Biaya Membangun Rumah Minimalis 2 Lantai

properti

Rumah minimalis 2 lantai kini tengah jadi primadona, ukurannya yang mungil, tapi fungsional menjadi alasan mengapa gaya minimalis semakin jadi buruan.

Gaya minimalis dianggap mampu mendeskripsikan gaya hidup masyarakat kini yang dinamis dan tidak ingin ribet. Umumnya rumah minimalis berukuran 90 meter persegi.

Namun, di beberapa lokasi khususnya perkotaan yang padat ukutannya dibuat lebih kecil lagi yakni 45 meter persegi. Bagi keluarga muda tentunya ini ukuran yang pas, namun untuk mereka dengan anggota keluarga banyak membutuhkan rumah yang lebih luas.

Baca juga: 7 Kiat Menciptakan Rumah Milenial

Alhasil rumah minimalis 2 lantai jadi pilihan. Namun karena ada 2 lantai maka proses perawatannya juga tidak mudah. Ada bagian luar yang mesti dijaga kualitasnya dan bagian dalam yang harus selalu bersih agar kesan lapanga dan cerah bisa dipertahankan.

Selain itu rumah juga harus dilindungi dengan asuransi properti yang dapat mengurangi risiko kerugian akibat kerusakan, kebakaran, maupun pencurian.

Merawat Rumah Minimalis 2 Lantai

Lantas bagaimana idealnya rumah minimalis 2 lantai dirawat agar tetap terlihat baru dan menarik? Yakni dengan memperhatikans setiap bagian bangunan, membersihkannya satu persatu dan mengeceknya untuk mencegah adanya kerusakan mator. Masih kurang paham? Begini tipsnya:

Perhatikan Saluran Air Atap

Saluran air menjadi bagian paling penting yang mesti dipikirkan pemilik rumah. Kalau umunya rumah menggunakan atap segitiga, maka pada rumah 2 lantai atap yang digunakan berbentuk datar dan tidak menggunakan genteng. Biasanya bagian atas yang menjadi pemisah adalah cor-coran semen. Nah pembatas antar lantai inilah yang harus dipikirkan agar tidak terjadi kebocoran saluran air terutama saat musim hujan menghadang.

Selain itu saluran air harus dipastikan bersih dari kotoran, agar tidak menyebabkan mampat. Karena itu Anda harus rajin memberishkan bagian ini dengan menyemprotkan pipa saluran dengan air bertekanan tinggi. Biasanya ada juga cairan pembersih untuk salura air yang bisa Anda beli di toko material. Cairan ini bisa mengencerkan kotoran-kotoran yang menggumpal dan menjadi penyebab mampatnya saluran air.

Merawat Rumah Minimalis 2 Lantai

Jaga Kebersihan Tembok

Biasanya rumah-rumah bergaya minimalis menggunakan lebih dari satu jenis material tembok. Misalnya ruang tengah menggunakan tembok semen, ruang keluarga menggunakan batu alam dan kayu. Tentunya cara membersihkan material ini berbeda-beda. Misalnya untuk tembok yang menggunakan material kayu bersihkan dengan kain basah dan gunakan anti rayap agar dinding tetap terlihat bagus.

Jaga Kebersihan Jendela dan Kaca

Rumah dengan model minimalis juga sering menggunakan banyak kaca, baik sebagai sekat antar ruangan maupun jendela. Sebab prinsip desain minimalis adalah membiarkan cahaya matahari memasuki ruangan. Karena itu bagian kaca juga tidak boleh dibiarkan kotor. Rajinlah membersihkan semua bagian ruangan yang terdapat kaca dengan cairan khusus.

Perhatikan Bagian Lantai

Lantai juga menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Apapun pilihan bahan material untuk lantai Anda gunakan cairan pembersih yang sesuai. Sementara untuk lantai berbagan kayu sebaiknya tidak menggunakan cairan apapun, cukup gunakan lap yang telah dibasahi saja. Sebab penggunaan cairan pembersih beresiko membuat lapisan kayu rusak.

