Batal Berangkat? Refund Tiket Pesawat Bisa Dilakukan. Ini Dia Caranya!

Asuransi PerjalananTravel

Punya urusan mendadak atau batal berangkat karena larangan mudik Corona? Tak perlu khawatir, karena Anda punya kesempatan untuk refund tiket pesawat!

Kemunculan virus corona secara luas memang memberikan dampak kkepada banyak orang. Bukan hanya soal kesehatan, dampak yang terjadi bisa memengaruhi berbagai sektor kehidupan lainnya mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial dan lainnya. Apalagi semenjak diberlakukannya social distancing, PSBB hingga larangan mudik berbagai sektor perdagangan bahkan transportasi terancam terhambat.

Akibatnya banyak orang yang melakukan refund tiket pesawat untuk mengurangi kerugian. Jika Anda menjadi salah satunya, Pengembalian uang atas tiket yang sudah Anda beli bisa dilakukan. Namun, Anda harus tahu bahwa ada beberapa syarat yang harus dilengkapi. Sebab, setiap maskapai penerbangan memiliki syarat yang berbeda-beda.

Baca juga: Yuk, Ketahui Berbagai Benefit Asuransi Perjalanan Internasional di Futuready.com!

Bukan hanya pembatalan keberangkatan akibat adanya virus corona, rencana liburan, bertemu keluarga atau bahkan perjalanan dinas bisa mendadak batal karena ada hal-hal yang tak bisa diprediksi. Oleh karena itu, untuk menghindari hal yang merugikan ketika merencanakan perjalanan Anda wajib memiliki asuransi perjalanan. Di Futuready Anda bisa mendapatkan berbagai produk asuransi jiwa yang aman dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Rasanya sayang sekali jika tiket pesawat hangus begitu saja karena tidak dipakai. Salah satu solusi yang bisa Anda lakukan adalah dengan membatalkan pembelian tiket tersebut atau pengajuan refund. Kalau begitu, bagaiimana caranya untuk pengajuan refund ini?

Dua Cara Refund Tiket Pesawat

Pembatalan dan refund maupun reschedule tidak bisa dilakukan dari bandara tempat Anda akan terbang. Semua proses ini hanya bisa dilakukan melalui call center maupun kantor perwakilan maskapai masing-masing. Adapun dua cara pembatalan dan refund yang biasanya dilakukan yaitu:

Refund dari Pihak Maskapai Penerbangan

Pembatalan penerbangan dari pihak maskapai biasanya terjadi karena adanya kerusakan pesawat dan force majeure (bencana alam). Jika pembatalan murni dari kesepihakan maskapai maka anda berhak mendapatkan 100% uang kembali. Sedangkan jika dikarenakan force majeure biasanya akan dikenakan biaya pembatalan sebesar 10-20%.

Refund dari Pihak Penumpang

Refund tiket pesawat dari Pihak Penumpang

Setiap maskapai penerbangan, tentu memiliki kebijakan dan syarat ketentuan yang berbeda-beda dalam proses pembatalan dan refund tiket pesawat atas permintaan penumpang. Biasanya pihak maskapai penerbangan hanya akan mengganti 50% dari total harga tiket yang dibayarkan dan bergantung pada lama refund sebelum waktu keberangkatan.

Meskipun mengajukan pembatalan dan refund tiket pesawat adalah hak dari penumpang, tetapi Indonesia memiliki regulasi meganai hal tersebut, yaitu:

  • Undang-undang No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan
  • Peraturan Menteri Perhubungan No 25 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara
  • Peraturan Menteri Perhubungan No 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara.

Baca juga: Mengapa Asuransi Perjalanan Tidak Melayani Klaim Virus Corona?

Ketentuan Refund Tiket Pesawat Maskapai di Indonesia

Setiap maskapai penerbangan memiliki regulasinya sendiri dalam memroses pembatalan dan refund. Perlu diketahui bahwa kebijakan ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Berikut ini ada ketentuan pembatalan dan refund dari tiga maskapai utama di Indonesia yang bisa jadi pedoman yaitu:

Garuda Indonesia

Ketentuan pembatalan dan refund tiket pesawat Garuda Indonesia didasarkan pada kelas tiket dan waktu pembatalan, sebagai berikut:

Kelas V:

  •  Jika pembatalan tiket dilakukan kurang dari 72 jam, pembatalan dikenakan Cancellation Fee 25% dari harga tiket
  • Refund dikenakan Refund Fee 75% dari harga tiket
  • Biaya administrasi Rp150.000,-

Kelas T dan Q:

  • Jika pembatalan tiket dilakukan kurang dari 72 jam, pembatalan dikenakan Cancellation Fee 25% dari harga tiket
  • Refund dikenakan Refund Fee 50% dari harga tiket
  • Biaya administrasi Rp 150.000

pengajuan refund tiket pesawat

Kelas N dan K:

  • Jika pembatalan tiket dilakukan kurang dari 24 jam, pembatalan dikenakan Cancellation Fee 25% dari harga tiket
  • No Show dikenakan fee 25% dari harga tiket
  • Lebih dari 48 jam sebelum keberangkatan, pembatalan tidak dikenakan Refund Fee
  • Kurang dari 48 jam sebelum keberangkatan, pembatalan dikenakan Refund Fee 25% dari harga tiket
  • Biaya administrasi Rp 150.000

