ditemukan kerusakan bukan karena kesengajaan sehingga pihak pengembang bertanggung jawab untuk memperbaikinya.

Kelebihan Rumah Subsidi

Kelebihan Rumah Subsidi

Harga Terjangkau

Sebagai program yang ditujukan untuk keluarga dengan penghasilan menengah ke bawah, pastinya harga murah menjadi kreteria dari rumah subsidi ini. Biasanya harga yang ditawarkan akan disesuaikan dengan rata-rata penghasilan dari masyarakat menengah bawah. Program rumah subsidi ini rencananya akan dibangun di berbagai kota di Indonesia dengan segmen masyarakat menengah ke bawah agar bisa memiliki rumah. Mengenai harga, program ini tidak mematok harga yang sama. Tentu dimasing-masing kota memiliki harga yang berbeda-beda.

Rumah Sudah Tersedia

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah membuat sistem yang canggih dan modern agar para pembeli tidak lagi tertipu dengan permainan para pengembang yang nakal atau merugikan. Salah satunya antara lain, yaitu memastikan ketersediaan rumah yang dijual sudah siap huni dan tidak ada yang inden.

Baca juga: Ingin Hunian Eksentrik? Rumah Adat Bali Bisa Jadi Inspirasi

Bagi calon pembeli, pastikan Anda akan mengecek langsung kondisi rumah yang akan dibeli, apakah rumahnya dibangun dengan baik atau tidak dan memang sudah siap huni. Itulah hal-hal yang perlu diketahui saat ingin membeli rumah di perumahan subsidi. Sudah cari tahu rumah subsidi di daerah mana yang ingin Anda beli?

Comments are closed.