Apa Istimewanya Singapore Botanical Gardens?

Travel

Singapore Botanical Gardens bukanlah taman biasa. Taman satu ini memiliki banyak keistimewaan serta nilai sejarah yang tinggi.

Saat masuk masa liburan, sebagian besar orang pasti mempersiapkan segala hal agar liburan mereka terasa menyenangkan dan tak terlupakan. Anda juga tentunya, bukan? Baik yang berlibur di dalam maupun luar negeri, salah satu hal yang pasti dipersiapkan sedari awal tak lain adalah destinasi yang akan dikunjungi saat liburan.

Tak perlu diragukan lagi, Singapura merupakan salah satu negara yang paling banyak dituju oleh para pelancong asal Indonesia saat musim liburan tiba. Negara satu ini memiliki berbagai hal yang membuat para wisatawan betah berlama-lama di sana. Tak hanya kemegahan dan kulinernya, nyatanya tak sedikit wisatawan berkunjung ke Singapura untuk menikmati wisata alam di sana.

Singapore Botanical Gardens adalah satu dari cukup banyak wisata alam yang disuguhkan oleh Singapura. Sejatinya, taman satu ini bukanlah taman biasa. Lalu, apa keistimewaan Singapore Botanical Gardens dibandingkan taman-taman lainnya di dunia? Mari kita lihat satu per satu di bawah ini!

Keistimewaan Singapore Botanical Gardens

Memiliki Banyak Tanaman dengan Nama Orang Terkenal

Di National Orchid Garden, Anda dapat melihat dan menghabiskan waktu dengan tanaman yang diberi nama orang terkenal, seperti Vanda William Catherine dan Paravanda Nelson Mandela. Hal tersebut sudah jadi tradisi, yakni menamakan anggrek dengan nama tokoh terkemuka dan selebriti yang berkunjung dan telah berkontribusi kepada masyarakat.

Hall of Fame unik ini juga memiliki satu-satunya jenis anggrek yang dinamai dengan nama Duke dan Duchess Cambridge, William dan Catherine, serta tamu spesial seperti Nelson Mandela, juga selebriti seperti Jackie Chan dan Shah Rukh Khan. Dengan lebih dari 200 anggrek VIP yang dipamerkan.

Lihat Tempat Awal Mula Terjadinya Ledakan Komoditas Karet di Asia Tenggara

Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa Asia Tenggara akan menjadi sangat berbeda tanpa kehadiran Singapore Botanical Gardens. Pada 1877, bibit karet dibawa ke Singapura dari Kew Gardens di London, dan tanaman tersebut dibudidayakan di taman ini.

Teknik penanaman karet secara berkelanjutan dikembangkan di sana pada 1880 dan 1890-an.Menyebabkan ledakan produksi karet di sepanjang Semenanjung Melayu. Taman tersebut menyediakan lebih dari tujuh juta bibit karet untuk kawasan sekitarnya. Pada 1917, akhirnya mendatangkan kemakmuran ekonomi di wilayah Asia Tenggara. Pasokan karet ini juga memunculkan perkembangan yang belum pernah terjadi dalam berbagai industri modern yang memerlukan karet sebagai bahan baku untuk berbagai inovasi, seperti mobil, penerbangan, dan tekstil.

Menikmati Sekelumit Nuansa Inggris di Daerah Tropis

Singapore Botanical Gardens adalah satu-satunya kebun raya di Asia Tenggara yang ditata bergaya Inggris. Dengan permukaan tanah yang lembut, jalanan berkelok, dan penyebaran tanaman secara alami. Didirikan pada 1859, Gardens dirancang oleh Lawrence Niven, yang karyanya mencerminkan pengaruh gaya taman rekreasi milik taman dan kebun di Inggris.

Penataan ini mampu bertahan selama bertahun-tahun dengan kondisi yang sebagian besar masih utuh, dan taman ini juga dihiasi oleh banyak bangunan bersejarah, termasuk Burkill Hall, Ridley Hall, EJH Corner House, dan Holttum Hall. Sebagai info tambahan, kunjungilah Burkill Hall, yang dipercaya sebagai satu-satunya rumah perkebunan gaya Anglo-Melayu yang masih bertahan di Asia Tenggara.

Menikmati Budaya dengan Konser Gratis di Taman

Ada sesuatu yang sangat berkesan saat menikmati konser musik klasik dengan tanaman hijau alami nan lebat sebagai panggungnya. Itulah sebabnya mengapa Singapore Symphony Orchestra mengadakan konser gratis berkala di Gardens untuk semua pengunjung. Anda bisa melihat pemainan sejumlah musik klasik yang akrab di telinga kita dengan musik film masa kini yang disajikan dengan irama yang apik.

Kunjungi Tempat Pembibitan Tanaman Asli Garden City

Sembari Anda berjalan-jalan di Garden City dan mengagumi tanaman hijau nan permai dan pemandangan alam di hutan perkotaan ini, ketahuilah bahwa banyak dari tanaman tersebut berawal di Botanic Gardens.

Ketika Perdana Menteri Lee Kuan Yew memulai kampanye penanaman pohon dan program Garden City pada 1960-an. Kawasan yang sekarang adalah Symphony Lake dulunya merupakan tempat pembibitan tanaman, yang kemudian mewarnai kota dengan rerimbunan hijau. Hingga hari ini, Gardens masih tetap menjunjung misi untuk menjaga kota agar tetap bersih dan hijau, dengan Botany Centre yang telah diakui sebagai institusi terkemuka di dunia bagi holtikultura tropis.

Berkencan di Tempat Kencan Pertama di Singapura

Berkelanalah kembali ke masa lalu dan adakan kencan romantis di Botanic Gardens, yang bisa jadi merupakan tempat kencan pertama di Singapura. Pada 1950 dan 1960-an, Botanic Gardens menjadi tempat pertemuan populer bagi keluarga yang berharap dapat menengahi perjodohan. Di kemudian hari, para pasangan kekasih merencanakan pertemuan rahasia di berbagai sudut dan celah taman.

Ada beberapa tempat indah di mana Anda bisa membawa seseorang yang spesial di hati, seperti Swan Lake Gazebo, pohon Banyan Myanmar, atau Bandstand. Bandstand dulunya digunakan sebagai tempat pertunjukan band dan sekarang terkenal sebagai lokasi pemotretan pernikahan. Perlu inspirasi untuk melamar?

Mengenang Sumbangsih dari Para Pionir Singapura

Lihatlah lebih dekat ketika Anda menaiki tangga di Plant House. Batu bata di anak tangga tersebut dibuat oleh para tawanan perang (Prisoners of Wars/POW) selama Perang Dunia II dan dirajah dengan panah sebagai aksi pembangkangan tanpa suara.

Ketika berada di sana, luangkanlah beberapa saat untuk merenungkan kerja keras dan pengorbanan para pendiri negara Singapura yang menggugah hati saat meletakkan fondasi kota modern ini.

Setelah membaca poin-poin di atas, tentu Anda semakin tertarik untuk mengunjungi Singapore Botanical Gardens, kan? Siapkan liburan Anda dari jauh-jauh hari agar tidak ada yang terlewat ya!

Comments are closed.