7 Spot Terbaik Habiskan Waktu di San Marino

Travel

Benteng-benteng yang berjajar dengan pegunungan dan kota-kota kecil tua yang bersejarah jadi ciri khas San Marino. Negara terkecil di dunia sekaligus jadi yang tertua.

Mendengar San Marino mungkin yang terlintas dalam benak Anda adalah balap motor. Ya, negara terkecil didunia yang hanya punya luas 61 meter persegi ini memang dikenal dengan sirkuit panjangnya yang menawan. Tak banyak yang tahu bahwa salah satu negara tertua didunia ini punya pemandangan alam yang melimpah.

Baca juga: 6 Destinasi Liburan Romantis Bersama Pasangan di Italia

Republik San Marino, adalah negara merdeka di pusat Italia, terletak di sebelah Pegunungan Apennine dengan pemandangan sejauh Pantai Dalmatian. San Marino adalah negara terkecil ketiga di Eropa setelah Kota Vatikan dan Monako. Meski mini namun Anda akan menemukan segala pemandangan indah disini mulai dari hutan, menara benteng, dan pusat perbelanjaan, hingga pasar abad pertengahan.

Ketika ke San Marino jangan lewatkan beberapa objek wisata berikut ini:

7 Kawasan Menarik yang Wajib dikunjungi di San Marino

Rocca Guaita dan Torre Cesta

Mungkin ini menjadi objek wisata yang paling terkenal ddi San Marino. Rocca Guaita dan Torre Cesta adalah dua menara benteng yang terletak di punggung bukit di puncak Gunung Titano. Pengunjung dapat mengunjungi dan berkeliling menara. Menara pertama Rocca Guaita, berasal dari abad ke-13 dan menara kedua Torre Cesta memiliki museum persenjataan tradisional. Dari puncak menara ada pemandangan menakjubkan yang membentang sejauh Pantai Dalmatian. Di atas Gunung Titano, dan di sekeliling menara, Anda akan menemukan kios makanan, minuman dan cinderamata.

Gunung Titano

wisata San Marino

Selain jalur utama yang mengarah ke menara, ada jalan setapak lain yang bisa dijajaki dengan pemandangan hutan yang indah dan subur. Akan ada pemandangan bangku-bangku batu tua yang menghiasi gunung yang merupakan tempat yang ideal untuk bersantai. Gunung Titano yang berada di ketinggian 750 meter di atas permukaan laut, menyuguhkan udara pegunungan yang segar.

Museum

San Marino ini punya banyak museum unik, sebut saja Museum of Torture yang  menampilkan berbagai perangkat penyiksaan selama berabad-abad yang merupakan tempat yang sedikit mengerikan tetapi sangat menarik untuk dikunjungi. Jika Anda tidak suka hal-hal berbau kejam mungkin bisa bergeser ke Museum Lilin yang menampilkan berbagai pilihan karakter bersejarah terkenal dari masa ke masa serta. Ada juga museum koin dan stempel bagi mereka yang ingin belajar tentang sejarah mata uang negara ini.

Faetano

Kota Faetano adalah salah satu dari sembilan komune yang membentuk catelli San Marino dan digunakan untuk menjadi bagian dari Rimini di Italia sampai menjadi bagian dari San Marino pada abad ke-15. Sebuah daerah yang sepi yang hanya dihuni 1.000 penduduk. Biasanya para wisatawan kemari untuk mengunjungi Gereja San Paolo Apostolo serta balai kota kuno. Anda dapat menghabiskan hari dengan menelusuri jalanan kecil disana dan mencoba beberapa makanan serta anggur lokalnya.

Montegiardino

Montegiardino terkenal sebagai kota universitas, satu-satunya di San Marino. Sering digambarkan sebagai kota yang paling indah dan jadi gudangnya para intelektual di seluruh dunia. Konon sudah dibangun sejak zaman Romawi, Montegiardino adalah kawasan para intelektual yang dipenuhi kafe-kafe unik. Jika menyambangi Montegiardino cabalah suguhan makanan dan minuman lokal seperti roti lapis sandwich khusus yang disebut piadina yang juga populer di negara tetangganya, Italia.

