Filosofi Kehidupan Bunga Sakura, Ingin tahu?

Travel

Bukan hanya keindahannya yang memesona, proses hidup bunga sakura dijadikan simbol pengharapan bagi masyarakat Jepang. Cari tahu fakta unik dan menariknya di bawah ini.

Apabila Anda berkunjung ke Jepang pada awal hingga pertengahan bulan April, Anda beruntung sebab pada bulan  tersebut adalah waktu yang tepat untuk menikmati pemandangan indah kota yang dihiasi bunga sakura yang bermekaran.

Bunga indah ini memang tidak terdapat di Indonesia, sehingga Anda perlu pergi ke Jepang atau korea untuk menikmatinya. Sebelum Anda memutuskan untuk terbang ke Jepang atau Korea, ada baiknya Anda mengetahui fakta-fakta unik tentang bunga satu ini, berikut pemaparannya.

Fakta Unik dan Menarik Bunga Sakura

Fakta Unik dan Menarik Bunga Sakura

Simbol Harapan

Mungkin jika melihat keindahan bunga ini Anda hanya akan mengagumi keindahan saja. Namun apakah Anda tahu ternyata dibalik bunga yang mekar dengan indahnya pada pertengahan bulan April itu ternyata tersirat filosofi yang dalam mengenai bunga sakura.

Masyarakat lokal memercayai jika bunga cantik ini dijadikan sebagai simbol untuk harapan kehidupan. Banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik dari makna atau arti sesungguhnya dari bunga berwarna merah muda ini. Bunga ini mengajarkan kepada manusia untuk selalu bersyukur dalam hidup, bahwa di dalam kehidupan  selalu ada senang dan sedih, hidup dan mati.

Baca Juga: Garden By The Bay: Taman Bunga dengan Sejuta Pesona

Selain itu masyarakat lokal juga percaya jika bunga merah muda ini adalah salah satu bunga yang membawa keberuntungan dan juga rejeki yang melimpah. Bunga yang diartikan sebagai bunda kehidupan ini, dijadikan sebagai simbol harapan yang mendefinisikan kehidupan yang penuh dengan harapan juga masa depan yang cerah. Menariknya lagi, bunga ini juga menjadi cerminan keindahan kehidupan yang patut untuk disyukuri.

Nama Bunga Sakura

Berdasarkan namanya sakura” merupakan berasal dari kata “saku” yang memiliki arti “mekar” sedangkan “ra” adalah sebuah kata akhiran yang berbentuk jamak. Hal menarik yang perlu Anda ketahui, bunga satu ini memiliki penamaan berbeda-beda tergantung jumlah kelopaknya. Jika bunganya memilki jumlah kelopak sekitar 5 maka diberi nama hitoe, salah satu contoh dari hitoe adalah Sakura Somei Yoshino (染井吉野) yang memiliki warna merah muda pucat dan sering dijumpai.

Kemudian, jika bunga tersebut memiliki kelopak antara 6-10 per bunganya maka dinamakan hanyae. Terakhir, jika bunga itu memiliki jumlah lebih dari 10 kelopak setiap bunganya maka disebut dengan yae.

Di Jepang maupun Korea, banyak sekali jenis sakura yae ini, contohnya saja adalah Sakura Kikuzakura (菊桜) yang memilki 80-100 kelopak dan juga  Sakura Ukon (鬱金) yang kelopaknya berjumlah 15-20 per bunganya.

Hanya bertahan Satu minggu

bunga sakura hanya bertahan satu minggu

Ketika Anda melihat bunga sakura secara langsung, yakinlah bahwa seketika Anda akan langsung jatuh cinta dengan keindahan dan kecantikannya. Dengan kecantikannya yang membuat Anda terpesona itu, ternyata sakura ini hanya memiliki waktu sedikit waktu sebelum akhirnya gugur. Bunga ini adalah salah satu jenis bunga yang cepat mekarnya dibandingkan jenis bunga lainnya, namun sayangnya bunga ini juga cepat sekali gugurnya.

Hal yang paling mudah terlihat dari sakura jenis someiyoshino ialah bunganya yang mekar terlebih dahulu, baru kemudian disusul daun-daunnya yang muncul. Uniknya, dalam satu lokasi yang sama, sakura mengalami keadaan mekar secara serentak dan rontok satu per satu pada waktu yang hampir bersamaan.

