7 Rumah Adat di Berbagai Negara

Travel

Selain di Indonesia, berbagai macam rumah adat tradisional juga masih digunakan di berbagai negara lain. Bahkan telah digunakan secara turun temurun. Mau tahu lebih dalam?

Selain tari, lagu, ritual adat, rumah adat juga merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki setiap negara. Di Indonesia tersendiri, bila Anda gemar untuk melakukan perjalanan, di setiap provinsinya pasti Anda akan menemukan berbagai rumah adat yang sarat akan nilai-nilai luhur kebudayaan Indonesia.

Bisa dibilang, keberadaan rumah adat ini sendiri menunjukkan keragaman budaya yang harus dipertahankan dan dirawat. Sekaligus sebagai penunjuk perkembangan teknologi dan memperlihatkan sejarah di setiap tempat tersebut.

Nah, bagaimana kalau kali ini kita berjalan-jalan sedikit lebih jauh untuk menengok rumah-rumah adat yang ada di berbagai belahan dunia. Ternyata, tak hanya di Indonesia yang hingga kini tetap menggunakan rumah adat.  Berbagai macam rumah tradisional juga masih digunakan di berbagai daerah di negaranya secara turun temurun dan tanpa perubahan atau dengan sedikit sekali perubahan. Setiap rumah tradisional di setiap negara pastinya mempunyai cerita dan budayanya masing-masing.

Rumah Adat di Berbagai Negara

Traditional Holland House, Belanda

Anda tidak akan pernah merasa asing dengan bentukan rumah adat asal negeri kincir angin ini. Sebab beberapa elemen bentukan rumah adat di Belanda ini, banyak bisa Anda lihat di Indonesia. Ciri khasnya yaitu bentukan atap dengan desain segita, melengkung, hingga lancip.

Minka, Japan

Rumah adat Minka, asal Jepang ini memiliki karakteristik yang berbeda dari rumah tradisional lainnya yang terlihat pada struktur dasar, atap, dan juga bentuknya. Minka sendiri berkembang melalui sejarah dengan gaya khas yang tampak pada zaman Edo.

Pada bagian desain lantai rumah adat ini, ada dua macam pengaturan yang dapat diterapkan yaitu pertama penggunaan tatami dengan ukuran standar, kedua berdasarkan letak dan ruang antar kolomnya. Keharmonisan antara bentuk dan juga materialnya terasa khas dan unik. Sedangkan untuk bagian atap rumah, karena didesain untuk rumah untuk rakyat biasa, atap Minka berbentu segitiga yang lebih besar daripada badan bangunannya.

Hanok, Korea

Satu hal yang harus Anda ketahui, untuk membangun setiap rumah adat Hanok di Korea ini orang-orangnya harus mempertimbangkan aspek geografis dan musim di Korea. Biasanya, mereka membangun rumah adat Hanok ini dengan bahan-bahan alami seperti kayu, tanah, batu, jerami, dan kertas. Sedangkan untuk mengatasi musim dingin di Korea, mereka juga membangun ondol di setiap rumahnya. Ondol ini sendiri adalah penghangat lantai rumah.

Turf House, Islandia

Bila Izba tersusun dari batangan kayu, rumah adat Turf di Islandia ini pun serupa. Hanya saja, untuk rumah adat Turf ini sendiri, pondasinya terdiri dari pondasi batu datar dan menggunakan kerangka kayu yang dipasangkan blok tanah yang dipenuhi dengan rerumputan.

Izba, Rusia

Izba, rumah adat Rusia ini tersusun dari batangan kayu pinus yang di sela-selanya diberi tanah liat. Batangan kayu menjadi bagian dari arsitektural vernakular Rusia yang sangat dominan hingga beberapa abad lalu. Bila Anda melewati pinggiran-pinggiran kota Rusia, Anda pasti akan menemukan rumah adat ini lengkap dengan area dapur, taman, lumbung, dan pagar dari anyaman.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Irish Cottage Thatched Roof, Irlandia

Keunikan rumah adat Irish ini sangat mudah Anda kenali, yaitu bagian atapnya. Atap dari rumah Irish ini dianggap memiliki nilai estetika sehingga berbagai bentuk pun terbangun dengan tetap menonjolkan penggunaan material jeraminya.

Iglo, Kanada

Meski udah jarang banget ada yang menggunakan rumah Tepees, namun kamu masih bisa menemui rumah khas suku asli Indian ini di Alberta, Kanada

Rumah unik dari salju ini tentunya bukan hal yang asing bagi banyak orang, termasuk Anda. Rumah adat Iglo berbentuk kubah yang tersusun dari balok salju dan telah dikenal sebagai tempat tinggal orang Inuit atau Eskimo. Apa tidak dingin ya tinggal di rumah yang tersusun dari balok salju? Jawabannya, tidak. Justru rumah ini terasa hangat di dalamnya. Salju sendiri sangat cocok digunakan sebagai insulator atau penahan dari cuaca dingin.

Comments are closed.