Daftar Karnaval Unik di Dunia, Pernah Coba?

Travel

Karnaval unik bukan hanya menjadi ciri khas suatu negara. Hal tersebut bisa dibilang ampuh menjadi magnet bagi wisatawan asing.

Ada banyak cara untuk menarik perhatian orang di setiap negara di dunia, baik untuk masyarakat lokal maupun wisatawan asing. Salah satu yang paling berhasil menjadi magnet bagi wisatawan tak lain adalah karnaval. Karnaval merupakan pesta atau pawai yang dilakukan untuk menyambut suatu hari yang spesial di negara tersebut. Maka, tak heran jika hampir setiap negara memiliki karnavalnya sendiri. Namun, dari sekian banyak karnaval yang ada di dunia, nyatanya ada beberapa karnaval yang masuk dalam daftar karnaval unik di dunia.

Baca juga: 4 Negara dengan Festival Kembang Api Termeriah di Dunia

Negara mana saja yang mempunyai karnaval unik tersebut? Ini dia!

Karnaval Unik di Dunia

The Rio de Janeiro Carnival – Rio de Janeiro, Brasil

Karnaval Rio de Janeiro termasuk karnaval terbesar nomor dua di dunia. Bagaimana tidak, ribuan orang akan memadati jalan ketika festival ini digelar. Festival Rio pertama kali digelar pada 1723 dan masih terus digelar sampai sekarang. Kalau Anda ingin menikmatinya, Anda bisa datang ke Brasil pada bulan Maret atau Februari.

Boryeong Mud Festival – Korea Selatan

Salah satu festival unik yang wajib Anda datangi adalah Boryeong Mud Festival di Korea Selatan. Festival ini berhasil menyedot 2,2 miliar turis tiap tahunnya. Di sini, Anda bisa bermain lumpur sepuasnya. Mulai dari kolam lumpur, perosotan lumpur, kompetisi ski lumpur, hingga penjara lumpur.

Baca juga: Ini Biaya Visa Korea Selatan yang Harus Disiapkan

Harbin Ice and Snow Festival – Harbin, Tiongkok

Anda akan dibuat terkesima ketika datang ke Harbin Ice and Snow Festival di Tiongkok. Ada banyak patung es dan salju raksasa yang dihiasi dengan lampu dan laser yang bakal membuat Anda kagum dan betah berlama-lama. Festival ini biasanya digelar pada bulan Januari dan berlangsung selama satu bulan.

White Nights Festival – St. Petersburg, Rusia

Festival kesenian di Rusia ini melibatkan banyak orang. Pasalnya, festival seni ini menampilkan beragam atraksi, mulai dari balet, opera, pertunjukan musik, hingga bermacam tarian. White Nights Festival diadakan pada bulan Mei dan berakhir pada bulan Juli.

Dia de los muertos (Day of the Dead) – Meksiko

Sudah nonton James Bond: Spectre? Anda pasti ingat bahwa adegan awal film ini berlokasi di tengah parade Dia de los muertos (Day of the Dead) di Meksiko. Semua orang turun ke jalan dan mengenakan kostum ala tengkorak demi memperingati arwah anggota keluarga yang telah meninggal. Kalau Anda ingin bergabung ke festival unik ini, Anda bisa datang ke Meksiko pada tanggal 1-2 November.

Baca juga: Festival Menarik di Meksiko Opsi Liburan Anda

Running of The Bulls – Pamplona, Spanyol

Selain pertunjukan bull fighting yang melibatkan banteng dan matador, ternyata di Spanyol ada festival lain yang tak kalah unik. Festival ini bernama Running of The Bulls, enam ekor banteng akan dilepas di jalanan dan orang-orang harus berlari demi menghindari amukan hewan berkaki empat ini. Biasanya festival ini diadakan pada tanggal 6-14 Juli.

Holi – India

Festival agama Hindu ini biasanya digelar di India dan juga Nepal pada akhir Februari atau awal Maret dan berlangsung selama dua hari. Ribuan orang akan turun ke jalan dan saling melempar holi dengan berbagai warna. Selain itu, biasanya festival ini diisi juga dengan musik dan tari-tarian.

Carnival of Venice – Venice, Italia

Festival Venice ini sudah terkenal seantero dunia. Bagaimana tidak terkenal, di festival ini semua orang mengenakan topeng dan kostum warna-warni. Bahkan, ada juga pertunjukan musik, jugglers, hingga kapal-kapal warna-warni di sepanjang kanal. Festival ini dirayakan 50 hari sebelum Paskah tiba.

Pingxi Lantern Festival – Taiwan

Festival yang berkaitan dengan umat beragama Budha ini tidak boleh Anda lewatkan. Ribuan lampion raksasa akan diterbangkan ke langit. Selain itu, di dalam lampion juga diselipkan harapan serta doa-doa. Anda bisa datang ke Taiwan pada tahun baru China saat festival lampion ini digelar.

La Tomatina – Spanyol

Selain banteng, festival lempar tomat juga digelar di Spanyol. Di festival ini ribuan orang memadati jalan dan berperang dengan menggunakan tomat. Mereka saling melempar buah tomat hingga seluruh jalan berubah menjadi lautan tomat. Festival ini digelar pada hari rabu terakhir di bulan Agustus dan merupakan festival perang makanan terbesar di Spanyol.

Oktoberfest – Munich, Jerman

Penggila bir? Wajib datang ke Munich, Jerman, di bulan Oktober. Enam juta orang selalu datang demi bisa ikut merayakan festival bir ini. Kapan lagi menikmati kelezatan bratwurst yang terkenal sambil minum seliter bir?

Songkran Water Festival – Thailand

Tahun baru Thailand selalu jatuh pada hari yang luar biasa panas. Oleh sebab itu, semua orang turun ke jalan dan bermain air. Anda bisa menggunakan senjata apa pun, mulai dari selang, ember, gayung, hingga senapan air. Bahkan, gajah juga ikut memeriahkan festival ini dengan turun ke jalan dan menyemprotkan air ke orang-orang.

Baca juga: Ini 5 Makanan Ekstrim di Thailand. Berani Coba?

Gay Pride Parade – Amsterdam, Belanda

Gay Pride Parade diselenggarakan tiap akhir bulan Juli hingga awal Agustus. Festival ini diadakan di pusat kota Amsterdam. Selain berjalan kaki, parade juga diadakan dengan menggunakan perahu yang didekorasi sedemikian rupa dan menghiasi kanal-kanal di Amsterdam.

Albuquerque International Balloon Fiesta – New Mexico, Amerika Serikat

Sekitar 750 balon udara diterbangkan di festival ini. Festival yang diadakan selama sembilan hari ini biasanya digelar pada awal Oktober. Ketika semua balon diterbangkan, Anda bakal melihat warna langit begitu indah dengan warna warni balon udara.

Battle of the Oranges – Ivrea, Italia

Jika di Spanyol ada festival La Tomatina, maka di Italia ada Battle of the Oranges. Semua orang turun ke jalan dan saling melempar buah jeruk. Festival ini merupakan festival perang makanan terbesar di Italia yang tidak boleh Anda lewatkan. Karnaval unik di atas menjadi salah satu alasan mengapa wisatawan asing datang ke negara tersebut. Pernahkah Anda menghadiri salah satu dari karnaval di atas?

Comments are closed.