Mengenal RWTH Aachen, Gudang Para Peneliti Dunia

Travel

Mencetak para peraih Nobel dunia membuat RWTH Aachen jadi primadona. Mantan Presiden Repubik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie adalah salah satu lulusannya.

Universitas Teknologi Rhein Westfalen Aachen atau yang lebih dikenal dengan nama RWTH Aachen, merupakan sebuah pusat penelitian dan Universitas di Jerman yang berfokus pada riset pengembangan teknologi dan aplikasi. Terletak di Bundesland NRW, tempat ini telah menelurkan banyak peneliti yang berhasil meraih nobel dunia. B.J Habibie adalah salah satu tokoh Indonesia yang pernah menimba ilmu di sini.

Berdiri sejak 1870, RWTH Aachen kini sudah menaungi 27.000 mahasiswa prasarjana dan 3.000 mahasiswa pascasarjana yang tengah belajar di sana. Banyak pesohor dan peneliti dunia mengamini bahwa tempat ini adalah Universitas terbaik untuk para peneliti di bidang ilmu sains dan teknologi. Jika Anda adalah salah satu orang yang tengah mencari tempat belajar baru, RWTH Aachen bisa jadi pilihan terbaik.

Baca juga: Daftar 100 Universitas Terbaik di Indonesia

Ada beberapa hal menarik mengenai RWTH Aachen yang akan membuat Anda jatuh hati pada Universitas ini:

5 Alasan Mengapa Anda Harus Memilih RWTH Aachen

Tempat Riset Terbaik

Sebanyak 500 direktur dan CEO perusahaan besar Jerman pernah mendaulat RWTH Aachen sebagai tempat terbaik untuk menggeluti bidang teknik, elektro, mekanik dan ilmu alam lainnya. Universitas yang berdiri sejak 1870 ini juga termasuk lima besar dalam daftar universitas dengan anggaran penelitian terbesar di Jerman. Tidak heran jika lebih dari 40.000 mahasiswa mendaftarkan diri di universitas ini.

Ada banyak fakultas yang bisa jadi pilihan dan sesuai dengan bidang minat Anda seperti Matematika, Arsitektur, Teknik Mesin, Seni, Bisnis dan juga Kesehatan. Karena berjuluk sebagai tempat riset terbaik maka jangan heran jika 50% silabus perkuliahan berisi penelitian atau riset, sementara teori lebih banyak dipelajari sendiri.

Menurut para pakar inilah yang membuat para lulusan RWTH Aachen selalu siap bekerja di lapangan. Sebab, sejak duduk di bangku kuliah, alumnus universitas ini sudah terbiasa menghadapi kondisi nyata di dunia kerja.

Riset dengan Reputasi Tinggi

Setiap tahun ada ribuan riset baru yang diluncurkan pihak Universitas, namun bukan sembarang jurnal yang dibuat dengan penelitian seadanya. Terbukti reputasi sebagai kampus pencetak peneliti nomor satu di dunia dapat mereka raih. Reputasi mentereng kampus RWTH berasal dari hasil penelitiannya.

kuliah di RWTH Aachen

Sebagai informasi sebanyak enam ilmuwan yang pernah mengajar atau belajar di universitas ini mengantongi penghargaan nobel. Salah satunya adalah Karl Ziegler, sosok yang penemuannya memungkinkan manusia memproduksi bahan plastik dalam jumlah besar dan terjangkau. Kini sekitar 500 professor mengajar di RWTH.

Tujuan Utama Mahasiswa di Seluruh Dunia

belajar di RWTH Aachen

Saat ini ada sekitar 7000 mahasiswa asing dari 108 negara menempuh studi di universitas ini. Cina menempati urutan teratas dengan lebih dari 1000 mahasiswa, disusul oleh India, Turki dan Iran. Seperti yang bisa diduga, Fakultas Matematika, Informatika & Ilmu Alam dan Fakultas Teknik Mesin yang juga membawahi jurusan Teknik Penerbangan menjadi primadona calon mahasiswa.

