9 Fakta Menarik Tembok China yang Megah

Travel

Tembok China merupakan salah satu keajaiban dunia yang memiliki banyak fakta menarik. Kira-kira, fakta apa saja yang banyak belum diketahui?

Tembok Besar China atau yang sekarang disebut Tembok Besar Tiongkok adalah salah satu tembok panjang yang memiliki banyak sejarah. Salah satu tembok yang pernah diciptakan oleh manusia ini merupakan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Lalu pada 1987, bangunan ini telah terdaftar menjadi salah satu Warisan Dunia UNESCO.

Tembok China bukan tembok panjang yang lurus, tetapi tembok ini berasal dari berbagai kumpulan tembok-tembok besar yang melintasi 15 wilayah Tiongkok Utara, di antaranya Heilongjiang, Jilin, Liaoning, Mongolia Dalam, Beijing, Tianjin, Hebei, Shandong, Henan, Shanxi, Shaanxi, Gansu, Ningxia, Qinghai, dan Xinjiang.

Untuk membangun tembok ini dibutuhkan waktu sekitar 2.500 tahun lamanya. Selama masa pembuatan, telah banyak menelan korban hingga satu juta orang sehingga dianggap kuburan terbesar di bumi. Selama proyek-proyek pemulihan dan rekonstruksi, para arkeolog telah menemukan beberapa sisa-sisa tulang manusia di dalam dinding-dinding arsitektur bernilai sejarah itu.

Salah satu sejarah yang mungkin hanya Anda ketahui dari bagunan ini, yaitu untuk menanggulangi dan memantau serangan Bangsa Mongol di Utara Tiongkok pada masa lampau. Namun, bukan hanya itu, tempat yang sudah menjadi salah satu destinasi liburan ini rupanya tersimpan beberapa fakta menarik yang perlu Anda ketahui. Berikut ini ulasannya:

Fakta Menarik di Balik Tembok China yang Megah

Tujuan Awal Sebagai Menara Pengawas Pergerakan Musuh

Demi menahan serangan khususnya dari Bangsa Mongol di Utara Tiongkok. Kaisar Shi Huang Ti dari Dinasti Qin yang berhasil mempersatukan wilayah Tiongkok Selatan setelah peperangan panjang antar negara di wilayah Selatan pada abad ke 8-7 SM. Awalnya, tembok besar ini hanya sebagai menara pengawas, pari, dan barak tantara, tetapi Kaisar Shi Huang Ti kemudian menyatukan setiap menara pengawas tersebut dengan sambungan tembok yang akhirnya membentang panjang. Harapannya dengan membangun tembok besar dan panjang ini dinasti di Tiongkok Selatan mampu menahan serangan Bangsa Mongol di Utara.

Dibangun Hampir 2.500 Tahun

Rupanya proyek ambisius untuk pertahanan bagi dinasti yang memerintah di Tiongkok tidak selesai pada masa satu dinasti saja, yaitu Qin, dinasti penggagas pembangunan. Belasan dinasti, negara, dan kerajaan selanjutnya melanjutkan sedikit demi sedikit proyek ini dan akhirnya kelar untuk melindungi ibu kota Dinasti Ming, yakni Beijing yang memerintah di abad ke 14-17. Hingga diselesaikan secara total oleh Dinasti Qing pada 1800an. Sehingga jika dihitung dari abad ke 7 SM sampai awal abad 19 M bisa dikatakan butuh waktu 2.500 tahun lebih untuk selesaikan pembangunan Tembok Besar China.

Dibangun oleh Budak dan Pekerja Paksa

Jika membayangkan bahwa tembok ini dibangun oleh pekerja yang berdedikasi untuk melindungi negara dari serangan musuh. Namun, rupanya proyek ambisius yang tentu menelan dana besar ini memakai pekerja yang direkrut, militer, budak, petani, kriminal, tawanan perang melalui sistem kerja paksa.

Bahan Perekat Tembok adalah Tepung

Sebenarnya, awal mula bahan konstruksi pembangunan tembok menggunakan kayu, batu, dan tanah aja. Tetapi pembuatan yang cukup lama. Kemudian, setelah Dinasti Ming memerintah, mereka mulai menggunakan batu bata untuk konstruksi sehingga pembangunan tembok menjadi sangat cepat. Untuk merekatkan batu bata tersebut, digunakan pasta tepung beras. Tanpa menggunakan teknologi modern, dimulai dari mengangkut secara manual hingga sampai menggunakan gerobak.

Ada Bagian Area yang Cukup Lebar

Tembok China memiliki besar dan tinggi yang bervariasi. Oleh karena itu, ada bagian di mana area tersebut cukup lebar dan mampu menampung lima orang berkuda atau 10 orang pria berjalan berdampingan secara nyaman. Tinggi tembok dari 60 centimeter hingga lebih dari 9 meter. Pada 2009, Biro Nasional Survei Tiongkok mengumumkan setelah empat tahun penelitian bahwa panjang tembok besar ini adalah 21.196,18 kilometer.

Melintasi 15 Wilayah dan Dianggap Kuburan Terbesar di Dunia

Tembok Besar melintasi 15 wilayah Tiongkok Utara, yaitu Heilongjiang, Jilin, Liaoning, Mongolia Dalam, Beijing, Tianjin, Hebei, Shandong, Henan, Shanxi, Shaanxi, Gansu, Ningxia, Qinghai, dan Xinjiang. Untuk pembangunan selama 2.500 tahun diperkirakan menelan korban sampai satu juta orang sehingga dianggap kuburan terbesar di dunia. Selama proyek-proyek pemulihan dan rekonstruksi, para arkeolog telah menemukan beberapa sisa-sisa tulang manusia di dalam dinding-dinding arsitektur bernilai sejarah itu.

Memiliki Banyak Nama

Selain terkenal dengan sebutan Tembok Besar China, selama bertahun-tahun lamanya, ini telah banyak berganti nama, antara lain “Barrier” , “Fortress” , “Rampant” , “Purple Frontier” , “Earth Dragon” , sampai pada akhir abad ke-19 mendapat nama resmi “The Great Wall of China” .

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Lama Tidak Diketehui Keberadaannya

Meskipun tembok ini sudah ada selama lebih dari dua milenium, tetapi tidak ada satu pun yang mengetahui keberadaannya. Pertama kali yang menemukannya adalah seorang penjelajah Portugis bernama Bento de Gois menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di tempat ini, keberadaan Tembok China mulai diketahui dunia.

Selama Berabad-abad Tidak Dibangun Kembali

Pembangunan tembok ini resmi selesai pada 1644 ketika penguasa terakhir dari Dinasti Ming digulingkan. Sejak itu, tidak ada pekerjaan lebih lanjut yang dilakukan terhadap Tembok China, kecuali upaya untuk pelestarian tembok.

Itulah beberapa fakta di balik kemegahan dari Tembok Cina. Jadi, jangan hanya terpukau oleh kemegahan dan keindahan dari luarnya saja. Tetapi Anda juga harus mengetahui asal usul dibuatnya dan juga sejarah terbentuknya suatu bangunan tersebut.

Jangan ketinggalan untuk mengunjungi Tembok China ya. Oh ya, lengkapi perjalanan Anda dengan asuransi perjalanan ya. Agar setiap perjalanan Anda aman dan nyaman.

Comments are closed.