9 Jenis Tanaman Gantung yang Wajib Ada di Rumah

properti

Tanaman gantung selain menambah estetika rumah juga menghadirkan nuansa alam yang mampu menghilangkan stress dan penat karena kesibukan sehari-hari.

Sebagai masyarakat urban yang tinggal di perkotaan padat, lahan kosong menjadi sebuah kemewahan. Tak heran jika warga di kota-kota besar jarang sekali yang memiliki taman dirumahnya karena sempitnya lahan. Namun hal ini tidak menjadi kendala buat mereka yang ingin membawa nuansa alam kedalam rumah.

Tanaman indoor jadi pilihan untuk menyegarkan hunian. Penelitian menunjukkan bahwa tanaman dapat membantu mengurangi stres dan mengurangi polutan udara dalam ruangan. Kehadiran tanaman hijau didalam rumah membuat suasana menjadi lebih nyaman. Sayangnya, tidak sedikit pemilik rumah yang merasa kekurangan tempat untuk menempatkan tanaman indoor.

Nah salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah menggantinya dengan tanaman gantung. Tidak semua jenis flora di dunia cocok ditanam dengan media gantung. Sebagian besar diantaranya dijual dengan harga tinggi. Beruntung Indonesia memiliki banyak sekali koleksi flora yang dapat ditanam dalam media apapun.

Baca juga: 7 Kiat Menciptakan Rumah Milenial

Jangan hanya mengias dan mempercantik saja, tetapi Anda juga harus melindungi rumah dari risiko tak terduga. Nah, salah satu untuk meminimalisir kerugian jika terjadi hal buruk tersebut adalah dengan asuransi properti.

Selain kebakaran dan kerampokan, ada beberapa risiko lainnya, seperti kebanjiran, sabotase, gempa bumi, dan masih banyak lagi.

9 Jenis Flora yang Dapat Dijadikan Tanaman Gantung

jenis-jenis Tanaman Gantung

Merawat tanaman gantung mungkin terdengar rumit. Padahal pada dasarnya aturan umumnya tetap sama yakni berikan cahaya matahari yang cukup dan pastikan tanaman tidak overwatering. Beruntungnya banyak jenis tanaman gantung yang dapat bertahan dalam cahaya rendah.

Berikut adalah beberapa pilihan tanaman gantung yang dapat membuat suasana rumah lebih segar.

Spider Plant

Spider plant selalu menjadi pilihan utama saat membuat tanaman gantung. Punya karakterisitik daun panjang bertali dan batang melengkung dengan planlet kecil di ujungnya, yang dapat dijepit untuk membuat tanaman bayi baru. Meski mampu bertahan dalam cahaya redup. Namun jika ingin tumbuh maksimal sebaiknya gantung tanaman ini dekat jendela. Sirami saat tanah agak kering.

Sirih Gading

Tanaman yang keras ini sangat cocok untuk pemula karena sangat dapat bertahan hidup berminggu-minggu tanpa air dan cahaya. Tanaman ini lebih suka cahaya sedang, tetapi bisa mentolerir cahaya rendah.

Anggrek Phalenopsis

jenis-jenis Tanaman Gantung

Jenis anggrek yang satu ini sering ditemui sebagai tanaman gantung di rumah-rumah bergaya kontemporer. Salah satu keunggulan flora yang satu ini adalah terus berbunga selama berbulan-bulan – bertahun-tahun, bahkan sepanjang tahun jika Anda memberi porsi cahaya matahari yang tepat.

String of Pearl

Dijuluki pearl karena bentuknya memang seperti mutiara kecil yang menjuntai pada seluruh batangnya. Tempatkan bunga ini di ruangan dengan cahaya terang, dan biarkan tanahnya sedikit mengering karena tanaman ini tidak bisa tumbuh dalam tanah lembab

Kaktus Natal

Bentuknya melengkung sehingga sangat pasa dijadikan tanaman gantung.  Awasi spesies yang berbeda sepanjang tahun, karena warna bunga bervariasi berdasarkan musim. Berikan cahaya terang, dan sirami saat tanah benar-benar kering.

