Kota Casablanca: Wujud Nyata Budaya Kolonial Prancis

Travel

Berada di tepi Samudra Atlantik, Kota Casablanca menawarkan berbagai wisata dengan ornamen bangunan khas Maroko berbudaya colonial Prancis.

Kota Casablanca merupakan kota modern yang di dominasi oleh budaya kolonial Prancis. Dalam Bahasa Arab, kota ini disebut dengan Dar al-Bayda, sedangkan dalam Bahasa Berber disebut dengan Anfa. Secara geografis, Casablanca terletak di tepi Samudra Atlantik, wilayah barat-laut Maroko.

Dengan Rabat, Casablanca berjarak sekitar 87 km di sebelah barat. Sedangkan, dengan Marrakesh, Casablanca berjarak sekitar 245 km di sebelah utara. Jumlah penduduk kota ini sekitar 3,4 juta jiwa pada tahun 2015. Menurut sejarah, wilayah kota ini telah dihuni oleh bangsa Berber sejak 7 abad sebelum masehi. Saat ini, Casablanca merupakan kota pelabuhan utama dan pusat ekonomi finansial bagi negara Maroko dan seluruh wilayah Afrika.

Apa saja landmark dan objek wisata yang bisa Anda kunjungi di Casablanca? Berikut 8 di antaranya yang wajib Anda ketahui.

Landmark Kota Casablanca

Hassan II Mosque

Hassan II Mosque di Kota Casablanca

Merupakan masjid terbesar di negara Maroko, yang menjulang tinggi dari Samudra Atlantik. Masjid ini terletak di Bd Sidi Mohammed Ben Abdallah, Sour Jdid, tidak jauh dari pelabuhan Casablanca. Masjid ini pertama kali dibangun pada tahun 1986 di area seluas 9 hektar atas perintah Raja Hassan II.

Pada tahun 1993, konstruksi masjid selesai dan Hassan II Mosque resmi dibuka ke publik. Bangunan Hassan II Mosque memiliki arsitektur perpaduan antara Arab – Andalusia dan Moorish, serupa dengan Koutoubia Mosque di Marrakesh. Masjid ini memiliki 1 kubah dan 1 minaret dengan tinggi 210, yang merupakan minaret tertinggi di dunia.

Baca Juga: Lengkapi Syarat visa Schengen Prancis Untuk Traveling ke 7 Kota Unik di Prancis

Masjid ini dapat menampung hingga 105.000 jamaah, 25.000 jamaah di dalam bangunan utama dan 80.000 jamaah di halaman masjid. Penduduk lokal sering menjuluki masjid ini sebagai Casablanca Hajj. Dari stasiun railway Casa-Port, cukup berjalan kaki selama 20 menit, untuk mencapai tempat wisata ini.

Nouvelle Medina

merupakan area pasar tradisional (souk ) yang terletak di Route del Jadida, sekitar 1 km di sebelah tenggara pusat Kota ini. Area ini hampir serupa dengan Old Medina, tetapi di sini banyak terdapat lorong-lorong kecil dan toko-toko milik penduduk lokal.

Quartier Habous

Quartier Habous di Kota Casablanca

Quartier Habous pertama kali dibangun oleh kolonial Prancis pada tahun 1930 dengan arsitektur khas Prancis, sebagai area tambahan bagi pemukiman penduduk. Setelah itu, penduduk lokal mulai membangun rumah-rumah mereka dengan gaya tradisional Maroko, sehingga terciptalah perpaduan antara bangunan berarsitektur Prancis dan gaya tradisional Maroko. Selain pasar tradisional, di Quarter Habous juga terdapat bazaar, craft shop, bakery dan café. Untuk mencapai tempat wisata ini, gunakan bis No. 4 atau 40 dari Boulevard de Paris.

Old Medina

Merupakan area kota tua Casablanca dan di sinilah pusat pada zaman dahulu sebelum diduduki oleh kolonial Prancis. Old Medina terletak di sebelah utara Place des Nation Unies. Sama seperti Quarter Habous, area Old Medina saat ini juga didominasi oleh pasar tradisional (souk).

Baca Juga: Menjelajahi Paris Semakin Nyaman dengan Asuransi Perjalanan ke Prancis

Dibandingkan dengan Old Medina di Marrakesh, pemandangan Old Medina Casablanca mungkin tidak seberapa. Tetapi jika berkunjung ke Casablanca, ada baiknya jika tidak lupa berkunjung ke tempat ini. Selain pasar tradisional, landmark lainnya yang ada di Old Medina yaitu Clock Tower yang merupakan pintu gerbang untuk masuk ke area ini; Skala, bangunan benteng yang berukuran kecil; serta masjid tertua di area ini.