Baca juga: Cara Mudah Apply Visa Italia, Yuk Ikuti!

Borgo Maggiore

Wisata San Marino

Ini merupakan salah satu daerah perumahan terbesar di San Marino. Borgo Maggiore paling terkenal dengan pasar jalanannya yang diadakan setiap hari Kamis dari pagi hingga sekitar jam 2 siang. Pasar pertama yang pernah diadakan di Borgo Maggiore (sebelumnya dikenal sebagai Mercatale) dikatakan telah ada sejak abad ke-13. Jika berkunjung kemari Anda bisa mendapatkan produk lokal segar dan barang-barang rumah tangga serta seni dan kerajinan dari wilayah tersebut.

Serravalle

Serravalle adalah kota terbesar di negara bagian dan terletak di kaki Pegunungan Apennine. Kota ini berasal dari abad pertengahan dan sebelumnya merupakan sebuah desa kecil bernama ‘The Village of the Elm Trees’. Tempat-tempat menarik di Serravalle adalah Kastil Serravalle yang ditampilkan di lambang Castello, serta Gereja Saint Andrea yang dibangun pada abad ke-19.

Tips Berlibur ke San Marino

Meski ukurannya mini namun San Marino punya kekayaan alam yang begitu beragam dengan sejarahnya yang memukau. Tak heran jika setia tahun negara ini disesaki turi asing. Agar tak merasa kecewa saat berkunjung kemari sebaiknya perhatikan tips dibawah ini:

Hindari Berkunjung Saat Musim Panas

San Marino memiliki iklim Mediterania dengan musim panas yang hangat karena angin laut. Namun, di musim panas akan menjadi tempat wisata yang kurang menyenangkan karena jalanan menjadi macet terutama di akhir pekan.Jika datang di musim dingin Anda akan disuguhi pemandangan gunung bersalju yang memukau. Tiap awal September disini juga diadakan turnamen crossbow untuk merayakan hari jadi republik ini.

Gunakan Bus Saat Mengelilingi Tempat Wisata

Sayangnya negara kecil ini tidak memiliki sistem kereta api jarak dekat dan layanan bus lokalnyapun sangat terbatas. Namun para turis biasanya menggunakan bus ketika bepergian kemari. Mobil-mobil pribadi biasanya dilarang terlihat di pusat bersejarah ibukota. Meski dalam hal transportasi cukup sulit tidak dengan akomodasi. Mudah menemukan berbagai penginapan berkelas seperti hotel bintang 4, apartemen mandiri, bungalow hingga area perkemahan. Pertimbangkan untuk menginap di Rimini karena disini banyak penginapan murah.

Jangan Lewatkan Makanan Lokalnya

Wisata San Marino

Di berbagai restoran disana Anda akan menemukan hidangan kuat khas wilayah Emilia-Romagna: keju Parmesan, ham Parma, cuka balsamic dan, tentu saja, spageti alla Bolognese. Spesialisasi Sammarinese, Mistra liqueur, sangat layak untuk dicoba. Namun berhati-hatilah ketika bepergian sendiri kesana karena banyak pencopet beraksi, targetnya adalah para turis asing.

Baca juga: Makanan Italia Terkenal di Dunia, Mana Favorit Anda?

Gunakan Sepeda Untuk Menikmati Suasana Kota

Karena kota ini tak lebih dari 6 km persegi, berjalan kaki atau bersepeda bisa jadi alternatif saat menyusuri kota. Bersepedalah ke jalan setapak Laila – rute 3 km mulai dari kota Domagnano. Mengikuti jalur kereta api tua (tidak digunakan sejak 1944), jalan ini berkelok-kelok melalui pohon-pohon pinus yang tinggi, kebun zaitun dan situs arkeologi Romawi. Ini adalah rute bersepeda yang paling disukai turis asing. Selagi berkeliling Anda juga akan menemukan berbagai kios yang menjual kudapan lokal.

 

Comments are closed.