Apa Itu Negara Balkan? Di Mana Letaknya?

Travel

Negara-negara yang masuk ke dalam wilayah Balkan bisa menjadi salah satu tujuan wisata yang wajib Anda kunjungi. Pasalnya, hampir semua negara yang masuk ke dalam wilayah ini memiliki sejarah dunia yang bisa Anda explore. Kira-kira bagaimana cara untuk bisa mengujungi negara Balkan?

Menurut sumber dari Wikipedia, negara Balkan merupakan sekumpulan negara-negara yang terletak di area Eropa Tenggara. Pada awalnya istilah Balkan di ambil dari nama pegunungan yang merentang dari Serbia hingga Laut Hitam yang memiliki nama sama.

Wilayah Balkan terletak di Eropa Tenggara dan meliputi luas sekitar 700.000 km persegi. Namun, tidak semua negara masuk ke dalam wilayah Balkan, hanya ada beberapa negara saja, yaitu Albania, Bosnia & Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Kosovo, Macedonia, Montenegro, Romania, Serbia, dan Slovenia.

Wilayah Balkan dikenal memiliki lingkungan yang kaya. Hal ini karena memiliki iklim pegunungan yang bervariasi. Bukan hanya iklim, tetapi wilayah Balkan juga menawarkan berbagai keanekaragaman hayati, seperti anggur, batu bara, lignite, tembaga, mangan, seng, dan bauksit. Namun, di balik itu rupanya negara-negara Balkan dikenal menjadi tempat serangkaian peristiwa kekerasan dalam sejarah. Termasuk penganiayaan bermotif agama selama Perang Dunia II, ketika Gereja Katolik Yunani diperintahkan bergabung dengan Gereja Ortodoks Rumania, serta penindasan minoritas tertentu, termasuk Gipsi.

Runtuhnya federasi Yugoslavia juga diingat sebagai pemicu perang panjang dan tewasnya begitu banyak warga sipil. Pembersihan etnis yang mengiringi konflik memaksa banyak penduduk setempat meninggalkan daerah itu selama tahun 1990-an.

Baca juga: Dari Ratusan Negara, Inilah Negara Tertua di Dunia

Bagimana Caranya untuk Liburan ke Negara Balkan?

Tentu sangat mudah sekali bagi Anda yang ingin berlibur dan menjelajahi negara Balkan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa ada beberapa negara yang masuk ke dalam negara Balkan. Meskipun semuanya terletak di Benua Eropa, tetapi ada negara yang tidak memerlukan visa jika ingin mengunjunginya alias bebas visa, yaitu Serbia. Selebihnya harus menggunakan visa dan mayoritas visa Schengen. Visa Schengen yang bisa dipakai adalah visa Schengen aktif dan multiple entry. Lalu, apa bedanya visa Schengen aktif dan multiple entry?

Visa Schengen Aktif

Visa Schengen aktif maksudnya adalah visa Schengen yang sudah diaktifkan alias sudah dipakai. Tapi visa Schengen Anda sudah disetujui dan belum sempat dipakai masuk ke negara Schengen, itu tidak bisa disebut visa Schengen aktif. Jadi, Anda harus tetap berkunjung ke salah satu negara Schengen untuk mengaktifkan visa tersebut dan baru bisa berkunjung ke negara Balkan.

Baca juga: Apa Itu Visa Schengen dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Visa Schengen Multiple Entry

Dikarenakan negara-negara Balkan dikelilingi oleh negara-negara Schengen, jadi sangat disarankan untuk memiliki visa Schengen multiple entry. Hal ini bertujuan agar Anda bisa keluar masuk negara Schengen jika memang ingin berkeliling di wilayah Balkan. Untuk menunjang agar permohonan visa Schengen Anda segera disetujui, jangan lupa untuk melampirkan itinerary yang menjadi bukti perjalanan Anda.

Baca juga: 7 Rumah Adat di Berbagai Negara

Negara yang paling mudah untuk mendapatkan Visa Schengen?

Jika memang diharus memiliki visa Schengen, kira-kira negara apa yang paling mudah untuk bisa disetujui? Pasti pertanyaan ini akan muncul di benak kepala Anda. Perlu diingat, semua negara memiliki peryaratan yang sebenarnya tidak sulit untuk dipenuhi. Asalkan Anda bisa memenuhi semua persyaratan yang dimaksud, tentu visa Schengen akan mudah Anda dapatkan.