Baca juga: 11 Daftar Universitas Tertua di Dunia

Tak heran untuk menembus proses seleksi Kampus ini sangat sulit. Tidak cukup hanya dengan berbekal TOEFL dan nilai tinggi. Jerman juga sudah dikenal dengan sistem belajar yang mengandalkan pada praktik dan teori yang sama-sama seimbang. Jadi, bila kemampuan praktik dan teori Anda kurang baik sebaiknya jangan mencoba untuk mendaftar kesini. Karena kalaupun lolos Anda akan kesulitan untuk mengikuti silabusnya.

Harta Karun Sains dan Surga Mahasiswa

RWTH disebut-sebut punya harta karun bagi para peneliti, yakni sebuah perpustakaan yang mengoleksi jutaan buku dan karya ilmiah. Selain itu perpustakaan mereka juga berperan sebagai pusat databank hak paten di bidang teknik yang terbesar di Jerman. Mahasiswa asing pun boleh menyambangi perpustakaan yang dijuluki sebagai surga mahasiswa ini.

Kedekataan dengan Berbagai Industri

Salah satu keunggulan unik yang dimiliki universitas ini adalah kedekatannya dengan industri di Jerman. Selain proyek penelitian bersama, RWTH juga rajin mengundang perwakilan industri untuk mengisi kelas. Sederet perusahaan multinasional pernah mengirimkan petingginya ke Aachen, antara lain raksasa otomotif Jerman Volkswagen dan Porsche, atau produsen alat elektronik Bosch.

Tentunya ini menjadi tempat yang tepat untuk Anda yang menginginkan model pembelajaran, yang tak hanya berkutat di buku namun juga berdiskusi dengan mereka yang terlibat langsung di lapangan. Karena kedekatan dengan berbagai industri di Jerman pula banyak lulusan RWTH yang langsung mendapatkan penempatan kerja begitu lulus dari sana. Tentu, hanya mahasiswa terpilih dan berprestasi yang mampu mendapatkan keistimewaan ini.

Ideal buat Pelajar

Kampus bergensi ini letaknya ada di Kota Aachen yang cuma berpenduk sekitar 250.000 jiwa Jumlah ini bakan lebih kecil ketimbang seluruh penduduk kota Bandung. Karena itulah Aachen sangat ideal menjadi tempat belajar mahasiswa karena menyuguhkan suasana yang tenang dan sangat mendukung untuk berbagai kegiatan penelitian.

Keunggulan lainnya adalah kota ini memiliki biaya hidup yang relatif lebih rendah dibanding kota-kota besar di Jerman yang terkenal dengan biaya hidup tinggi. Anda juga bisa mendapatkan pengalaman berkawan dengan berbagai teman di seluruh dunia, karena tercatat ada sekitar 40.000 warga asing yang belajar disini.

Baca juga: Cara Jitu Dapatkan Beasiswa Kuliah Unggulan

Aachen juga menawarkan 4800 kamar di asrama mahasiswa yang tersebar di seluruh penjuru kota. Jadi Anda tak perlu dipusingkan dengan persoalan tempat tinggal.

3 Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Kuliah ke Jerman

kampus RWTH Aachen

Biaya pendidikan di Jerman terkenal murah karena hampir semuanya disubsidi oleh pemerintah, bahkan termasuk untuk mahasiswa asing. Namun untuk bisa lolos ke berbagai Universitas di negara eks Nazi ini tidaklah mudah. Inilah beberapa hal yang harus Anda tahu jika ingin kuliah di Jerman:

  1. Jika memilih kuliah dalam bahasa Jerman upayakan di Indonesia sudah mengikuti kursus hingga lulus level minimal B1. Baru setelah lulus B1 atau B2 anda sebaiknya melanjutkan B. Jerman anda di Jerman.
  2. Kuliah di Universitas Negeri di Jerman gratis, baik untuk jenjang Sarjana maupun Pasca Sarjana. Namun beberapa level pasca sarjana dengan bahasa pengantar Inggris mematok biaya lebih, terutama jika yang diambil adalah MBA
  3. Biaya hidup di Jerman untuk seorang pelajar sekitar: 500 Euro per bulan minimal. Ini sudah mencakup biaya hidup, makan, akomodasi, serta juga biaya transport. Anda juga sudah mendapatkan fasilitas asuransi kesehatan yang bagus.

Comments are closed.