Jenis-Jenis Material Plafon Rumah dan Cara Memperbaikinya

properti

Plafon rumah dengan material berbeda membutuhkan penangan yang tidak sama. Pastikan Anda mengetahui bahan langit-langit yang digunakan dirumah agar tidak salah dalam melakukan perbaikan.

Plafon rumah atau langit-langit menjadi bagian penting saat proses pembanguna rumah. Selain memiliki nilai fungsional, plafon rumah juga bisa memberikan sentuhan senin. Dalam dunia properti plafon menjadi batas antar ruangan dan lantai, juga menjadi insulator atau peredam dari suara atau udara. Sehingga pemilik rumah dapat menikmati hunian yang nyaman.

Karena itulah kerusakan pada bagian plafon rumah sontak membuat keluarga tidak betah. Udara panas bisa masuk dengan bebas dan bukan tidak mungkin berbagai binatang pengerat dapat melenggang masuk ke rumah. Tingkat ketahanan plafon rumah sendiri bergantung pada material yang dipilih.

Baca juga: Tip dan Cara Merawat Rumah Agar Tetap Indah dan Kokoh

Material yang masuk dalam grade A tentu bisa memberikan perlindungan maksimal. Namun, perlu diingat, jika seluruh isi rumah Anda dibangun dengan material premium, alangkah baiknya jika Anda lindungi dengan asuransi properti untuk meminimalisirkan resiko kerugian yang lebih tinggi jika terjadi hal buruk yang menimpa rumah atau properti Anda.

Pilihan Material Plafon Paling Populer di Indonesia

Saat membangun rumah sebaiknya tidak sembarangan memilih material plafon rumah. Sebab setiap jenisnya mempengaruhi usia pemakaian dan fungsinya sebagai langit-langit rumah. Berikut ini adalah beberapa pilihan material plafon rumah paling populer di Indonesia.

Kayu

plafon kayu

Langit-langit kayu biasanya terlihat klasik dan alami. Namun tidak tahan terhadap rayap dan kondisi cuaca yang dapat menyebabkan permukaan bengkok atau membengkak. Itu sebabnya ketika memasang papan langit-langit kayu, Anda harus membuat jarak cukup lebar untuk mengantisipasi kayu  membengkak atau menekuk, terutama yang sering terkena sinar matahari dan hujan secara langsung.

Gypsum

Gypsum memiliki banyak pola berbeda. Karakternya ringan dan mudah dipasang. Cocon untuk keperluan interior seperti di ruang tamu atau kamar tidur. Tetapi karena terbuar dari bubuk gypsum terkompresi yang ditutupi dengan kertas, bahan ini tidak tahan terhadap air atau kelembaban, yang membuatnya tidak cocok untuk keperluan eksterior.

PVC

PVC

PVC ini merupakan material langit-langit yang tengah populer. Karakteristiknya lentue, ringan dan tahan lama bahkan hingga puluhan tahun. Bahan yang satu ini juga tidak akan mengalami pelapukan, dengan pemasangan yang cenderung mudah lewat sistem bongkar pasang. Tak heran banyak orang melakukan pemasangan PVC sendiri tanpa bantuan profesional. Penggunaan PVC akan menghadirkan kesan elegan karena desainnya yang unik dan dapat dikombinasikan dengan berbagai aksesori lampu.

Baca juga: Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Membangun Rumah

Tripleks

Kalau bahan yang satu ini sudah jadi langganan masyarakat Indonesia sejak dulu. Bobotnya sangar ringan dan mudah dibentuk. Sayangnya tripleks ini daya tahannya kurang, terutama ketika berhadapan dengan api dan air. Rata-rata tripleks yang digunakan di berbagau perumahan memiliki ketebalan 2-5 mm.

Itulah beberapa jenis material plafon yang bisa jadi pilihan. Sebelum Anda memilih salah satunya jangan lupa untuk mempertimbangkan model rumah dan metode perawatannya agar plafon bisa bertahan lebih lama.

