Apa Itu Visa Schengen dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Travel

Visa Schengen merupakan kunci bagi setiap orang untuk dapat bepergian secara leluasa di beberapa negara Eropa. Cara membuatnya pun serupa dengan visa biasa.

Banyak orang yang berkeinginan untuk pergi ke luar negeri agar bisa berlibur. Memang, banyak sekali destinasi wisata di luar negeri yang menarik hati wisatawan asal tanah air untuk berkunjung. Mulai dari negara-negara di Asia Tenggara hingga Eropa. Namun, hal yang diperlukan untuk berkunjung ke negara tetangga hanyalah paspor, lain halnya dengan negara-negara di Asia lainnya dan juga Eropa. Kita tak hanya harus memiliki paspor, tapi juga visa.

Visa yang digunakan untuk berkunjung ke negara-negara di Asia pun berbeda dengan mayoritas negara-negara di Eropa. Negara-negara di Asia seperti Jepang dan Korea mengharuskan para wisatawan asing untuk memiliki visa pada masing-masing negaranya. Sedangkan, mayoritas negara Eropa hanya membutuhkan satu visa saja. Visa tersebut dikenal dengan nama visa Schengen.

Visa Schengen adalah visa khusus yang dapat dimiliki orang untuk menjelajahi negara Uni Eropa. Tercatat, ada 26 negara (22 negara Uni Eropa dan 4 Non-Uni Eropa) yang bisa dijelajahi lebih praktis hanya dengan menggunakan visa ini.

Dengan kata lain, wisatawan tidak perlu repot-repot untuk membuat visa jika ingin pindah negara atau rumit di jalur imigrasi. Cukup dengan satu visa Schengen, wisatawan dapat bepergian ke 26 negara.

Visa ini merupakan hasil dari Perjanjian Schengen yang dilakukan negara-negara Uni Eropa di Schengen, suatu kota di Luxemburg pada 1985. Salah satu isi dari perjanjian tersebut adalah menghapus pengawasan perbatasan di antara negara-negara Uni Eropa dan mencakup berbagai aturan kebijakan bersama untuk izin masuk jangka pendek.

Ada pun negara yang dapat dikunjungi dengan menggunakan visa Schengen yaitu Belgia, Denmark, Jerman, Finlandia, Perancis, Yunani, Italia, Luxemburg, Austria, Portugal, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, Islandia, Malta, Estonia, Hungaria, Latvia, Lithuania, Polandia, Slovenia, Slowakia, Ceko, Swiss, dan Liechtenstein.

Membuat visa Schengen tidaklah sulit, bahkan semudah membuat visa pada umumnya asal semua persyaratannya lengkap. Bagi Anda yang berkeinginan untuk membuat visa Schengen, berikut ini terdapat cara termudah untuk membuatnya!

Cara Membuat Visa Schengen

Menentukan Itinerary Perjalanan Selama di Eropa

Visa Schengen dapat dibuat dengan mudah jika Anda sudah membuat itinerary perjalanan selama di Eropa. Sebab, Anda perlu mendatangi salah satu negara yang termasuk dalam area perjanjian Schengen untuk bisa mendapatkan visanya. Cara membuat itinerary-nya pun tidaklah sulit, yaitu:

  1. Tujuan utama (terpenting) dalam perjalanan Anda selama di Eropa.
  2. Negara pertama yang akan Anda tuju di Eropa.
  3. Negara yang paling lama Anda kunjungi di Eropa tersebut adalah negara yang paling lama Anda kunjungi.

Anda cukup pilih salah satunya saja. Misal, jika Anda sudah tahu bahwa pendaratan pertama Anda di Eropa adalah Jerman, maka Anda cukup mengurus ke Kedutaan Besar Jerman yang ada di Indonesia. Setelah itu, sebutkan negara-negara lain yang akan Anda sambangi selama di Eropa.