La Corniche

Merupakan area yang terletak di pesisir pantai Casablanca yang terletak di tepi Samudra Atlantik, di sebelah barat Hassan II Mosque. Area La Corniche meliputi jalan raya Boulevard de la Corniche dan Boulevard de l’Ocean Atlantique, yang terletak tepat di tepi pantai.

alah satu pantai terkenal di kota ini adalah Ain Diab Plage, yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Selain itu, di sepanjang jalan di pantai ini berderet berbagai hotel, restoran, dan café. Jadi, jika ingin menikmati pemandangan pantai Samudra Atlantik di Casablanca, La Corniche adalah tempat yang paling tepat.

Place Muhammed V, atau Square Muhammed V

Merupakan sebuah lapangan yang dikelilingi oleh berbagai bangunan kantor administrasi kota. Bangunan-bangunan tersebut memiliki arsitektur khas Maroko dan berderet di sepanjang jalan sehingga menciptakan suatu panorama yang unik di wilayah Casablanca, serupa dengan Dataran Merdeka di Kuala Lumpur.

Bangunan-bangunan tersebut sebagian besar dibangun pada awal abad ke- 20. Beberapa bangunan utama di lapangan ini antara lain kantor gubernur, Bank al-Maghrib, kantor pengadilan, kantor pos, dan kantor Kementrian Pertahanan. Di sebelah selatan terdapat taman Parc de la Ligue Arabe yang dihiasi dengan deretan pohon palm khas Maroko.

Mausolee Sidi Abdurrehman

Di Maroko, terdapat banyak mausolee (makam dan tempat peristirahatan terakhir) tokoh-tokoh Sufi. Salah satu mausolee utama adalah Mausolee Sidi Abdurrehman yang terletak di Casablanca. Bangunan ini terletak di atas lautan Samudra Atlantik, tepat di ujung area La Corniche. Mausolee ini terletak di atas batu karang dan hanya bisa diakses saat air laut surut. Bangunan utama hanya bisa dimasuki oleh Muslim, tetapi semua pengunjung bisa mengunjungi area di sekeliling bangunan ini.

Baca Juga: Persiapan Liburan Musim Dingin di Eropa

Kompleks mausolee ini dibangun menyerupai area kota Medina yang dikelilingi oleh tembok dengan cat putih. Jika kebetulan berkunjung ke area pantai La Corniche, selain pantai Ain Diab, Mausolee Sidi Abdurrehman ini juga wajid dikunjungi.

Mahkama du Pacha

Mahkama du Pacha di Kota Casablanca

Merupakan kompleks bangunan pemerintahan yang terletak di pusat kota. Kompleks bangunan ini terdiri atas mahkamah pengadilan dan reception hall. Bangunan berarsitektur Hispanic – Moorish ini pertama kali dibangun pada tahun 1948 dan mulai digunakan pada tahun 1952. Bangunan utama terdiri atas lebih dari 60 ruangan yang dihiasi dengan dekorasi khas Maroko.

Untuk memasuki bangunan utama Anda tidak akan dipungut biaya sama sekali, tetapi tidak semua pengunjung diizinkan masuk ke dalam. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 8 pagi hingga pukul 6 sore. Untuk mencapai tempat wisata ini, bisa menggunakan bis No. 81 dari Boulevard de Paris.

Central Post Office

Terletak di Place Muhammed V , Casablanca. Kartu pos saat ini mungkin sudah jarang digunakan, tetapi jika berkunjung ke Casablanca, salah satu souvenir yang menarik bagi para wisatawan adalah kartu pos yang dibeli di kantor pos ini. Kantor pos ini pertama kali dibangun pada tahun 1918.

Dari luar bangunan ini tampak seperti bangunan khas Maroko yang lain yaitu dengan cat berwarna putih. Tetapi, coba Anda masuk ke bagian dalam bangunan, maka akan tampak interior yang dihiasi dengan mozaik ubin berwarna biru dan kuning. Karena memiliki dekorasi interior yang unik, kantor pos ini menjadi salah satu tempat wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan di Casablanca.

Ternyata banyak tempat menarik yang bisa Anda kunjungi di Kota Casablanca Maroko, menurut Anda dari semua tempat, mana tempat yang paling pertama wajib untuk dikunjungi?

Comments are closed.