Biaya Membangun Rumah Minimalis 2 Lantai

Biaya Membangun Rumah Minimalis 2 Lantai

Sebenarnya biaya membangun rumah minimalis 2 lantai tidak bisa disamaratakan, khususnya karena harga setiap tanah di masih-masing daerah berbeda. Setidanya ada 3 metode mengitung biaya membangun rumah yakni perhitungan umum, perhitungan satuan dan perhitungan kasar.

Baca juga: Tip Meminimalisirkan Rumah Agar Tidak Kebanjiran

Biaya perhitungan umum

Biaya perhitungan umum ini merujuk pada harga umum bahan material dan harga jas kontraktor yang berlaku dipasaran. Perhitungan dasarnya adalah semakin luas bangunan biaya pembangunan juga semakin tinggi. Perhitungan umum biasanya digunakan oleh para kontraktor sebagai rate harga untuk para konsumennya. Biasanya harga ini masih bisa ditawarkan.

Umumnya inilah rate harga biaya pembangunan rumah minimalis dua lantai dari para kontraktor di sekitar Jabodetabek:

Luas bangunan 100 meter persegi menelan biaya sekitar Rp 350 juta hingga Rp 450 juta.

Luas bangunan 101 – 300 meter persegi menelan biaya sekitar Rp 350 juta hingga Rp 1,2 M.

Luas bangunan 301 meter persegi menelan biaya sekitar Rp 1 M ke atas .

Biaya perhitungan harga satuan

Jika Anda tak ingin menyewa jasa kontraktor, dan lebih memilih mengurusi setiap detail sendiri salah satu jenis perhitungan yang bisa diaplikasikan adalah perhitungan harga satuan. Perhitungan ini dilakukan dengan mencatat secar rinci semua biaya material dan jasa pekeja yang diperlukan, berikut tahapannya:

  • Catat jumlah bahan material bangunan yang diperlukan beserta harganya
  • Catat jumlah pekerja plus upahnya
  • Membuat flow kerja pembangunan rumah 2 lantai.
  • Catat harga desain bangunan atau jasa artikel untuk setiap meter bangunan
  • Lakukan perhitungan secara menyeluruh

Setelah semua kebutuhan dan biaya dicatat, langkah selanjutnya adalah memulai pekerjaan tahap awal, yaki mengimplementasikan hasil desain arsitek. Dimulai dari pembangunan fondasi, dinding, lantai 1 dan 2, rangka atap, instalasi air dan listrik, plafon, pengecatan, dll. Jangan lupa juga untuk menghitung keseluruhan biaya dan kalikan 2, sebab membangun rumah 2 lantai membutuhkan biaya double.

biaya perawatan rumah minimalis 2 lantai

Biaya perhitungan kasar

Terkahir adalah perhitungan kasar, yakni dengan mencari tahu rata-rata biaya pembangunan rumah di lingkungan sekitar. Biasanya para kontraktor membandrol kerjanya dengan harga per meter persegi. Jadi Anda bisa memperkirakan berapa budget yang dibutuhkan dengan mengkalikannya dengan luas rumah.

Baca juga: Tahapan Dalam Renovasi Rumah yang Harus Diperhatikan

Misalnya rata-rata kontraktor menawarkan harga Rp 6 juta per meter persegi. Sementara Anda memiliki luas tanas sekitar 50 meter persegi untuk lantai 1 dan 40 meter persegi untuk lantai 2. Jika ditotal maka luas bangunan menjadi 90 meter persegi. Kalikan saja Rp 6 jutax90 meter persegi, hasilnya adalah Rp 560 juta. Ini belum termasuk harga tanah.

Itulah kira-kira biaya membangun rumah minimalis 2 lantai. Semakin besar luas tanah semakin tinggi budget yang dibutuhkan. Jika dana yang ada belum mencukupi jangan memaksakan diri, sebaiknya bangun rumah perlahan-lahan saja, misalnya dimulai untuk 1 lantai saja dulu, dengan begitu beban keuangan bisa jadi lebih ringan.

Comments are closed.