Ketahui Fakta Menarik Kota Vatikan: Kota Terkecil di Dunia

Travel

Tak hanya menjadi kota suci bagi umat beragama Katolik, Kota Vatikan juga merupakan rumah bagi salah satu koleksi seni terhebat di dunia yang layak dikunjungi bagi para penikmat seni.

Kota Vatikan dikenal sebagai tempat kediaman Paus dan menjadi tempat kedudukan pusat Gereja Katolik Roma. Oleh karena itu, kota ini sering menjadi tujuan wisata religi bagi umat beragama Katolik. Namun, bukan hanya bagi umat Katolik, kota ini juga bisa dijadikan tujuan bagi Anda penikmat seni. Sebab, Kapel Sistine dan Basilika Santo Petrus yang tersohor sedunia ada di kota ini. Untuk mengetahui fakta-fakta lain tentang kota ini, Berikut penjelasannya.

Fakta Menarik Kota Vatikan

Negara Terkecil Sedunia

Kota satu ini memiliki gelar untuk sejumlah hal, misalnya sebagai tempat keberadaan karya seni paling terkenal sedunia, atau ada juga yang menyebutnya sebagai tempat paling spriritual bagi umat Katolik. Tapi, yang jelas, ia adalah negara paling kecil sedunia.

Kota-negara merdeka ini hanya seluas 44 hektar, sehingga bahkan lebih kecil daripada taman Centennial Park di Sydney yang seluas 189 hektar. Warganya hanya 842, sehingga ia sekaligus menjadi negara berpenduduk paling sedikit.

Baca Juga: Negara Yunani: 7 Fakta Menarik dari Negara Dewa-Dewi

Walaupun terkecil, negara itu memiliki kantor pos sendiri, stasiun kereta, stasiun radio, bendera, dan lagu kebangsaan. Negara itu bahkan mencetak sendiri mata uang euro mereka, yang diberi gambar kepala Paus.

Usia Negara yang Masih Cukup Muda

Memang benar, Gereja Katolik telah ada untuk jangka waktu yang cukup panjang. Tapi tidak demikian halnya dengan Vatikan yang baru berdiri pada 1929 berdasarkan Perjanjian Lateran. Perjanjian itu menegaskan Vatikan sebagai negara merdeka.

Yang menarik, ternyata Benito Mussolini adalah pihak yang membubuhkan tangan tangan peresmian perjanjian. Mussolini adalah seorang diktator Italia pada masa itu.

Warisan Dunia UNESCO

warisan UNISCO Kota Vatikan

Italia adalah negara yang paling banyak memiliki situs warisan dunia versi UNESCO, tapi Vatikan adalah satu-satunya negara lengkap yang menjadi situs UNESCO sejak 1984. Mulai dari jalanan, tiang lampu, gereja, hingga kompleks pemukiman semuanya adalah situs warisan yang dilindungi oleh UNESCO.

Vatikan menjadi negara yang menyimpan karya seni dari seniman legendaris dunia seperti Bernini dan Michaelangelo. Basilika Santo Petrus memiliki kubah dengan lukisan terindah karya seorang legenda Michaelangelo.

Warga Kelahiran Luar Negeri

Untuk menjadi warga Negara di Vatikan, tak cukup apabila Anda hanya lahir di kota tersebut atau bahkan memiliki orang tua yang berasal dari Vatikan. Untuk menjadi warga Negara di sini, seseorang harus memiliki pekerjaan.

Kewarganegaraan tidak dijamin berdasarkan tempat kelahirannya, tapi hanya apabila Anda telah secara resmi diakui memiliki pekerjaan di kota tersebut. Dengan demikian, jika seseorang kehilangan pekerjaannya, maka kewarganegaraannya pun dicabut dan orang-orang yang bukan warga manapun secara otomatis menjadi warga negara Italia.

Penduduk Penikmat Wine

Walaupun jumlah penduduknya sedikit, Vatikan menjadi Negara yang penduduknya menjadi penikmat wine paling tinggi di dunia. Menurut penelitian oleh Wine Institute, rata-rata setiap warga di sana menikmati 54,26 liter per tahun. Salah satu alasannya adalah karena sejumlah besar wine dibagikan saat pelaksanaan ibadah komuni.

Tak Selalu Kediaman Paus

keindahan kota vatikan

Sebelum berkedudukan di Vatikan, para Paus tinggal di Istana Lateran, di seberang Vatikan tang termasuk ke dalam wilayah kota Roma. Pada 1309, tahta Paus pindah ke Avignon, Prancis, dan ketika kembali ke Roma pada 1377, Istana Lateran musnah dalam kebakaran dan kepausan dipindahkan ke Vatikan.

Pengawal Bangsa Swiss

Pontifical Swiss Guard merupakan satuan keamanan Swiss yang bertugas melakukan pengawalan Paus di Vatikan. Pengawal Swiss untuk Kepausan yang bertanggung jawab atas keselamatan Paus dibentuk pada 1506 oleh Paus Julius II.

