Sejarah dan Fakta Menarik di Balik Menara Pisa

Travel

Menara Pisa merupakan salah satu magnet bagi seluruh wisatawan dunia. Hal ini tak lepas dari keunikan dan sejarah panjangnya. Penasaran?

Italia sudah sejak lama jadi negara tujuan para wisatawan dari berbagai negara di dunia. Hal ini tak lepas dari banyaknya hal menarik yang ada di negara satu ini, mulai dari kuliner hingga arsitektur. Dari sekian banyak hal menarik yang ada di Italia, tentu kita sepakat bahwa negara satu ini tak bisa lepas dari satu bangunan ikonik, yaitu Menara Pisa.

Menara Pisa adalah menara yang sudah berdiri selama ratusan tahun dengan kondisi miring. Inilah yang membuat Menara Pisa istimewa. Ketika bangunan mengalami kemiringan, maka akhirnya bangunan tersebut akan runtuh, lain halnya dengan menara ini. Sejak menara ini mengalami kemiringan, sampai detik ini Menara Pisa tetap kokoh berdiri. Bahkan, bangunan ini terdaftar sebagai salah satu keajaiban dunia.

Tentu, ada sejarah panjang di balik berdiri dan miringnya menara satu ini. Mari kita simak bersama sejarahnya di bawah ini!

Sejarah Menara Pisa

Menara Pisa atau dalam Bahasa Italia disebut Torre pendente di Pisa atau yang biasa disebut adalah sebuah menara lonceng dari sebuah katedral di kota Pisa, Italia. Menara ini terletak di belakang katedral dan merupakan struktur ketiga di Campo dei Miracoli Pisa.

Walaupun rencana semula dibangun secara vertikal, menara itu mulai miring ke arah tenggara segera setelah dilakukan konstruksi pada1173 dikarenakan pondasi yang tak sempurna.

Tinggi dari menara tersebut adalah 55,86 meter dari permukaan tanah di sisi terendah dan 56,70 meter di sisi yang tertinggi. Lebar alas bangunan itu adalah 4,09 meter dan lebar puncaknya adalah 2,48 meter. Berat menara ini diperkirakan 14,500 ton dan memiliki 294 anak tangga.

Konstruksi dari Menara Pisa dibangun dalam tiga tahap dan memakan waktu sekitar 200 tahun. Konstruksi marmer putih di lantai pertama dimulai pada tanggal 9 Agustus 1173, pada masa kejayaan militer dan kemakmuran Italia. Lantai pertama ini dikelilingi oleh beberapa pilar dan walaupun posisinya miring, namun tetap tahan selama berabad-abad.

Ada kontroversi seputar identitas dari arsitek yang membangun Menara Miring Pisa. Selama bertahun-tahun, desain tersebut diyakini dibuat oleh Guglielmo dan Bonanno Pisano, artis lokal kenamaan di abad ke-12, yang terkenal dengan karya perunggunya, khususnya pada karyanya Pisa Duomo.

Bonanno Pisano meninggalkan Pisa pada 1185 dan pindah ke Monreale, Sicilia, namun kemudian kembali lagi dan meninggal di tanah kelahirannya itu. Makamnya ditemukan di dasar tower pada 1820.

Menara itu pertama kali miring setelah lantai ketiga dibangun pada 1178, dikarenakan amblasnya pondasi sedalam tiga meter, akibat pergerakan tanah. Ini berarti bahwa desain dari menara tersebut telah cacat sejak pada awalnya.

Konstruksi dihentikan sementara selama hampir seabad lamanya, karena para warga Pisa hampir terlibat peperangan dengan Genoa, Lucca, dan Florence. Selama masa ‘istirahat’ ini, struktur tanah di bawahnya telah kembali stabil. Dan baru pada 1198, dipasang jam untuk sementara pada bangunan yang masih belum tuntas itu.

Bangunan itu dilanjutkan kembali pada 1272 oleh Giovanni di Simone, arsitek dari Camposanto. Lantai keempat dibangun untuk mengimbangi kemiringan dari menara ini. Sayangnya, pembangunan kembali dihentikan pada 1284, saat Pisa ditaklukan oleh Genoa dalam Pertempuran Meloria.

Pembangunan menara lonceng ini tak selesai, bahkan terhenti hingga 1372. Setelah itu, Tommaso di Andrea Pisano berhasil menyelesaikan elemen-elemen Gothic dari menara tersebut, dengan memberikan sentuhan gaya Roma. Terdapat tujuh lonceng pada menara tersebut, yang masing-masing mewakili not pada nada. Lonceng yang terbesar dipasang pada 1655.

