7 Cara Belanja Barang di Luar Negeri Agar Tidak Kena Pajak

Travel

Hindari kelebihan biaya pajak barang bawaan dari luar negeri! Untuk itu, ketahui dulu sebelumnya agar belanja barang di luar negeri tidak kena pajak.

Traveling ke luar negeri tidak akan lengkap kalau tidak membawa oleh-oleh atau barang belanjaan. Terlebih bila tujuan Anda liburan ke luar negeri adalah untuk belanja. Seperti sepatu, baju, parfum, barang elektronik, dan lain sebagainya. Barang-barang tersebut, seringkali menjadi favorit untuk dijadikan oleh-oleh saat dibawa ke tanah air. Bagi sebagian orang belanja barang di luar negeri, tidak hanya oleh-oleh semata. Mereka sering belanja karena pilihannya lengkap dan harganya yang dianggap lebih murah.

Namun, Anda juga harus mengetahui kalau membawa barang dari luar negeri sekarang ada batasnya. Jadi, Anda tidak bisa lagi membeli barang dalam skala besar untuk dibawa pulang. Hal ini, berdasarkan ketentuan ekspor dan impor oleh pemerintah dan diatur dalam undang-undang.

Berdasarkan Peraturan Mentei Keuangan (PMK) Nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor, batas total harga barang yang bisa dibawa pulang naik dari 250 dolar menjadi 500 dolar bagi perorangan. Bagi Anda yang gemar belanja barang di luar negeri, ini merupakan kabar baik. (Baca juga: Situs Belanja Online Memudahkan Anda Berbelanja)

Namun, jangan senang dulu! Walaupun tidak ada limit barang yanng dapat dibawa pulang yang terkena pajak naik. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, agar tetap hemat dan tidak kena sanksi.

[quads id=2]

Perhatikan hal-hal ini saat belanja barang di luar negeri!

Perhatikan Besar Bea Masuk

Saat ini pemerintah telah menentukan batas agar barang bawaan tidak kena bea adalah 500 USD atau sekitar Rp6,7 juta. Bila Anda gemar belanja, hal ini tidak terlalu besar dan masih terhitung kecil. Namun, untuk sekadar beli oleh-oleh masih dirasa cukup. Belum lagi, akan dikenakan juga bea masuk barang impor sebesar 10 persen. Terlebih lagi, jika barang belajaan Anda merupakan barang mewah, pastinya pajaknya juga beda lagi.

Buat Daftar Belanja Barang di Luar Negeri

Jika Anda memang berniat belanja ke luar negeri, ada baiknya untuk buat daftar belanjaan. Ini agar, Anda tidak kalap saat melihat barang-barang yang menarik di area belanja. Hal ini bisa Anda terapkan juga, saat Anda sedang mencari oleh-oleh untuk dibawa ke tanah air.

Dari daftar belanja tersebut, kemudian hitung berapa jumlah total barang yang akan dibawa pulang. Sebaiknya, barang belanjaan tersebut jangan melewati batas nilai barang tak kena pajak. Jangan sampai, dompet Anda menipis karena harus membayar denda karena barangnya lebih dari batas aturan.

[quads id=5]

Beli Barang yang Tidak Ada di Indonesia

Buat apa Anda sudah berada di luar negeri, tapi masih membeli barang yang juga dijual Indonesia dengan selisih harga yang tidak jauh berbeda. Anda hanya menambah batas belanjaan bebas pajak saja. Jadi, ketika Anda berada di luar negeri teliti sebelum membeli. Jika barang yang ditawarkan di luar negeri dan ternyata ada juga di Indonesia harganya miring, bisa saja membelinya namun dalam skala dan batas yang kecil saja.

Barang Tidak Berupa Fisik

Selain barang yang berwujud, ada juga barang yang secara fisik tidak berwujud. Seperti software, e-book, musik, dan lain sebagainya, barang seperti ini juga tetap masuk hitungan pajak masuk tanah air.

Jangan Bawa Barang Berisiko Saat Belanja Barang di Luar Negeri

Penting untuk Anda ingat! Jangan pernah bawa barang yang berisiko tinggi dari dan ke luar negeri. Barang-barang tersebut seperti, hewan, narkoba, senjata api, bahan peledak, amunisi atau peluru, uang melebih Rp100 juta, obat-obatan. Jika Anda melakukan hal ini, akan ada biaya lagi yang dikeluarkan, dan biayanya sangat besar jauh dari kata hemat.

Oh iya, membawa barang yang berkaitan dengan sinematographi juga dianggap memiliki risiko tinggi seperti peralatan untuk syuting film seperti kamera, dan berbagai macamnya. Membawa barang jenis ini, Anda harus memiliki izin dari Bea Cukai.

[quads id=7]

Taat Aturan Sanksi Bea Cukai

Ketika seseorang dianggap melanggar aturan Bea Cukai, maka diharuskan membayar bea masuk dan juga sanksi lain yang harus dibayarkan. Hitungannya adalah sanksi minimal yang dikenakan adalah 100 persen dari bea masuk dan maksimal 500 persen dari bea masuk yang harus dibayarkan. Jika dhitung, jumlahnya sangat besar sekali.

Belanja Barang di Luar Negeri Seperlunya

Belanja barang di luar negeri agar tidak kena pajak, disarankan sebaiknya beli seperlunya saja. Tahan keinginan atau hasrat Anda terhadap barang yang ingin dibeli yang digunakan hanya untuk sekadar gengsi dan pamer. Beli barang sesuai kebutuhan, dan seperlunya saja. Dengan begitu Anda akan terhindar dari denda.

Comments are closed.