Untuk dapat menjadi pengawal Swiss, persyaratannya adalah pria belum menikah, beragama Katolik  dan merupakan warga Swiss. Berusia sekitar 19 hingga 30 tahun, dan setidaknya memiliki tinggi 174 cm. Yang tak kalah penting, calon pengawal Swiss harus memiliki pengalam dasar militer yang kuat. Mereka biasanya terlihat menjaga titik-titik pemeriksaan dan ikut serta dalam upacara-upacara. Seragamnya berwarna biru muda, merah, oranye, dan kuning.

Baca Juga: Negara Monaco Surga Para Pecinta Pesta

Angka Kriminalitas Tertinggi

Anda harus waspada bila bepergian ke sana, Negara ini terkenal dengan tingginya angka kriminalitas. Kebanyakan kejahatan yang terjadi adalah pencopetan. Menurut beberapa orang, hal itu disebabkan oleh ketiadaan penjara jangka panjang.

Selain pencopetan yang merajalela di sana, terdapat kejahatan besar yang pernah terjadi. Pada 2007, Vatikan pertama kalinya memiliki kasus terkait narkoba ketika seorang pegawai kedapatan memiliki kokain. Pada 1998, komandan Pengawal Swiss yang baru dilantik dan istrinya dibunuh di dalam suatu apartemen.

ATM Berbahasa Latin

Bank Vatikan adalah satu-satunya di dunia yang menawarkan ATM dengan beragam bahasa. Satu kiat sederhana, kalau Anda menemukan tulisan “inserito scidulam quaeso ut faciundam cognoscas rationem”, itu berarti petunjuk untuk memasukan kartu agar layanan dimulai.

Arsip Rahasia Vatikan

Dahulu Paus Leo XIII mempersilahkan para sarjana mengunjungi Arsip Rahasia Vatikan pada 1881. Hingga akhirnya kini, hanya para peneliti dan sarjana terpercaya saja yang bebas mengintip dokumen dan surat-menyurat di dalamnya.

Ada banyak yang bisa dibaca di sana, karena dokumen yang ada membentang dalam rentang waktu 1.000 tahun. Tapi jangan anggap seperti mengunjungi perpustakaan, karena Anda dilarang menyentuh arsip di dalamnya. Sebelum masuk para pengunjung pun harus menjelaskan apa yang akan mereka cari di sana.

Kubah Basilika Santo Petrus

Tidak semua orang datang ke bangunan suci itu untuk keperluan spiritual. Hiasan rumit emas, tiang-tiang pualam, patung-patung terkenal, lukisan-lukisan, dan sejumlah mahakarya seniman terkenal semisal Michelangelo menjadi daya Tarik bagi wisatawan. Michelangelo adalah perancang kubah Basilika tersebut.

Untuk dapat menikmati pemandangan indah kota romawi, Anda harus menaiki tangga setinggi lebih dari 300 langkah. Di tengah alun-alun Santo Petrus ada obelisk Mesir setinggi kira-kira 25 meter yang baru dipancangkan di sana pada 1586. Benda-benda yang ada di bawah permukaan juga tak kalah menakjubkan, karena Basilika itu dibangun di atas beberapa makam, termasuk makam Santo Petrus.

Koleksi Lukisan Terbesar

Museum Vatikan didirikan pada awal Abad ke-16 oleh Paus Julius II. Tempat itu menjadi rumah bagi salah satu koleksi seni terhebat sedunia. Di dalamnya ada kira-kira 70 ribu karya seni, sekitar 20 ribu di antaranya dipajang.

Sekitar 4 juta pengunjung setiap tahun datang mengagumi karya-karya utama semisal langit-langit Kapel Sistine yang dilukis oleh Michelangelo, Ruang Raphael, dan Museo Pio-Clemento.

Penolakan Michelangelo

Kota Vatikan cukup kecil

Michelangelo masih berusia 30-an dan sedang mengerjakan makam pualam untuk Paus Julius II ketika ia kemudian diminta untuk menghias langit-langit Kapel Sistine. Yang menarik, ia tidak menanggapi ajakan itu.

Ia berdalih bahwa dirinya adalah seorang pemahat, bukan pelukis. Kemudian barulah ia menerima tugas itu dan meluangkan waktu bertahun-tahun mengerjakan lukisan legendaris tersebut. Yang lebih menakjubkan, Michelangelo dan timnya berdiri di atas tangga untuk melukis langit-langit. Sekarang, kapel itu merupakan tempat pemilihan Paus baru.

Hari Rabu Istimewa

Ada beberapa kesempatan untuk langsung melihat Paus, yaitu setiap Rabu, sekitar jam 10.30 pagi ketika ia bergerak melalui Alun-alun Santo Petrus dan berbicara kepada publik menggunakan beberapa bahasa, lalu diakhiri dengan pemberian berkat bagi orang-orang yang sedang berkumpul.

Baca Juga: Negara Paling Bahagia di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Apabila Anda ingin menghadirinya, Anda diharuskan untuk memesan tiket terlebih dahulu. Tiket pesanan itu nantinya diambil dari Pengawal Swiss di Pintu Perunggu Vatikan.

Dengan berbagai fakta yang sudah dipaparkan di atas, apakah Anda semakin tertarik mengunjungi Kota Vatikan?

Comments are closed.