Fakta Menarik Laut Mati, Sudah Tahu?

Travel

Laut Mati sejatinya bukanlah laut, melainkan danau berukuran besar. Lebih dari itu, ada banyak fakta menarik di balik tempat istimewa ini.

Tentu Anda tahu bahwa di dunia ini ada sangat banyak tempat yang menakjubkan dan menarik untuk dikunjungi. Tak melulu daerah tinggi atau pegunungan, nyatanya pantai dan laut juga memiliki daya tarik yang besar bagi para wisatawan. Jika laut umumnya tidak memiliki batas alias sangat luas, lain halnya dengan laut yang ada di perbatasan Israel, Palestina, dan Yordania. Laut ini disebut Laut Mati. Sejatinya, laut ini berbeda dengan laut pada umumnya. Ini merupakan sebuah danau yang memiliki keunikan yang tidak mungkin Anda temukan di tempat lain. Tak heran jika tempat satu ini sering kali dijadikan tujuan berwisata oleh wisatawan dari berbagai negara. Selain memiliki ciri khas yakni tidak bisa tenggelam atau selalu mengapung, ada beberapa fakta menarik seputar tempat ini yang perlu Anda ketahui. Apa saja? Mari kita simak di bawah ini!

Baca juga: 10 Negara yang Dihapuskan dari Peta Dunia

Fakta Menarik Laut Mati

Nama Laut Mati

Berasal dari terjemahan bahasa Ibrani, nama Laut Mati, Yam ha Maved berarti ‘Laut Pembunuh’. Sedangkan dalam bahasa Arab, namanya disebut Bahrul Mayyit yang artinya ‘Laut Mati’.

Bukan Laut, Tapi Danau

Meski namanya merupakan Laut Mati, ternyata Laut Mati ini adalah sebuah danau karena terletak pada daratan. Danau ini berlokasi pada titik terendah permukaan bumi. Laut Mati menjadi sangat fenomenal, karena airnya dapat membuat semua benda mengapung dan tidak akan tenggelam, termasuk manusia. Jadi bagi mereka yang tak bisa berenang tak perlu khawatir, karena dijamin akan mengapung dengan sendirinya.

Alasan Disebut Laut Mati

Penyematan nama tempat ini menjadi Laut Mati, bukan Danau Mati karena danau ini memiliki ukuran luas yang seperti lautan. Panjangnya mencapai 67 kilometer, lebarnya 17 kilometer dan luas permukaannya mencapai 810 kilometer persegi. Meski luas, tidak ada kehidupan di dalam ataupun di sekitar danau tersebut, baik flora maupun fauna. Kadar garam yang terlalu tinggi membuat makhluk hidup sulit bertahan di sana.

Tempat Terendah di Dunia

Laut Mati merupakan tempat terendah di dunia dengan ketinggian 417,5 meter dpl atau 1300 kaki di bawah permukaan laut. Letaknya di atas sebuah lembah di antara perbatasan wilayah Israel, Palestina, dan Yordania.

Baca juga: Traveling ke Berbagai Istana Kerajaan di Dunia

Kadar Garam yang Sangat Tinggi

Kadar garam di tempat ini sangatlah tinggi, bahkan melebihi kadar garam yang ada di lautan. Jadi, tak perlu heran bila Anda bisa mengapung di atas permukaannya. Penyebabnya tak lain karena danau ini mempunyai kandungan kadar garam yang sangat tinggi, bahkan kadar kandungan garamnya menempati urutan ke dua danau terasin di dunia setelah danau Assal yang terletak di Djibouti. Kadar garamnya 33,7 persen atau delapan kali lebih asin dari danau biasa. Dengan kandungan garam sebesar itu, maka tidak ada kehidupan yang tepat bagi makhluk hidup yang dapat bertahan di dalam air danau Laut Mati ini. Inilah mengapa disebut Laut Mati, karena hampir mustahil ada makhluk hidup yang dapat bertahan di sana.