Siapkan Seluruh Syarat untuk Membuat Visa Schengen

Dalam mengurus suatu hal, tentu kita diharuskan untuk melengkapi segala persyaratan yang diajukan. Hal tersebut pun berlaku pada pengurusan visa. Syarat yang dibutuhkan untuk membuat visa tersebut sejatinya tidaklah rumit, yaitu:

Paspor

Siapkan dokumen paspor asli & fotokopi. Masa berlaku paspor minimal 6 bulan. Paspor juga diharuskan memiliki minimal 2 halaman kosong untuk visa.

Baca juga: Paspor Online Memudahkan Masyarakat Memiliki Paspor

Foto Diri

Siapkan 2 lembar pasfoto ukuran 3,5×4,5 cm dengan latar belakang putih atau abu-abu muda. Pada umumnya, ada fasilitas untuk membuat pasfoto di kedutaan. Namun, untuk menyingkat waktu pengurusan visa, lebih baik foto disiapkan dari rumah.

Formulir Permohonan Visa Schengen

Anda bisa mengunduh formulir permohonan dari situs kedutaan negara yang akan menerbitkan visa Anda. Setelah mengisi formulir, jangan lupa untuk mencetak formulir dan barcode-nya

Lembar Pernyataan & Jadwal Perjalanan

Inilah pentingnya mengetahui itinerary perjalanan Anda lebih dulu. Permohonan pengajuan visa Schengen harus dilengkapi dengan lembar pernyataan bahwa keterangan permohonan visa Anda sudah sesuai dengan aturan hukum. Anda juga perlu mengisi lembar jadwal perjalanan tentang negara mana saja yang bakal Anda kunjungi lengkap dengan berapa hari kunjungan tersebut. Sama dengan formulir permohonan visa di poin sebelumnya, lembar pernyataan, & jadwal perjalanan ini bisa Anda download di situs resmi kedutaan negara yang akan Anda kunjungi.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Bukti Pemesanan Tiket Pesawat

Syarat lainnya yaitu bukti bahwa Anda telah memesan tiket pesawat ke negara tujuan juga jadi syarat membuat visa Schengen.

Bukti Pemesanan Akomodasi Hotel

Selain tiket pesawat, Anda juga harus melampirkan bukti pemesanan hotel atau penginapan selama berada di negara-negara tujuan.

Baca juga: Perbedaan Kelas Pesawat dan Fasilitas di Garuda Indonesia

Dana untuk Membuat Visa

Siapkan uang tunai senilai 60 Euro dalam kurs Rupiah untuk pemohon visa dewasa (di atas 12 tahun) dan 35 Euro untuk anak-anak (6-11 tahun). Untuk anak di bawah 6 tahun, tak dikenakan biaya sama sekali.

Polis Asuransi

Banyak perusahaan asuransi di Indonesia yang memang menyediakan paket asuransi sebagai syarat pembuatan. Jangan lupa, cetak dokumen polis asuransi Anda dan selalu bawa selama Anda bepergian.

Dokumen Pembiayaan Perjalanan

Lampirkan rekening koran tiga bulan terakhir atau buku tabungan Anda sebagai syarat membuatnya. Jika Anda bepergian dengan biaya orang lain, Anda perlu mengurus surat keterangan dari pihak yang Anda lampirkan buku tabungannya.

Baca juga: Ini Biaya Visa Korea Selatan yang Harus Disiapkan

Bukti Penghasilan

Lampirkan keterangan kerja buat yang bekerja ditambah surat keterangan gaji. Kalau masih sekolah atau kuliah, jangan lupa lampirkan surat keterangan dari instansi pendidikan tempat Anda berkuliah atau sekolah.

Bukti Aset

Lampirkan juga bukti aset alias surat kepemilikan dari kendaraan atau tempat tinggal di negara asal.

Melakukan Sesi Wawancara

Setelah semua proses di atas selesai, Anda tinggal menunggu jadwal wawancara dari pihak penerbit visa. Wawancara ini hanya untuk memastikan bahwa Anda benar-benar ingin pergi ke negara-negara tersebut. Jadi, tak perlu khawatir dan panik.

Itulah cara membuat visa Schengen. Bagi Anda yang sudah bersiap untuk pergi ke negara-negara yang disebutkan di atas, alangkah baiknya untuk mengurus visanya dari jauh-jauh hari.

Comments are closed.