Eksotisme Tanah Lot di Antara Mitos, Warisan Budaya, dan Keindahan Alam

Travel

Bali selalu punya tempat yang membuat kita ingin kembali. Salah satunya adalah Tanah Lot. Pernahkah Anda ke sana?

Berkunjung ke Bali, kurang lengkap rasanya jika belum menginjakkan kaki di Tanah Lot. Jika Bali tersohor akan keindahan pantainya, maka di tempat ini Anda akan disuguhkan dengan berbagai keindahan. Bahkan, rasanya satu hari tak akan cukup untuk sekadar menikmati keindahan Tanah Lot secara keseluruhan.

Daya tarik Pulau Bali seolah sulit untuk ditolak. Ada banyak sekali tempat menarik yang laik untuk dikunjungi. Bagi Anda penikmati wisata alam, Bali memiliki sejumlah destinasi wisata yang tak hanya indah, namun juga kaya akan nilai sejarah. Sedangkan bagi Anda yang mencintai budaya dan kearifan lokal, Bali masih sanggup mempertahankannya hingga kini. Bahkan, di antara gempuran modernitas. Bisa dikatakan, keindahan alam yang berpadu dengan kekayaan budaya lokal khas Bali, adalah magnet bagi wisatawan. Setiap orang yang pernah datang ke Bali, pasti ingin kembali.

Salah satu tempat wisata yang tak pernah sepi pengunjung di Bali adalah Tanah Lot. Di sana, Anda dapat menikmati indahnya laut Bali, mengunjungi berbagai Pura Hindu yang letaknya berdekatan satu sama lain, menyaksikan atraksi seni, hingga menanti sunset.

Baca juga: Wow Keren! Yuk, ke 7 Daftar Tempat Wisata ‘Gratis’ Ini!

Eksotisme Tanah Lot

Pura Tanah Lot dan Mitos Seputar Goa Ular Suci

Terletak di Kabupaten Tabanan, Bali, Tanah Lot menjadi salah satu tempat wisata yang memiliki daya tarik yang sangat tinggi. Setiap harinya, tempat ini tak pernah sepi pengunjung. Bila Anda pernah datang ke tempat ini pun, seolah tak pernah bosan untuk kembali berkunjung.

wisata tanah lot

Pura Luhur Tanah Lot disebut-sebut sebagai salah satu tempat suci umat Hindu di Bali. Berada di Pesisir Selatan Pulau Dewata, Bali, pura ini nampak unik. Bagaimana tidak, letak pura yang berada di atas karang, dengan lokasi yang menjorok ke tengah laut. Membuatnya tampak sungguh eksotik. Tak heran, jika para wisatawan tak akan pernah rela kehilangan momen untuk diabadikan.

Sejarah Tanah Lot, konon berawal dari seorang pengembara, yang sedang menyebarkan agama dari pulai Jawa ke Bali, bernama Dang Hyang Nirartha. Kala itu, Bendesa Beraben yang merupakan seorang yang berkuasa di Tanah Lot merasa terusik dengan kedatangan Dang Hyang Nirartha.

Dang Hyang Nirartha yang berhasil membawa masyarakat setempat untuk memeluk agama Hindu ternyata membawa kegelisahan tersendiri bagi Bendesa Beraben. Menurutnya, ada banyak ajaran Dang Hyang Nirartha yang tak sesuai dengan ajaran yang ada selama ini dan telah ditanamkan pada masyarakat. Sehingga, Bendesa Beraben mengusir Dang Hyang Nirartha dengan segala cara.

Hingga pada akhirnya, Dang Hyang Nirartha menyanggupi untuk pergi. Namun, sebelumnya, ia menunjukkan kesaktiannya. Dengan memindahkan tempat persemediannya yang berupa batu karang besar ke tengah pantai. Ia juga mengubah selendangnya menjadi seekor ular suci, sebagai penjaga pura yang ia bangun di atas batu karang tersebut. Bendesa Beraben takjub melihat semua itu. Berhasil dibuat kagum, akhirnya Bendesa Beraben pun bersedia menjadi pengabdi Dang Hyang Nirartha.

Ular suci penjaga pura masih dapat ditemui hingga sekarang. Konon, ular ini sejenis ular laut yang memiliki bisa mematikan. Bahkan, jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan ular kobra sekalipun. Secara fisik, ular tersebut memiliki ciri khas ekor yang pipih menyerupai ekor ikan, dengan warna kulit belang hitam dan kuning. Meskipun dalam mitosnya ular ini sangat berbahaya, namun Anda dapat berinteraksi dengan ular suci ini melalui penjaganya.

wisata tanah lot

Selain mitos tentang ular suci, masih ada beberapa mitos yang berkembang. Salah satu yang paling tersohor adalah jika pasangan kekasih datang ke sini, maka hubungan cintanya akan kandas.

Di daerah ini uga terdapat sumber mata air. Mitosnya, dengan membasuh wajah dengan air suci ini, maka seseorang akan menjadi awet muda. Meskipun belum ada kajian ilmiahnya, namun ini menjadi kepercayaan bagi warga setempat, dan banyak di ikuti oleh para wisatawan.

Baca juga: Tempat Surfing Terbaik di Indonesia, Pernah Coba?

Menikmati Sunset Sambil Menonton Atraksi Seni Tari Kecak

Salah satu tujuan datang ke daerah ini, selain mengunjungi Pura Luhur, Goa Ular Suci, dan keindahan lautnya adalah untuk menikmati keindahan matahari terbenam. Konon, ini merupakan tempat terbaik untuk menyaksikan sunset. Dari tempat ini, Anda dapat melihat merah jingga langit saat matahari mulai kembali ke peraduan.

Sunset dimulai sekitar pukul lima sore. Nah, jika Anda masih memiliki waktu setelah jam-jam tersebut, tak ada salahnya untuk menonton pertunjukan seni Tari kecak di tepi pantai. Dengan kisah romantis dari sendratari Ramayana.

wisata tanah lot

Pertunjukan seni ini berlangsung selama kurang lebih satu jam. Dengan iringan musik akapela dari para penari kecak, dengan bunyi ‘cak… cak… cak.. cak..’ membuat suasana menjadi sangat dramatis. Terlebih atmosfir sekitar yang sangat mendukung. Di mana suara debur ombak dan sisa-sisa keindahan sunset berpadu dengan sangat indah.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata di Indonesia yang Digilai Turis Asing

Ada banyak sekali tempat menarik di daerah ini, maka Anda harus benar-benar memperhitungkan waktu perjalanan yang perlu ditempuh. Apalagi, jika jarak antara penginapan dan lokasi wisata cukup jauh.

Selain itu, di tempat wisata ini, Anda dapat mengunjungi banyak tempat dengan berjalan kaki. Untuk itu, pastikan Anda mengenakan alas kaki yang nyaman. Begitu pula dengan pakaian. Perhatikan outfit yang Anda kenakan. Meskipun kali ini Anda sedang ‘piknik’, namun mengenakan pakaian yang sopan sangat dianjurkan. Mengingat, Anda akan memasuki kawasan budaya dan tempat beribadah umat Hindu. Lebih dari itu, siapkan kamera untuk menyimpan memori terindah Anda di Bali. Dan lengkapi perjalanan Anda dengan asuransi perjalanan yang tersedia di Futuready.com.

Comments are closed.