Mengalami Penyusutan Drastis

Perlu diketahui, air pada Laut Mati ini tidak mengalir ke daerah-daerah sekitarnya, melainkan hanya mengendap di danau ini saja dan memiliki satu sumber air utamanya yaitu dari Sungai Yordan. Namun, air di tempat ini kian hari kian defisit dan surut. Sebab, tempat ini berada di wilayah beriklim panas, sehingga hampir tujuh ton air danau menguap setiap harinya. Pengurangan cukup signifikan pada air danau ini juga disebabkan Sungai Yordan selaku sumber utama air pada danau laut mati dimanfaatkan masyarakat setempat keperluan irigasi.

Makhluk Hidup yang Menghuni Laut Mati Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa hampir mustahil ada makhluk hidup yang dapat tinggal di tempat ini. Satu-satunya makhluk yang dapat bertahan hanyalah bakteri tertentu. Laut Mati kira-kira 8,6 kali lebih asin dari laut. Salinitas ini membuat untuk lingkungan yang keras di mana binatang tidak dapat berkembang biak. Salinitas tinggi mencegah organisme air makroskopik seperti ikan dan tanaman air dari hidup di dalamnya, meskipun jumlah yang sangat kecil dari bakteri dan jamur mikroba yang hadir di Laut Mati.

Benda Apa Saja Dapat Mengapung

Dari segi ilmiah, hal ini bisa dibuktikan karena kandungan kadar garam yang tinggi pada air danaunya. Air asin jauh lebih padat dari air biasa dan kepadatan air asin membuatnya jauh lebih ringan dari air biasa. Dengan kadar salinitas (tingkat keasinan) yang tinggi tersebut, maka sebuah benda bisa mengapung di atasnya. Hal inilah yang menjadi keunikan dari Laut Mati ini.

Berkhasiat Sebagai Obat

Banyaknya kandungan mineral, lumpur Laut Mati berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit kulit. Tidak hanya kandungan garam saja yang tinggi, tempat ini juga memiliki kandungan mineral yang banyak, tepatnya pada lumpur danaunya. Inilah yang dimanfaatkan para wisatawan untuk mengobati berbagai penyakit kulit. Lumpur di tempat ini mengandung beberapa zat mineral penting seperti magnesium, kalsium, kalium, zink, iodin, chlorine, chloride, sulfur, sodium, bitumen, bromide, dan potasium. Kandungan mineral ini sangat baik, beberapa manfaat yang dipercaya antara lain dapat memperbaiki sel kulit mati, menghilangkan daki pada kulit, melancarkan sirkulasi darah, membantu menjaga kesehatan, dan khususnya bagi wanita untuk mempercantik serta menghaluskan kulit.

Baca juga: 5 Fakta Unik Negara di Dunia

Dihubungkan dengan Laut Merah

Permukaan air Laut Mati diperkirakan telah mengalami penyusutan dan pengeringan dari yang semula 394 meter pada 1960-an menjadi 423 meter di bawah permukaan laut pada 2012 lalu. Luasnya juga berkurang menjadi 637 kilometer persegi untuk saat dari yang mana sebelumnya 810 kilometer persegi. Dan keadaan ini meninggalkan sebuah bukti di sekitar danau, yaitu berupa jurang-jurang besar atau lubang runtuhan pada tanah dikenal dengan istilah sinkhole. Rencananya untuk mengatasi permasalahan ini, Danau Laut Mati ini akan dihubungkan dengan Laut Merah (Red Sea) untuk menyuplai ketersediaan air dengan cara membangun kanal-kanal untuk menghubungkan kedua tempat ini yang berjaraknya sekitar 200 kilometer, sehingga dengan demikian kekeringan pada danau laut mati ini dapat teratasi. Itulah beberapa fakta menarik seputar Laut Mati yang mungkin belum Anda tahu. Semakin berminat untuk mengunjungi tempat ini?

Comments are closed.