10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah Negara Lain

Travel

Tak sedikit negara yang perlu berjuang untuk lepas dari penjajahan. Beruntung, ada beberapa negara yang tidak pernah dijajah oleh negara lain.

Dengan kekayaan alam yang begitu melimpah, Indonesia pernah menjadi tanah ‘perebutan’ oleh Portugis, Spanyol, Belanda, dan Jepang. Bahkan oleh Belanda, Indonesia dijajah selama lebih dari tiga setengah abad.

Selain Indonesia, negara super power seperti Amerika Serikat juga pernah dijajah oleh Inggris. Penduduk Amerika juga pernah merasakan penderitaan yang sama dengan penduduk negara-negara lain yang pernah dijajah. Namun ternyata ada beberapa negara yang tidak pernah dijajah sama sekali dalam catatan sejarahnya.

Penasaran? Berikut ini adalah 10 daftar negara yang tidak pernah merasakan dijajah negara lain.

10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah

Jepang

Jepang masuk dalam salah satu negara yang terhindar dari penjajahan. Malahan, negeri matahari terbit itu berani memborbardir kekuatan Barat pada era Perang Dunia II. Itulah Jepang tidak pernah mengalami penjajahan oleh negara lain.

Baca Juga: Traveling ke Negara Terkaya Dunia, Mau?

Jepang menjadi salah satu negara di Asia Timur yang tidak pernah merasakan dijajah oleh bangsa Eropa. Hal ini disebabkan oleh sistem pemerintahan Jepang yang dipimpin oleh seorang Kaisar yang memerintahkan untuk memblokade seluruh akses masuk. Sehingga, Jepang menjadi negara terisolir di dunia di masa penjajahan.

Thailand

Thailand Negara yang Tidak Pernah Dijajah

Thailand merupakan negara satu-satunya di Asia Tenggara yang tidak pernah terjajah.. Hal itu dikarenakan pemerintah Thailand sudah membuka diri terhadap negara-negara asing. Di sisi lain, Thailand memiliki tanah yang tidak subur, sehingga negara penjajah tidak tertarik dengan negara ini.

Thailand memiliki sebuah sistem suksesi yang sangat baik pada abad ke-19. Tak hanya itu, negeri gajah putih ini juga mampu mengeksploitasi persaingan dan ketegangan yang terjadi antara Kerajaan Inggris dan Belanda di Hindia Belanda dan Indocina Prancis. Hal inilah yang menjadikan negara Thailand menjadi negara perbatasan antara beberapa negara di Asia Tenggara yang sebelumnya telah dijajah oleh Prancis dan Inggris.

Pada Perang Dunia II, Jepang yang saat itu sedang berperang melawan sekutu ternyata dibantu oleh Thailand. Akan tetapi, setelah perang selesai, Thailand memutuskan untuk bersekutu dengan Amerika Serikat.

Arab Saudi

Negara yang terkenal sebagai tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW dan berkembangnya agama Islam ini ternyata tidak mengalami penjajahan bangsa lain. Hal itu dikarenakan negara ini sebagian besar wilayahnya terdiri dari gurun tandus.

Kontur tanah yang gersang dan berpasir serta iklim yang panas menjadi alasan mengapa negara ini tidak menjadi pilihan untuk dijajah. Kedua, meskipun sering terjadi perpecahan atau konflik antar saudara, masyarakat Arab Saudi akan mudah melakukan perdamaian antar saudara sehingga akan sangat sulit untuk memecah belah masyarakatnya.

Baca Juga: 7 Negara Terkecil di Dunia yang Harus Anda Ketahui

Ethiopia

Negara yang terletak di kawasan Benua Afrika ini merupakan negara dengan populasi terbesar ke-2 di Afrika. Fakta lainnya adalah negara satu ini tidak pernah merasakan kejamnya masa penjajahan. Ketika bangsa Eropa menjajah benua Afrika dari tahun 1880 sampai 1914, sekitar 90% benua Afrika telah dikuasai oleh Eropa. Namun, Ethiopia tetap mampu mempertahankan kedaulatan penuhnya.