Kelas M dan B:

  • Jika pembatalan tiket kurang dari 24 jam, pembatalan dikenakan Cancellation Fee 25% dari harga tiket
  • No Show dikenakan fee 25% dari harga tiket
  • Lebih dari 48 jam sebelum keberangkatan, pembatalan tidak dikenakan Refund Fee
  • Kurang dari 48 jam sebelum keberangkatan, pembatalan dikenakan Refund Fee 25% dari harga tiket
  • Biaya administrasi Rp 150.000

Kelas Y:

  • Jika pembatalan atau refund tiket kurang dari 24 jam, pembatalan tidak dikenakan biaya.
  • No Show tidak dikenakan biaya.
  • Jika pembatalan atau refund tiket lebih dari 48 jam sebelum keberangkatan, pembatalan tidak dikenakan Refund Fee
  •  Jika pembatalan atau refund tiket kurang dari 48 jam sebelum keberangkatan, pembatalan dikenakan Refund Fee 25% dari harga tiket.
  • Biaya administrasi Rp 150.000

Ketentuan lainnya:

  • Jika lebih dari 72 jam sebelum jadwal keberangkatan, maka akan mendapatkan pengembalian sebesar 75% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket di antara 72-48 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 50% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket di antara 48-24 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 40% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket di antara 24-12 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 30% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket di antara 12-4 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 20% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket kurang dari 4 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 10% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.

Pengajuan pengembalian biaya tiket pesawat dapat dilakukan dengan menghubungi CS Garuda Indonesia di nomor 0 804 1 807 807 dan (+6221) 2351 9999. Kebijakan bisa berbeda pada setiap sub kelas yang ada. Add On, IWJR, dan VAT (Value-Added Tax) bukan termasuk dalam biaya yang pengembalian.

pengajuan pembatalan tiket pesawat

Lion Air

Sama seperti Garuda Indonesia, Lion Air juga menerapkan ketentuan pembatalan dan refund tiket berdasarkan kelas tiket dan waktu pembatalan, yaitu:

Di bawah 4 jam sebelum keberangkatan atau No Show:

  • Kelas promo dinyatakan hangus.
  • Kelas non promo dikenakan Cancellation Fee 90%, Airport Tax dan IWJR hangus.

Di atas 24 jam sebelum keberangkatan:

  • Tiket promo disesuaikan dengan ketentuan promo.
  • Tiket non promo tidak dikenakan Cancellation Fee untuk penggantian tiket pertama.

Seluruh Kelas Ekonomi:

  • Di atas 72 jam hanya dikenakan biaya administrasi dan selisih harga.
  • Di bawah 72 jam sampai 4 jam sebelum keberangkatan dikenakan Cancellation Fee 50% dari basic fare dan selisih harga.

Kelas Ekonomi dan Kelas Bisnis NonPromo:

  • Di atas 72 jam dikenakan Cancellation Fee 50% dari basic fare.
  • Di bawah 72 jam sampai 4 jam sebelum keberangkatan dikenakan Cancellation Fee sebesar 90% dari basic fare.

Kelas Promo X, V,dan T:

  • Nonrefundable, kecuali airport tax dan refund harus dilakukan di atas 4 jam sebelum keberangkatan.

Setiap maskapai memeiliki ketentuan pembatalan dan refund tiket pesawat masing-masing. Pastikan Anda mengetahui aturan-aturan penerbangan seperti ini agar jika tak jadi berangkat, tiket masih bisa direfund meski nominalnya akan jauh lebih rendah dari harga beli di awal.

  • Jika lebih dari 72 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 75% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket di antara 72-48 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 50% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket di antara 48-24 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 40% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket di antara 24-12 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 30% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket di antara 12-4 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 20% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.
  • Jika melakukan pembatalan dan refund tiket kurang dari 4 jam sebelum jadwal keberangkatan mendapatkan pengembalian 10% dari tarif dasar yang telah dibayarkan.

Pengajuan refund tiket pesawat dapat dilakukan dengan menghubungi CS Lion Air di nomor (+6280) 4177 8899 dan (+6221) 6379 8000. Kebijakan bisa berbeda pada setiap sub kelas yang ada. Add On, IWJR, dan VAT (Value-Added Tax) bukan termasuk dalam biaya yang pengembalian.

Baca juga: Dampak Virus Corona Terhadap Pariwisata Indonesia

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

AirAsia

Maskapai berbiaya rendah ini tidak memperkenankan pembatalan dan refund tiket pesawat yang sudah dibeli dikarenakan alasan apa pun. Refund hanya bisa dilakukan jika maskapai melakukan pembatalan penerbangan secara sepihak dengan melakukan pengembalian dana penuh. Langkah AirAsia yang tidak memberlakukan refund ini dilakukan karena maskapai ini berfokus pada penekanan biaya penerbangan agar tetap rendah dan murah.

 

Sumber: blog.pergi.com

tiket2.com

phinemo.com

Comments are closed.