Fakta-fakta Menarik Seputar Piramida Mesir

Travel

Piramida Mesir termasuk salah satu tujuh dari keajaiban dunia. Keberadaannya ini membuat Mesir menjadi salah satu tujuan wisata dunia, khususnya bagi mereka yang penasaran dengan piramidanya.

Selain Indonesia, Mesir juga termasuk negara yang menghadirkan salah satu dari keajaiban dunia. Melalui piramidanya, negara ini berhasil mencuri perhatian masyarakat dunia untuk datang dan melihat langsung keindahan dan juga keunikan dari piramida ini.

Seperti yang kita ketahui, banyak mitos dan legenda yang berkembang seputar piramida di Mesir. Pramida sendiri adalah bangunan yang sangat tua, berdiri sejak beberapa milenium silam. Ada beberapa pendapat mengatakan bahwa bangunan dengan arsitektur hebat ini adalah bangunan alien. Sementara yang lain justru memuji kehebatan peradaban budaya Mesir yang luar biasa.

Salah satu piramida yang terkenal di Mesir adalah Piramida Agus Giza yang dibangun pada dinasti keempat oleh Firaun Khufu, menjadi salah satu bangunan terbesar yang dibuat manusia. Tidak sampai di situ, yang lebih hebatnya lagi konstruksi piramida menggunakan lebih dari dua juta balok bat, yang masing-masing beratnya lebih dari dua ton.

Nah, lalu bagaimana dengan Anda? Apa yang Anda ketahui tentang Piramida Giza di Mesir? Mungkin Anda hanya mengenalnya sebagai sebuah makam kerajaan yang megah. Padahal ada beberapa fakta yang tidak begitu populer tentang piramida, dan menarik untuk Anda ketahui. Penasaran? Berikut ulasannya!

Baca juga: Selain Gurun Sahara, Ini Gurun Terluas di Dunia Lainnya!

Fakta Menarik Seputar Piramida Mesir

Ada banyak fakta yang mungkin belum semua orang tahu mengenai piramida Mesir. Kira-kira apa saja ya fakta tersebut?

Menggunakan Banyak Batu

Seperti yang sudah disebutkan bahwa piramida ini memiliki sekitar 2.300.000 blok batu yang masing-masing beratnya 2 sampai 30 ton. Bahkan ada beberapa blok yang beratnya lebih dari 50 ton. Bisa Anda bayangkan seberapa kuat orang yang membawa batu-batu itu? Mungkin karena hal inilah banyak yang menganggap bangunan ini dibuat oleh alien.

Namun, Meskipun sebagian besar piramida terbuat dari batu kapur, orang Mesir biasanya juga menggunakan batu pualam untuk beberapa fitur, seperti lantai, patung, peti mati, ataupun vas.

Memiliki Bangunan yang Besar

Dasar Piramida memiliki luas 55.000 meter persegi dengan masing-masing sisi memiliki luas lebih dari 20.000 meter persegi. Mungkin ini bukan fakta istimewa. Namun, Anda tahu bahwa luas piramida ini baru diketahui setelah berabad-abad. Hal yang tetap menjadi misteri bagi para ilmuwan modern hingga kini adalah pengetahuan matematika dan astronomi yang dimiliki masyarakat Mesir Kuno. Piramida Besar Giza sendiri merupakan bangunan tertinggi di dunia selama lebih dari 3.800 tahun dan memiliki tinggi sekitar 86 meter.

Temperatur Konstan

Suhu atau temperatur udara di dalam piramida adalah konstan, cenderung sejuk ,dan tidak pernah lebih dari 20 derajat celcius. Meskipun bangunan ini berada di tengah-tengah padang pasir yang panas. Suhu konstan inilah yang kemudian mampu menjaga kondisi mumi Firaun tetap baik selama berabad-abad.

Bisa Bersinar

Awalnya, piramida ditutupi dengan lapisan batu kapur. Lapisan ini kemudian dapat memantulkan cahaya matahari sehingga membuat piramida tampak bersinar seperti berlian.

Lapisan batu kapur ini kemudian tidak ada lagi karena orang-orang Arab menggunakannya untuk membangun masjid setelah gempa bumi pada abad ke-14.

Sejarawan dan arkeolog mengklaim bahwa piramida asli berwujud seperti cermin raksasa dan memantulkan cahaya begitu kuat sehingga terlihat dari bulan bagaikan “bintang” yang bersinar di bumi.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Sejarah Terkenal di Dunia

Bagian Dalam Piramida

Piramida adalah satu-satunya bangunan di Mesir yang dikenal memiliki bagian dalam yang naik dan turun. Bagi mereka yang ingin mengunjungi kamar raja, mereka harus berjalan membungkuk ke bawah. Setelah itu baru mereka dapat memasuki ruang raja.

Pintu Putar Piramida

Piramida Agung Giza ternyata memiliki pintu putar pada bagian pintu masuk. Beratnya 20 ton dan dapat dengan mudah dibuka dari dalam. Namun pintu ini tak terlihat dari luar.

Tidak Bisa Dibangun Kembali

Arsitek terbaik di dunia pun diyakini tak akan ada yang mampu membuat bangunan serupa piramida. Diperlukan teknologi yang tepat seperti yang dimiliki masyarakat Mesir Kuno untuk membangun Piramida. Namun sayangnya, hingga kini teknologi tersebut masih menjadi misteri.

Sphinx

Sphinx memiliki ketinggian 73,5 meter. Monumen ini dibangun pada masa pemerintahan Khafra. Makhluk itu adalah makhluk yang ada dalam mitos-mitos Yunani Kuno, Mesir, dan Asia Selatan.

Legenda mengatakan bahwa Sphinx memiliki teka-teki yang sangat sulit untuk dijawab. Banyak yang mencoba menjawab namun gagal dan dimakan oleh makhluk setengah singa setengah manusia itu.

Teka-tekinya adalah makhluk apa yang berjalan dengan empat kaki di pagi hari, dua kaki pada siang hari dan tiga kaki pada malam hari? Dalam legenda, pahlawan Oedipus menjadi satu-satunya orang yang berhasil menjawab teka-teki. Ia menjawab, “manusia”. Dan jawabannya pun akhirnya berhasil membunuh Sphinx.

Baca juga: Sejarah Patung Liberty di Amerika Serikat

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Segala Kemewahan Ada di Dalamnya

Sejarawan mengatakan, tujuan Piramida dibangun bukan semata-mata sebagai makam tapi sebagai rumah yang kekal bagi raja setelah kematian. Piramida Giza dibangun dengan sistem terowongan yang dirancang apik. Emas, berlian, mahkota raja, pakaian terbaik, mumi kucing, madu, dan makanan terdapat di dalamnya. Benda-benda itu dimaksudkan untuk melayani dan menemani raja di akhirat.

Proses Pengerjaannya

Pengerjaannya selesai sekitar 2560 SM selama masa pemerintahan Khufu. Para ahli memperkirakan bahwa pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar 10-20 tahun. Akan tetapi, pada akhir abad ke-20, para arkeolog menemukan bukti bahwa tenaga kerja yang digunakan jumlahnya jauh lebih sedikit, hanya 20.000 orang pekerja terampil saja yang mungkin dipakai untuk tugas pembuatan piramida.

Comments are closed.