Makanan Ekstrem Asli Indonesia, Mengerikan Tapi Lezat!

Travel

Setiap negara memiliki kuliner yang dilabeli makanan ekstrem, tak terkecuali Indonesia. Tapi, di balik bahan baku atau bentuknya yang mengerikan, ternyata tersimpan rasa yang lezat dan juga khasiat bagi tubuh.

Selain terkenal dengan wisata alamnya yang memukau, Indonesia pun jadi magnet kuat bagi para wisatawan dalam hal kuliner. Setiao daerah pasti mempunyai makanan khas masing-masing yang mempunyai citarasa dan keunikan yang berbeda-beda. Tak hanya turis lokal, pelancong mancanegara pun rela datang ke tanah air untuk mencicipi kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia.

Namun, di antara keanekaragaman makanan tersebut, ada beberapa makanan yang terbuat dari bahan yang tak lazim. Tak sedikit pula orang yang melabeli makanan ini dengan sebutan “makanan ekstrem”. Tapi, justru hal itulah yang menjadi daya tarik para wisatawan. Seperti apa saja makanan ekstrem asal Indonesia?

Berikut Beberapa Makanan Ekstrim Asli Indonesia

[quads id=2]

Ulat Sagu

Salah satu makanan di Indonesia yang berbahan dasar ekstrem ada di Papua. Namanya adalah ulat sagu. Ulat sagu yang bersarang di dalam batang pohon sagu yang sudah ditebang, akan dimakan secara hidup-hidup. Tapi, tak jarang ulat berwarna putih ini dimasak terlebih dulu sebelum disantap, seperti dioseng dan digoreng.

Bagi Anda yang tak biasa menyantap makanan ini, baik yang sudah dimasak atau bahkan mentah, tentu akan mengerikan membayangkan makanan ini masuk ke mulut dan perut Anda. Tapi, faktanya ulat sagu ini tinggi kandungan protein yang baik untuk tubuh. Penasaran untuk mencobanya? (Baca juga: Cicipi 5 Restoran All You Can Eat di Singapura Ini)

Rempeyek Laron

Siapa yang tidak suka makan rempeyek? Rempeyek merupakan camilan yang terbuat dari campuran tepung beras, air, kacang-kacangan dan juga bumbu-bumbu. Makanan ini pasti sering Anda jumpai di rumah makan karena sangat cocok dimakan bersama nasi sebagai pengganti kerupuk.

Tapi, pernahkah Anda mencoba rempeyek laron asal Yogyakarta? Ya, di kota ini, rempeyek tak hanya terbuat dari kacang-kacangan, melainkan laron. Terdengar mengerikan? Tapi, makanan ini laik Anda coba karena rasanya tak kalah dengan rempeyek pada umumnya!

[quads id=5]

Paniki

Selain terkenal lewat bubur tinutuan dan sambal dabu-dabunya, nyatanya Manado juga punya kuliner ekstrem yang sudah dikenal oleh banyak orang. Namanya adalah Paniki. Olahan makanan yang terbuat dari daging kelelawar ini akan membuat para turis merinding saat akan menyantapnya pertama kali.

Namun, Anda tak perlu takut. Paniki terbuat dari adonan bumbu dan santan serta kelelawar pemakan buah yang dijadikan santapan sedap ini. Kesan mengerikan akan luntur seketika saat Anda mencoba makanan ini. Selain lezat, kelelawar pemakan buah juga memiliki banyak manfaat, seperti mengatasi kulit gatal dan asma.

Tikus Panggang

Pernahkah terlintas di pikiran Anda untuk menyantap tikus? Bila tidak, lain halnya jika Anda berada di Minahasa. Kota yang terletak di Sulawesi Utara ini punya suguhan ekstrem yang siap membuat Anda merinding, yakni tikus panggang. Tapi, berbeda dengan tikus yang biasa Anda lihat berkeliaran di rumah dan selokan, tikus yang digunakan untuk disantap ini merupakan tikus sawah yang terjamin kebersihannya.

Bicara soal rasa, tikus panggang ini, menurut masyarakat setempat, memiliki citarasa menyerupai daging ayam! Daripada penasaran, tak ada salahnya Anda coba kuliner satu ini saat berkunjung ke Minahasa.

[quads id=7]

Terdengar mengerikan, tapi faktanya, makanan ekstrem di atas menjadi makanan lazim di daerahnya masing-masing. Pernahkah Anda mencoba salah satu dari makanan ekstrem di atas? Atau mungkin makanan esktrem lainnya?

Comments are closed.