Syarat Permohonan Visa Schengen

Berikut ini persyaratan dokumen yang harus dipenuhi untuk pengajuan visa Schengen.

Asuransi Perjalanan ke Schengen

Asuransi perjalanan ini penting dan tidak boleh terlewatkan,karena kedutaan besar akan meminta Anda untuk memiliki asuransi perjalanan ke Schengen. Caranya mudah, Anda bisa membelinya di website Futuready.com. Sebagai caa cerdas berasuransi Futuready menyediakan berbagai produk asuransi perjalanan ke Schengen, yang bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan.

Formulir Permohonan Visa Schengen

Setelah mendapatkan asuransi perjalanan, selanjutnya adalah mendapatkan formulir pembuatan Visa Schengen. Formulir ini bisa Anda dapatkan di loket VFS Schengen yang berlokasi di Kuningan City, Jakarta Selatan. Selain datang langsung, Anda juga bisa mengunduh formulir di setiap website kedutaan besar.

Siapkan Pas Foto

Setelah mendapatkan formulir, siapkan dua pas foto ukuran 3.5 cm x 4.5 cm berlatar putih dengan gaya foto formal. Pastikan telinga Anda terlihat saat difoto. Pastikan Anda sudah memiliki foot ini sebelum menyerahkan formulir guna mempercepat proses pembuatan visa.

Siapkan Paspor

Setiap wisatawan yang hendak melakukan perjalanan ke luar negeri tentunya membutuhkan sebuah paspor. Paspor adalah identitas Anda selama berada di luar negeri. Siapkan paspor asli maupun fotokopi untuk diberi cap (stempel) atau disegel dengan visa yang dilakukan oleh petugas negara tempat kedatangan.

Bukti Keuangan

Persyaratan lain adalah membawa bukti keuangan dengan melampirkan rekening koran dengan jangka waktu tiga bulan terakhir. Anda dapat mencetak di bank terkait kemudian meminta legalisir. Hal ini didasarkan untuk menanggung biaya yang dibutuhkan serta bukti keadaan keuangan pemohon yang ingin ke luar negeri. Meski begitu, pihak kedutaan tidak pernah menyebutkan secara pasti jumlah saldo minimum.

Bukti Reservasi Tiket Pesawat

Saat melakukan perjalanan ke luar negeri, sudah pasti Anda memerlukan tiket pesawat. Tiket ini merupakan syarat untuk mengajukan visa schengen dalam bentuk lampiran. Anda harus melampirkan bukti reservasi tiket pergi dan tiket pulang.

Bukti Reservasi Penginapan

Selain bukti tiket pesawat, Anda juga harus menyerahkan bukti reservasi penginapan yang akan Anda singgahi di Eropa. Bila di Eropa Anda mempunyai saudara atau kerabat yang tinggal disana, Anda perlu melampirkan bukti kepemilikan atau kontrak tempat tinggal, surat keterangan asli dari Walikota setempat, surat pernyataan berapa lama Anda tinggal di Eropa serta alamat lengkap tempat Anda menginap di sana.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Surat Keterangan Kerja

Surat keterangan kerja bisa menjadi bukti bahwa Anda mempunyai pekerjaan tetap di Indonesia sehingga tidak akan melarikan diri ke negara terkait untuk mencari kerja atau menjadi seorang imigran gelap. Bila Anda seorang pengusaha atau profesional, Anda perlu melampirkan SIUP atau Surat Izin Usaha atau Profesi. Untuk Anda yang berstatus sebagai ibu rumah tangga, Anda wajib melampirkan surat keterangan kerja dari perusahaan suami bekerja. Sementara itu bagi Anda seorang pelajar, Anda perlu melampirkan surat keterangan kampus atau sekolah terkait.

Baca juga: Surat Keterangan Kerja, Apa Isi dan Fungsinya?

Membuat Itinerary (Rencana Perjalanan)

Intinerary atau rencana perjalanan juga menjadi syarat penting saat mengajukan visa Schengen. Rencana perjalanan bisa menunjukkan rencana perjalanan Anda di Eropa. Pastikan intinerary dibuat dengan sedetail mungkin baik dari tanggal dan jamnya.

Comments are closed.