Apa Saja Prosedur Keselamatan Saat di Dalam Pesawat?

Travel

Pesawat merupakan alat transportasi paling aman di dunia, untuk itu saat menaiki pesawat harus memahami prosedur keselamatan saat di dalam pesawat.

Sebagai alat transportasi, pesawat merupakan salah satu transportasi paling aman di dunia. Bayangkan saja dari saat penumpang masuk, pushback, masuk jalur runway, bersiap di jalur take-off, hingga saat cruising dan landing semua harus dilaporkan pilot oleh pihak otoritas air traffic controller (ATC). Itu semua merupakan aturan dalam dunia penerbangan, bahwa setiap manuver pesawat harus dilaporkan pilot ke ATC. Itupun harus ada persetujuan demi keselamatan penerbangan.

Tidak hanya itu, sebagai penumpang Anda harus mentaati segala aturan di dalam pesawat. Maka itu, saat sebelum lepas landas biasanya pramugari memberikan intruksi di lorong pesawat mengenai prosedur keselamatan saat di dalam pesawat. Tujuannya jelas, agar penumpang dapat menikmati penerbangan yang aman dan nyaman.

Nah, lebih lengkap pagi mengenai apa saja prosedur keselamatan saat di dalam pesawat berikut ini 5 poin yang sering diintrusikan pramugari.

Safety Belt

Sabuk pengaman atau safety belt merupakan alat pertama yang harus digunakan dalam prosedur keselamatan saat di dalam pesawat. Fungsinya untuk tetap menjaga tubuh Anda saat terjadi guncangan, atas hal-hal yang tidak dikehendaki. Seperti saat terjadi turbulance salah satunya. Di pesawat ada dua tipe safety belt yaitu untuk dewasa dan anak bayi.

Selalu gunakan sabuk ini saat lampu pemberi tanda pemakaian sabuk pengaman menyala dan saat duduk di kursi. Biasanya saat bersiap untuk take off, turbulance, dan saat mau landing. Anda bisa melepasnya saat posisi pesawat telah cruising, terutama saat Anda ingin ke kamar kecil. Selebihnya tetap dalam kondisi terpasang terus ya, Anda bisa melepasnya kembali setelah pesawat benar-benar mendarat dan sudah berhenti.

Masker Oksigen

Menggunakan masker oksigen benar-benar digunakan jika tekanan udara di dalam kabin melebihi batas yang sudah ditetapkan. Tekanan udara di dalam kabin sendiri berbeda dengan tekanan udara yang berada di luar ruangan. Jika kondisi itu benar-benar terjadi, maka masker oksigen akan otomatis keluar dari atap yang berada di atas kepala Anda. Segeralah gunakan pada mulut Anda, dan jangan panik karena nanti Anda akan kehabisan napas.

Penting untuk diingat bahwa utamakan diri Anda sendiri dahulu saat menggunakan masker, baru kemudian orang lain seperti keluarga Anda misalnya. Ini penting, karena Anda tidak bisa menyelamatkan orang lain, jika Anda sendiri tidak dalam kondisi aman. Jika Anda sudah menggunakan masker oksigen dan bisa bernapas seperti biasa, baru kemudian bantu orang lain untuk menggunakan masker oksigen tersebut.

Masker oksigen juga bisa otomatis turun tekanan udaranya dan mendadak menghilang. Jika ada kejadian seperti itu, bisa dari lubang kecil atau kegagalan pengukur tekanan udara. Kemudian bisa juga tekanan udara hilang dengan cepat, seperti ada lubang besar saat pintu terlepas dari badan pesawat.

Rompi Pelampung atau Keselamatan

Berikutnya, sebagai salah satu prosedur keselamatan di dalam pesawat adalah rompi pelampung. Letaknya berada di bawah tempat duduk Anda. Ada dua ukuran untuk dewasa dan bayi, Anda bisa gunakan pelampung ini saat lampu indikator menyala. Lampu ini akan menyala, saat pesawat terendam air. Saat itu terjadi, gunakan dulu pelampung rompi pelampung tersebut kemudian gelembungkan sesaat keluar dari pintu atau jendela darurat.

Pintu Darurat dan Rakit Penyelamat

Sudah menjadi peraturan standar penerbangan internasional, sebelum lepas landas pramugari akan memberikan instruksi sebagai prosedur keselamatan di dalam pesawat. Seperti menyimpan barang di bagasi kabin, tujuannya agar tidak menghalangi jalan. Kemudian harus menegakkan sandaran kursi, karena kursi yang miring dapat menghambat laju evakuasi. Lipat meja makan, yang berada di depan Anda. Nonaktifkan ponsel dan alat elektronik lainnya, karena alat-alat tersebut bisa memancarkan sinyal yang mengganggu sinyal navigasi dalam kokpit. Kemudian akan diinstruksikan pramugari letak pintu darurat yang berada di dalam kabin pesawat, hingga rakit penyelamat.

Safety Information Card

Kartu keselamatan atau Safety Information Card sangat penting untuk dibaca kembali, jika Anda lupa dengan penjelasan yang disampaikan oleh pramugari. Selain itu, kartu ini juga menginformasikan Anda dalam setiap demonstrasi evakuasi.

Comments are closed.