Candi Borobudur: Warisan Budaya yang Sempat Hilang Ratusan Tahun!

Travel

Siapa yang sudah pernah ke Candi Borobudur? Lalu, apakah Anda telah tahu berbagai fakta menarik dari candi ini?

Apa Anda tahu bahwa Candi Borobudur sempat hilang keberadaannya sampai akhirnya ditemukan kembali? Penemuan kembali ini menguak banyak informasi mengenai peradaban masyarakat Jawa di masa lampau yang ternyata sudah sangat hebat. Khususnya informasi pemangku pemerintahan itu sendiri.

Segala penemuan ini bukan hanya informasi berharga bagi masyarakat Indonesia, namun juga untuk masyarakat dunia lebih mengenal kembali peradaban Jawa di masa lalu.

Hingga saat ini, Candi Borobudur telah menjadi destinasi wisata pilihan untuk memahami sejarah di masa lampau. Bahkan, UNESCO menetapkannya sebagai warisan budaya yang sangat bernilai. Bisa dibilang, kemegahan candi ini bahkan belum tertandingi sampai saat ini.

Nah, yuk hari ini kita sama-sama paparkan sedikit informasi mengenai sejarah dari Candi Borobudur! Selain itu, cari tahu juga berbagai fakta menarik dari keberadaannya. Jadi, mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Sejarah Candi Borobudur

Borobudur, itulah sebutannya saat ini. Dahulunya ditulis dengan kata Bore-Budur. Penulisan Borobudur sendiri diyakini telah ditulis oleh Raffless yang dulunya menuliskan sebuah buku tentang Sejarah Pulau Jawa.

Karya tulis ini menjadi rujukan oleh beberapa pakar arkeolog masa kini. Pasalnya, tidak ada karya tulis lain yang lebih tua selain yang dituliskan oleh Raffless. Satu-satunya yang ada adalah naskah Jawa kuno Nagarakretagama. Itu pun hanya menjelaskan sebuah bangunan suci Buddha masa lampau.

Seperti diketahui bahwa nama candi biasanya erat kaitannya dengan nama desa. Penyebutan Candi Borobudur ini juga diambil dari nama desa terdekat, yakni Desa Bore yang kemudian ditulis menjadi Boro

Sementara kata budur sendiri mengacu pada dua makna. Jika dilihat dari istilah Buddha dalam bahasa Jawa, maknanya adalah purbakala. Sementara jika dilihat dari istilah Budhara, maka maknanya adalah gunung.

Candi Borobudur dibangun di abad ke-8. Candi ini dibangun di masa Dinasti Saylendra. Dinasti ini merupakan penganut agama Buddha yang taat.

Butuh ratusan tahun untuk menyelesaikan konstruksi bangunan tersebut. Menurut informasinya, awal pembangunan candi ini diperkirakan pada 760-830 Masehi. Yakni bertepatan dengan kejayaan dari Dinasti Saylendra. Dan bangunan ini baru benar-benar rampung ketika dibawahi oleh Raja Samaratungga.

Fakta Mengenai Candi Borobudur

Ada beberapa fakta menarik di balik berdirinya Candi Borobudur ini. Ini menjadi fakta sejarah yang kadang masih diperdebatkan. Di antaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Berupa Stupa Tunggal

Candi megah ini dahulunya dibangun dengan rancangan bangunan stupa tunggal. Rancangannya dibuat mirip seperti piramida. Yakni stupa tunggal yang megah memahkotai puncaknya.

Tetapi rancangan ini dianggap membahayakan. Struktur bangunan yang terbuat dari batuan berat ini bisa roboh dengan rancangan tersebut. Akhirnya, rancangannya diubah dan dibuat menjadi tiga lapisan seperti yang terlihat saat ini.

  1. Pernah Terkubur Ratusan Tahun

Sejarah mencatat jika Candi Borobudur ini pernah terkubur oleh lapisan tanah selama ratusan tahun. Terkuburnya bangunan ini disebabkan oleh letusan gunung merapi di sekitar. Tepatnya di masa kerajaan yang dipimpin oleh Raja Mpu Sindok.

Raja Mpu Sindok diperkirakan bertahta di kisaran tahun 928-1006 Masehi. Sang raja kala itu memindahkan pemerintahannya ke Jawa Timur. Lantas bangunan ini terabaikan.

Masuknya peradaban Islam di abad 15 juga membuat kemegahan candi seakan hilang. Beberapa kali letusan gunung lantas membuat candi ini terkubur abu vulkanik. Bahkan pernah ditumbuhi oleh pepohonan dan semak belukar.

Sampai tahun 1814 Masehi, candi ini ditemukan kembali. Hal ini berawal dari cerita rakyat yang kemudian diteliti oleh Thomas Raffles dari kepemimpinan pemerintahan Inggris. Singkatnya, penyelidikan terus dilanjutkan pada masa pemerintahan Hindia Belanda sampai akhirnya dibuat pemugaran untuk menjaganya.

  1. Dibangun di Atas Danau Purba

Perlu diketahui bahwa Candi Borobudur ini berdiri di ketinggian 265 mdpl. Informasi menjelaskan bahwa bangunan ini dibangun di atas danau purba yang telah mengering. Hanya saja, ini menjadi perdebatan panjang di antara para arkeolog.

Perdebatan ini berkaitan dengan peletakan candi. Yakni apakah dibangun di tepian danau atau di dalam danau. Sampai akhirnya abad ke-20 ada seorang arkeolog yang mengajukan sebuah teori. Teori ini memaparkan kalau Dataran Kedu dahulunya adalah sebuah danau purbakala. Candi dibuat sebagai perlambang bunga teratai yang dibangun di atas danau itu sendiri. Bukti yang menjelaskannya adalah arsitektur bangunannya menyerupai dengan bunga teratai.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Hal yang Bisa Dilakukan di Candi Borobudur

Lokasi Candi Borobudur sendiri berada di Magelang. Saat ini, banyak wisatawan dari dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke kawasan tersebut. Tiket masuknya sendiri di kisaran Rp30.000 untuk wisatawan domestik, dan USD 15 untuk wisatawan asing.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pengunjung. Salah satunya adalah mempelajari tentang sejarah peradaban pulau Jawa di masa lampau. Ini bisa dipelajari dengan temuan relief yang melekat pada dinding candi.

Pemahaman tentang sejarah ini akan lebih jelas jika Anda memanfaatkan tour guide. Pemandu ini akan memberikan gambaran singkat tentang candi. Bahkan nilai-nilai yang terkandung dalam bangunan candi itu sendiri.

Tidak hanya itu saja, pengunjung juga bisa menikmati kemegahan bangunan dengan latar belakang kemegahan Gunung Merapi dan Merbabu. Keindahan ini tampak menghiasi candi yang selama ini berdiri kokoh di Magelang. Bagi Anda yang ingin menikmati pemandangan alam tersebut dari puncak candi, pastikan untuk datang di waktu yang cerah.

Destinasi wisata ini dibuka setiap harinya. Fasilitas yang ditawarkan sudah lengkap. Mulai dari tempat makan, toilet, sampai penginapan. Kesemuanya akan membuat pengujung termudahkan dalam menikmati liburan.

Demikianlah ulasan mengenai kemegahan candi yang menjadi warisan budaya dunia. Meskipun sempat terkubur ratusan tahun, keaslian bangunan masih bisa dipertanggung jawabkan. Jadi, Anda patut berbangga memiliki Candi Borobudur sebagai identitas kemajuan peradaban pulau Jawa di masa lampau.

Comments are closed.