Tips Memperbaiki Plafon Rumah

Karena langit-langit adalah bagian yang paling sering berinteraksi dengan perubahan cuaca serta menjadi pelindung utama anggota keluarga, maka kerusakan sedikit saja bisa menimbulkan masalah besar. Plafon yang rusak harus segera diperbaiki jika tidak ingin keluarga Anda kedinginan di malam hari dan terpapar terik matahari di siang hari.

Beginilah tips memperbaiki plafon rumah:

Memperbaiki Plafon Berbahan Kayu

Kerusakan yang paling sering menimpa langit-langit berbahan kayu adalah penggelembungan. Hal ini terjadi karena pemasangan yang kurang simetris dan pemuaian karena suhu panas. Penyebab lainnya adalah jarak rangka satu dengan lainnya yang terlalu rapat. Idealnya jarak antara rangka kayu adalah sekitar 60-90 cm. Pemasangan rangka yang terlalu lebar mengakibatkan plafon mengalami lendutan. Nah ketika kayu terlihat menggelembung jangan biarkan saja.

Selain membuat tampilan ruangan kuran aestetis, plafon rusak juga berbahaya karena keberadaannya tak lagi mampu menahan beban. Hal ini bisa berakhir dengan bencana atau kerusakan yang lebih fatal. Begini cara perawatan dan pegecekan langit-langit dengan material kayu.

  1. Bersihkan permukaan kayu dari kotoran yang melekat dengan menggunakan kuas, sapu, atau alat lain yang serupa.
  2. Pastikan tidak ada noda yang tertinggal karena dapat mengakibatkan kerusakan lebih parah
  3. Ganti kayu yang telihat menggembung karena akan merusakan keindahan seluruh plafon
  4. Lakukan pengecekan ini setiap 2 bulan sekali.

Memperbaiki Plafon Berbahan Gypsum

Memperbaiki Plafon Berbahan Gypsum

Gypsum adalah salah satu bahan yang rentan rusak karena air dan perubahan cuaca. Namun jadi pilihan utama para kontraktor karena harganya yang sangat bersahabat. Selain itu kerusakan Gypsum umumnya dapat ditangani dengan mudah. Anda hanya harus mengganti bagian yang terlihat rusak dengan memotorngnya. Gypsum dilapisi dengan sejenis kertas yang sangat kuat, kertas ini dapat menahan benturan namun masih bisa dipotong menggunakan benda taham. Sementara untuk kerusakan berupa lubang bisa ditambal dengan potongan gypsum lain lalu ditutup dengan kompon. Setelah itu cat kembali gypsum agar tampak seperti baru. Sedangkan untuk membersihkan noda dan kotoran bisa mengaplikasikan cara berikut ini:

  1. Bersihkan dulu langit-langit dengan ampelas
  2. Bersihkan bagian yang bernoda dengan alkali sealer, diamkan 1-2 jam atau sampai mengering
  3. Buat campuran cat dan air, dengan perbanding 90% cat dan 10% air kemudian lapisi permukaan langit-langit yang bernoda dengan campuran cat tadi. Biarkan sampai kering
  4. Buat lagi campuran baru cat dan air dengan jumlah air 20% dan ccat 80%. Lapisi kembali permukaan langit-langit dengan campuran cat tersebut dan biarkan hingga kering.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Background Putih Adalah Pilihan Terbaik

Memperbaiki Plafon Berbahan Triplek

Karena triplek ini rentan rusak karena air dan api, sebenarnya cara memperbaiki kerusakannya hanyalah dengan diganti dengan triplek baru. Ganti lembaran triplek yang rusak dengan menariknya dari dereta triplek lain. Selain itu bahan triplek sangat mudah terkena noda jadi pastikan untuk selalu membersihkannya jika tak ingin langit-langit tampak kotor.Sementara untuk perawatan langit-langit dengan bahwa tripleks rata-rata sama dengan gypsum.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda praktikan untuk memperbaiki dan merawat plafon rumah. Ingat pilihlah material langit-langit berkualitas tinggi agar lebih tahan lama.

Comments are closed.