Baca juga: Jenis-Jenis Material Plafon Rumah dan Cara Memperbaikinya

Pakis

Pakis adalah tanaman klasik yang dibanderol murah namun memberikan kesan estetika yang tinggi. Pakis membutuhkan kelembaban cahaya konstan dan tingkat kelembaban tinggi, yang dapat Anda capai dengan menempelkannya di atas baki yang diisi dengan kerikil dan air. Pakis juga tanaman yang sering mengugurkan daunnya.

Sedum Morganianum

Sukulen ini memiliki tekstur menarik yang terlihat seperti ekor burro. Batang panjang menjuntai di sisi pot, memberikan penampilan yang unik. Seperti succulents lainnya, ia membutuhkan cahaya yang terang dan harus benar-benar kering.

Geranium

jenis-jenis Tanaman Gantung

Tanaman gantung yang satu ini dapat tumbuh di seluruh dunia. Bunga ini bisa tumbuh mencapai 1,2 meter menjadikannya sebagai tanaman yang cocok ditempatkan di balkon kamar Anda. Tiap jenisnya menghasilkan warna berbeda mulai dari merah, putih, merah mudah, biru dan ungu.

Baby Tears

Tanaman yang satu ini sangat cocok dijadikan pemanis ruangan karena bentuknya yang bergerombol. Daunnya amat kecil dan harus ditempatkan dalam ruangan dengan cahaya matahari minim.

Itulah 9 jenis tanaman gantung yang mesti Anda miliki jika ingin membawa nuansa alam ke rumah. Namun sebagian besar flora tersebut membutuhkan perawatan khusus, sehingga penting bagi Anda untuk memahami perawatan dasar tanaman gantung agar keindahannya tidak pudar karena layu dan mati.

Merawat Tanaman Gantung

Tanaman gantung terbukti dapat menambah elemen desain yang lebih menarik, terutama untuk bagian depan teras. Tambahan flora di dalam rumah juga bisa menjadi fokus utama. Namun menanam tanaman dengan cara gantung memerlukan terknik tersendiri, salah penanganan bisa jadi seluruh koleksi flora Anda kekurangan nutrisi dan mati.

Menyiram Secara Rutin

Tanaman dalam pot umumnya perlu disiram lebih sering daripada media tanam tanah. Ini terutama berlaku untuk keranjang gantung karena tergantung pada angin yang mengering. Jangkau dan angkat pot dari bawah; jika terasa ringan, mungkin perlu air. Atau cobalah masukkan jari Anda satu inci ke tanah, jika terasa kering coba sirami.  Pada beberapa jenis tanaman, khususnya di musim kemarai kuantitas penyiraman harus ditambah bahkan bisa mencapai dua kali sehari. Air harus mengalir dari lubang drainase saat Anda menyiram.

Buang Bagian Tanaman yang Mati

Saat bunga memudar dan mati, segera potong dengan menjepit pangkal batangnya. Teknik seperti ini dapat memancing tumbuhnya tunas baru. Jangan biarkan bunga mengering dan membuat batang membusuk, sebab tanaman yang sudah membusuk sulit untuk diperbaiki. Jika Anda menanam banyak sukulen dalam satu wadah, jangan ragu untuk mengganti tanaman sesuai kebutuhan. Namun berhati-hatilah ketika melakukannya, sebab seringkali pergantian tanaman ini menyebabkan tumbuhan disekitarnya mati. Pasang ruang dengan lebih banyak tanah dan biarkan tanaman lain mengisi celah.

Suburkan tanah

Karena Anda akan sering menyiram, nutrisi akan meninggalkan campuran pot dengan cepat. Beri makan tanaman dengan pupuk cair atau pupuk lepas lambat kering (tidak keduanya). Ikuti petunjuk untuk jumlah dan frekuensi. Beri makan saat tanah lembab, dan jangan sekali-kali saat tanaman layu. Kurangi tanaman berakar panjang. Jika tanaman mulai terlihat acak-acakan, jangan takut untuk memotongnya kembali. Tanaman gantung yang paling umum, seperti verbena, petunia dan impatiens, akan menghasilkan pertumbuhan baru yang lebih padat.

Baca juga: Tip dan Cara Merawat Rumah Agar Tetap Indah dan Kokoh

Itulah tip mudah merawat tanaman gantung. Jangan lupa setiap spesies membutuhkan sentuhan berbeda. Pelajari setiap jenis tanaman yang Anda pilih untuk mendapatkan hasil akhir terbaik.

Comments are closed.