Sejarah dan Keistimewaan Masjid Nabawi Anda Harus Tahu!

Travel

Sebelum mendatangi langsung Masjid Nabawi, yuk ketahui terlebih dahulu sejarah dan berbagai keistimewaan salah satu masjid terbesar di dunia ini!

Masjid Nabawi atau Al-Masjid an-Nabawi adalah sebuah masjid yang didirikan secara langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Masjid ini berlokasi di pusat kota Madinah. Masjid ini merupakan masjid ketiga yang dibangun dalam sejarah Islam dan saat ini menjadi salah satu masjid terbesar di dunia.

Masjid ini sebenarnya merupakan bekas rumah Nabi Muhammad SAW yang ia tinggali setelah hijrah ke Madinah pada 622 M. Masjid ini, pada saat itu dijadikan sebagai tempat berkumpulnya masyarakat, majelis, dan sekolah agama.

Saat pertama kali dibangun oleh Rasulullah SAW, Masjid Nabawi hanya berukuran sekitar 50 x 50 meter. Namun seiring dengan perkembangan zaman, serta mungkin banyaknya jamaah yang datang, masjid ini terus mengalami perluasan.

Untuk saat ini, luas masjid mencapai lebih dari 100.000 mater persegi. Luas dari masjid ini bahkan berkali-kali lipat lebih luas dari kota Madinah pada masa lampau. Batas wilayah kota Madinah pada waktu itu adalah makam baqi, yang pada masa Rasulullah SAW disebut berada di pinggir kota Madinah. Tetapi sekarang lokasi dari makam baqi ini sudah sangat dekat dengan masjid.

Kemajuan masjid ini sebenarnya tidak terlepas dari pengaruh kemajuan penguasa-penguasa Islam. Pada 1909, masjid ini menjadi tempat pertama di Jazirah Arab yang diterangi pencahayaan listrik.

Setelah perluasan besar-besaran yang dilakukan pada masa Kesultanan Umayyah al-Walid 1, dibuat sebuah tempat yang berada di atas peristirahatan terakhir Nabi Muhammad SAW beserta dua Khulafaur Rasyidin, Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Pada 1279, sebuah penutup yang terbuat dari kayu dibangun dan sampai saat ini sudah mengalami setidaknya dua kali renovasi, yakni pada abad ke-15 dan pada 1817. Kemudian untuk kubah yang ada saat ini dibangun pada 1818 oleh Sultan Utsmaniyah Muhammad II dan dicat hijau pada 1837. Sejak saat itulah kubah tersebut lebih dikenal dengan “Kubah Hijau”.

Baca juga: Asuransi Haji: Perlindungan Nyaman Saat Ibadah Haji

Keistimewaan Masjid Nabawi yang Harus Anda Ketahui:

Tempat Bersejarah di Masjid Nabawi

Di dalam Masjid Nabawi, terdapat beberapa lokasi yang sangat bersejarah bagi seluruh umat Islam, mulai dari rumah Rasulullah, rumah Abu Bakar, Umar, dan para sahabat lainnya, hingga makam Rasulullah SAW pun berada di situ.

Tetapi sebenarnya masih ada tempat bersejarah lain yang justru jarang diketahui oleh umat Islam pada umumnya, memangnya apa saja itu?

  1. Tiang Duta Utusan

Rasulullah SAW biasa menggunakan tempat ini untuk menemui para utusan yang datang. Kemudian para sahabat termuka duduk di sekitar Rasulullah SAW selama pertemuan berlangsung.

  1. Tiang Pengawal

Tiang ini menjadi tempat berdiri para pengawal Rasulullah SAW. Tempat ini juga dijadikan pintu masuk Nabi SAW ke Masjid Nabawi.

  1. Tiang Tempat Tidur

Nabi SAW sering menggunakan tempat ini sebagai tempat tidur selama belia beri’tikaf di masjid.

  1. Mihrab Nabawi

Sebenarnya tidak ada satu pun mihrab di dalam Masjid Nabawi selama masa Rasulullah SAW dan empat Khulafaur Rasyidin. Namun pada 91 H, Khalifah Umar bin Abdul Aziz pertama kali melakukan salat di sini, di dalam sebuah bentuk mihrab.

  1. Mihrab Utsmani

Khalifah Utsman RA selalu mengimami salat di tempat ini. Khalifah Umar bin Abdul Aziz kemudian membangun sebuah mihrab di lokasi ini. Dan saat ini imam Masjid Nabawi selalu mengimami salat di tempat ini.

Baca juga: Wow Keren! Yuk, ke 7 Daftar Tempat Wisata ‘Gratis’ Ini!

  1. Mihrab Tahajud

Rasulullah SAW biasa melakukan salat tahajud di tempat ini.

  1. Mimbar

Berbagai pemerintahan muslim pernah mengirimkan mimbar untuk masjid ini dari waktu ke waktu. Namun mimbar yang ada saat ini dikirim oleh Sultan Murad ke-3 yang berasal dari Dinasti Utsmani pada 998 H.

  1. Bab Jibril

Pintu ini terletak di bagian Timur. Bab Jibril ini juga sering disebut dengan Bab Nabi, sebab Nabi SAW sering masuk lewat pintu ini.

  1. Bab Nisa’

Pintu ini dibuka oleh khalifah Umar bin Khattab RA pada 12 H. Umar RA berkata jika alangkah baiknya pintu tersebut dikhususkan untuk para wanita.

  1. Bab Pintu Salam

Pintu ini terletak di tembok masjid sebelah barat. Pintu ini dibuka oleh khalifah Umar bin Khattab pada saat dilakukan perbaikan masjid pada 12 H.

Baca juga: Hagia Sophia: Dari Gereja Menjadi Masjid Hingga Museum

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Keistimewaan Masjid Nabawi

Masjid Nabawi memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh masjid-masjid lain pada umumnya. Memangnya apa keutamaannya?

Masjid ini merupakan salah satu dari tiga masjid yang disebutkan di dalam Al-Qur’an. Dan berkaitan dengan keistimewaan dari Masjid Nabawi, Rasulullah SAW bersabda jika salat di masjid ini lebih utama dari pada melakukan 1.000 kali salat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram, dan salat di Masjidil Haram lebih utama dari pada 100.000 kali melakukan salat di masjid lainnya.

Selain itu, Rasulullah SAW juga memberi keistimewaan khusus kepada Masjid Nabawi yang tidak dimiliki oleh masjid-masjid lainnya, yakni Raudhah (taman) melalui yang disabdakan Rasulullah dalam hadis  yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim jika di antara rumah Rasulullah SAW dan mimbar yang ada di Masjid Nabawi terdapat salah satu Raudhah (taman) di taman-taman surga.

Oleh karena itu, mengunjungi Masjid Nabawi untuk salat di dalamnya memiliki nilai ibadah yang sangat besar pahalanya. Selain itu, seorang Muslim diperbolehkan menjadikannya sebagai tawassul-nya kepada Allah SWT untuk mencari ridho-Nya. Dan yang perlu diingat betul-betul oleh para muslim di seluruh dunia adalah Masjid Nabawi ini memiliki begitu banyak keistimewaan dibandingkan dengan masjid-masjid lainnya.

Comments are closed.