Ada juga yang berpendapat bahwa Ethiopia benar-benar dijajah oleh orang Italia dari tahun 1936 sampai 1941, namun masalah ini masih dipertanyakan karena belum ada bukti kuat untuk menanggapi anggapan tersebut.

Nepal

Nepal Negara yang Tidak Pernah Dijajah

Nepal termasuk salah satu negara di Asia yang belum pernah dijajah. Negara yang didirikan pada tanggal 21 Desember 1768 ini berbatasan langsung dengan Cina di utara dan India di timur.  Negara yang terkenal akan keindahan Gunung Everest ini tidak memiliki hari kemerdekan.

Sejak tanggal 25 September 1768, Nepal sudah berdiri sendiri menjadi kerajaan, hingga pada tanggal 28 Mei 2008 resmi menjadi negara republik. Alasan Nepak tidak dijajah tak lain karena negara ini mendapat perlindungan dari negara Inggris.

Denmark

Sebagai salah satu negara yang terbilang kecil, Denmark terhindar dari penjajah. Justru sebaliknya, Denmark sempat menjadi negara yang menguasai beberapa negara di Eropa. Akan tetapi, pada tahun 1862, Denmark dipaksa untuk menyerahkan Schleswig-Holstein kepada Prusia dan peristiwa tersebut menyebabkan luka yang cukup dalam bagi negara ini. Setelah kejadian tersebut, Denmark memutuskan untuk menjadi pihak netral hingga Perang Dunia I.

Negara yang besistem pemerintahan monarki konstitusional dan parlementer ini bukanlah negara yang kaya akan sumber daya alam. Hal itulah yang melatarbelakangi negara satu ini tidak tersentuh oleh penjajahan sedikit pun.

Turki

turki Negara yang Tidak Pernah Dijajah

Sebenarnya bangsa Turki sendiri bukanlah bangsa asli yang mendiami daratan Turki, melainkan para pendatang. Bermula pada abad ke-11, kemenangan Seljuk yang melawan Kekaisaran Bizantium (Kekaisaran Romawi) di pertempuran Manzikert mengawali menyebarnya bangsa, bahasa, dan agama muslim di tanah Turki.

Singkat cerita, pada Perang Dunia II, Turki menjadi negara netral hingga akhirnya menjadi anggota PBB pada tanggal 26 Juni 1945. Setelah perang berakhir, Yunani mendapat kesulitan saat menghadapi pemberontakan komunis yang juga menuntut didirikannya pangkalan militer di Selat Turki. Sehingga Amerika Serikat memberikan jaminan berupa keamanan kepada Turki dan Yunani yang dinyatakan pada Doktrin Truman.

Baca Juga: Negara Yunani: 7 Fakta Menarik dari Negara Dewa-Dewi

Liberia

Liberia merupakan negara yang berlokasi di Atlantik, tepatnya di bagian selatan Afrika Barat. Negara ini juga berbatasan dengan Pantai Gading, Sierra Leone, dan Guinea. Liberia mulanya didirikan oleh warga negara Amerika Serikat yang waktu itu menjadi koloni bagi mantan budak Afrika-Amerika. Maka, tidak heran jika Liberia menjadi satu dari sedikit negara di Afrika yang tidak pernah merasakan penjajahan.

Budak-budak Afrika atau negro yang telah dimerdekakan tersebut dikirim ke tempat nenek moyang mereka berasal. Bagi Amerika, tindakan ini dilakukan agar budak yang telah dimerdekakan tersebut tidak membuat masalah dengan warga kulit putih di Amerika. Meskipun sudah berada jauh dari Amerika, budak tersebut tetap mendapat dukungan dari Amerika, sebab jika dihentikan, Amerika Serikat takut Liberia akan jatuh ke bangsa Eropa.

Dari 10 negara di atas, semua memiliki sejarahnya masing-masing dalam mempertahankan kemerdekaannya. Sebab, sebagai sebuah negara kesatuan, persoalan bisa jadi datang dari hal lain selain penjajahan.

Comments are closed.