Fakta Menarik Menara Pisa

Kita semua tahu bahwa terdapat fakta menarik dari setiap hal yang ada di dunia ini, tak terkecuali Menara Pisa. Menara miring ini juga memiliki fakta menarik yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang, mungkin salah satunya Anda. Apa saja fakta menarik tersebut? Ini dia!

Pembangunan Dimulai 1173

Menara Miring Pisa ini biasa juga disebut Torre pendent di Pisa bagi masyarakat Italia dan pertama kali dimulai pembangunannya pada tahun 1173. Sudah cukup lama juga ya berarti menara ini, selain lama ternyata pada awalnya menara ini diciptakan berdiri secara vertikal lho.

Menara yang terletak di belakang katedral dan merupakan bangunan ketiga Campo dei Miracoli ini memang sudah menjadi daya tarik pariwisata di Italia sejak lama.

Wajar apabila kota Pisa sendiri sering dipenuhi oleh para pelancong yang penasaran mengenai menara ini. Ketinggian dari menara ini pun bisa mencapai 55,86 meter dari permukaan tanah tertinggi. Kelebaran dinding di bawahnya pun bisa mencapai 4,09 meter dan di puncaknya sendiri selebar 2,48 meter. Serta bobotnya pun mencapai 14.500 ton.

Penyebab Kemiringan Menara Pisa

Berbicara mengenai menara ini tentunya pertanyaan yang sering timbul ialah penyebab menara ini menjadi miring. Hal tersebut terjadi tak lama setelah pembangunannya yang dimulai pada 1173. Kemiringannya sendiri dikarenakan oleh sebagian tanah pondasinya amblas. Hingga pembangunannya sempat dihentikan cukup lama. Walaupun miring, namun bangunan tiga tingkat ini tetap kokoh berdiri hingga hampir seabad kemudian, tepatnya pada 1272, pembangunannya pun kembali dilanjutkan.

Pembangunan menara ini tidak lancar seratus persen, tapi sempat terhenti pada tingkat ke tujuh. Pembangunan menara yang terdiri dari lantai dasar dan lantai 1-7 ini barulah benar-benar selesai pada 1372. Meski menara ini telah berdiri miring sejak lebih dari 800 tahun yang lalu, nyatanya bangunan tersebut tetap kokoh hingga kini.

Tetap Kokoh

Sama halnya dengan pembangunannya, selama berdiri kokoh selama berabad-abad, ternyata Menara Pisa sendiri juga mendapatkan beragam cobaan. Namun uniknya, hingga hari ini tidak ada perubahan dari menara yang miring ini.

Sejak 1280, sedikitnya ada empat gempa bumi besar yang melanda kawasan Menara Pisa. Namun hingga kini, menara setinggi 55,86 meter ini tetap kokoh berdiri dan bahkan tidak rusak. Hal tersebut pun juga meninggalkan pertanyaan yang cukup banyak baik di kalangan masyarakat maupun para peneliti.

Oleh sebab itu, terdapat sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti, mereka pun mempelajari berbagai informasi seismologi, geoteknik, dan struktur yang terkait dengan Menara Pisa. Kemudian para peneliti tersebut menyimpulkan kalau ketahanan dari menara ini terkait dengan fenomena yang dikenal sebagai interaksi struktur tanah dinamis atau dynamic soil-structure interaction.

Para Peneliti Penasaran dengan Arsitekturnya

Pertanyaan pun tak muncul hanya dari kalangan masyarakat saja namun peneliti pun juga sangat penasaran mengenai struktur dari bangunan ini. Menurut Profesor Gorge Mylonakis, dari Departemen Teknik Sipil Universitas Bristol, Inggris, yang tergabung dalam tim riset yang diundang oleh Profesor Camillo Nuti dari Roma Tre University pun mengatakan bahhwa ketahanan Menara Pisa disebabkan adanya kombinasi yang unik antara ketinggian dan kekauatan menara tersebut dengan kelembekan tanah pondasinya.

Ketinggian dan kekuatan dari Menara Pisa yang besar dikombinasikan dengan kelembekan tanah pondasinya menyebabkan karakteristik getaran struktur termodifikasi sedemikian rupa sehingga menara pun tidak beresonansi dengan gerakan tanah ketika gempa.

Hal tersebut pun yang menjadikannya menara yang sangat kokoh hingga hari ini. Kombinasi yang unik tersebutlah yang membuat menara lonceng ini pantas memegang rekor dunia dalam efek interaksi struktur tanah dinamis.

Bagaimana? Setelah melihat fakta di atas, apakah Anda semakin tertarik untuk melihat langsung Menara Pisa di Italia? Persiapkan jadwal liburan Anda dari sekarang!

Comments are closed.