Baca Juga: Pasar Bunga Bloemenmarkt Keindahan yang Segera Hilang

Proses bunga berkembang dari mulai kuncup hingga bunga gugur itu tidak lama, hanya berkisar satu minggu saja. Walau demikian, gugurnya bunga ini sangat bergantung pada kondisi cuaca juga. Bahkan, jika sedang hujan disertai angin kencang, bunga ini akan lebih cepat berguguran.

Walau umurnya yang singkat, bunga ini tetap dapat Anda nikmati keindahannya setelah ia gugur. Sebab, tidak hanya terlihat indah ketika masih mekar di pohon saja, bunga ini juga akan menjadi penghias di trotoar jalanan jika sudah berguguran. Bahkan, apabila pohon bunga ini terdapat di sisi sungai, maka keindahan keindahannya akan menghiasi permukaan sungai.

Sebagai Simbol Tahun Ajaran Baru

Hal itu karena biasanya musim semi atau mekarnya bunga ini terjadi pada awal bulan April dimana dibarengi dengan ajaran baru bagi siswa di Jepang. Sehingga ketika siswa awal masuk sekolah, bunga ini akan bermekaran dengan cantiknya di sepanjang jalan sehingga seolah sedang menyambut kedatangan para siswa untuk memulai belajar lagi setelah liburan panjang mereka. Hal itulah mengapa sakura sering dijadikan sebagai simbol untuk memulai ajaran sekolah.

Bisa Dimakan

Bunga Sakura Bisa Dimakan

Mungkin yang ini sudah bukan jadi rahasia lagi, di Jepang maupun Korea Anda  bisa menemukan berbagai macam jenis makanan yang menggunakan bunga satu ini sebagai campurannya. Anda tak perlu bingung, Penggunaan bunga sakura sebagai salah satu bahan makanan ternyata tidak semudah itu.

Membutuhkan proses supaya bunga ini bisa dijadikan bahan makanan. Proses itu bernama Shiozuke atau penggaraman. Setelah melewati proses penggaraman maka selanjutnya bunga sakura berubah menjadi Sakurazuke dimana biasanya disebut dengan sakura mochi yang cocok dijadikan sebagai santapan di musim semi. Banyak sekali kudapan modern yang dicampur dengan bunga ini.

Baca Juga: Fakta Menarik dan Keistimewaan Bunga Tulip Belanda

Bukan hanya sebagai kudapan, karena wanginya yang harum dan rasanya yang manis, ternyata bunga ini juga dapat diseduh untuk dijadikan minuman. Layaknya seperti menyeduh teh, Anda hanya perlu memasukkan sakura sakurazuke ke dalam air panas. Nama minuman teh yang terbuat dari bunga satu ini disebut dengan sakurayu. Minuman ini bahkan sering disajikan pada acara-acara penting, seperti acara pernikahan.

 Bagian Dari Keluarga Mawar, Rosaceae

Dari bentuknya yang memiliki beberapa kelopak yang melingkar, memang akan mengingatkan Anda pada bentuk bunga mawar. Walau tak sama persis, ternyata bunga satu ini memang termasuk ke dalam subfamili dari Rosaceae, genus Prunus yang mirip seperti pohon persik, aprikot dan prem. Namun secara umum, sakura ini dikelompokkan ke dalam subgenus. Bunga merah muda ini juga sering disebut dengan nama Cherry Blossom.

Ada Lebih Dari 600 Jenis Sakura di Jepang

Bunga ini termasuk spesies endemik dan hybrid di Jepang.  Sakura memang diketahui memiliki kemampuan untuk bermutasi secara berkala. Hal ini yang menjadi penyebab terdapat banyak jenis pohon Sakura. Ragam jenis Sakura bisa dilihat dari perbedaan warna dan ukuran kelopak bunga.

Apabila sedang berkesempatan pergi ke Negara Jepang pada waktu yang bersamaan dengan mekarnya bunga sakura, Anda wajib untuk meluangkan waktu sejenak untuk menikmatinya. Sebab, keindahannya dijamin akan membuat hati Anda bersemi layaknya bunga indah satu ini.

Comments are closed.