Latar Indah Lokasi Syuting Film The Hobbit, Ini Dia Tempatnya!

Travel

Di balik keindahan latar di dalam film terdapat lokasi syuting yang menakjubkan, begitupun dengan film The Hobbit, penasaran dimana saja lokasi syutingnya?

Pada produksi sebuah film, keberadaan latar amat sangat penting. Hal itu sebagai penunjang utama kesesuaian tema dan cerita yang digambarkan. Oleh karenanya, salah satu film sekuel dari The Lord of The Ring yaitu The Hobbit memiliki lokasi syuting yang juga sesuai dengan cerita yang diambil.

Bagi Anda para penggemar film The Hobbit pasti penasaran dengan pemandangan asli dari lokasi syutingnya. Sebagian besar gambar di dalam film-film tersebut diambil di Selandia Baru, sebuah negara yang memiliki panorama alam yang begitu menakjubkan. berikut ini adalah penampakan dari beberapa lokasi syuting The Hobbit yang akan menjawab rasa penasaran Anda.

Baca juga: Sensasi Mengendarai Campervan untuk Liburan di Selandia Baru

Desa Hobbiton

lokasi film the hobbit

Desa Hobbiton yang merupakan tempat tinggal Bilbo dan Frodo Baggins, adalah sebuah desa rekaan yang terletak di The Shire, tepatnya di Matamata, North Island. Lokasi syuting ini dipertahankan sebagai lokasi wisata, dan Anda bisa menikmati keunikannya dengan mengambil tur mengelilingi Selandia Baru.

Kunjungan ke Desa Hobbit alias Hobbiton Movie Set adalah sebuah pengalaman magis. Apalagi jika Anda penggemar film trilogi “Lord of The Rings” dan film “Hobbit” besutan sutradara Peter Jackson. Berlokasi di pedalaman Matamata, Waikato, Selandia Baru, pengunjung seakan dibawa terlempar ke dunia antah-berantah yang cantik.

Rumah-rumah Hobbit atau kerap disebut Hobbit Holes (Lubang Hobbit) berderet dengan dekorasi yang detil, sampai jemuran yang “berkibar”. Luasnya mencapai 1.250 acre (101 hektar), jadi pastikan Anda mendengar petunjuk pemandu wisata karena lama tur hanya dua jam.

Berikut beberapa spot untuk berfoto bagi Anda yang ingin mengabadikan momen langka di Hobbiton:

Jalan masuk

Saat baru memasuki kawasan Desa Hobbit, Anda akan melewati “lorong” semak dengan lampu jalanan bergantung di ujung lorong. Saat keluar lorong tersebut, tepat di pertigaan terdapat tanda petunjuk jalan. Coba berfoto di titik tersebut, tepat di ujung “lorong” dekat persimpangan pertigaan. Namun ambillah foto dengan menghadap ke arah Anda datang. Jadi, Anda berfoto dengan latar belakang Desa Hobbit. Inilah adegan saat Bilbo Baggins keluar dari Desa Hobbit sambil berlari dengan ceria dan berteriak “I’m going on adventure” (Aku akan pergi bertualang) dalam film. Rumah Bilbo dan Frodo Baggins, karakter dari Lord of The Rings, di Hobbiton Movie Set, Matamata, Selandia Baru.

Bag End

Inilah rumah Bilbo Baggins (dan Frodo Baggins, keponakan Bilbo Baggins). Rumah berpintu hijau ini terletak di puncak bukit dan merupakan lubang Hobbit paling besar. Pengunjung tidak diperbolehkan melewati pagar rumah. Jadi Anda cukup berfoto di depannya saja.

Bagshot Row

Di area ini ada rumah dengan pintu berwarna kuning. Inilah rumah Samwise, sahabat Frodo. Lubang Hobbit ini juga merupakan satu-satunya rumah dalam ukuran sebenarnya di antara 44 lubang Hobbit lainnya.

Pohon tua

Pohon tua berusia satu abad itu berdiri di tengah lapangan hijau yang kerap disebut Party Field. Ini adalah lokasi perayaan ulang tahun Bilbo Baggins. Berfotolah di jungkat-jungkit dengan latar pohon tua itu.

Perapian

Di Green Dragon, yang merupakan lokasi terakhir dalam tur tersebut adalah tempat para pengunjung bisa bersantai sambil makan dan minum seperti dalam film. Semua makanan dan minuman benar-benar bisa dinikmati. Ada dua perapian yang selalu menyala di dalam kedai tersebut, perapian sungguhan yang menggunakan kayu bakar. Untuk orang Indonesia, perapian semacam ini merupakan pemandangan langka. Jadi sempatkan berfoto di tempat tersebut.

Earnslaw Burn dan Misty Mountains Pathway

mengunjungi lokasi the hobbit

Salah satu lokasi paling ajaib di dalam trilogi ini adalah Earnslaw Burn. Di sini Anda akan menemukan dinding-dinding granit menjulang sekitar 800 meter dari dasar cekungan, dan gletser monumental menciptakan sejumlah air terjun dari lelehan yang mengalir dari puncak tebing.  Di sanalah Bilbo dan Kawanan Dwarf melanjutkan perjalanan setelah berangkat dari Rivendell.

Baca juga: Ini Cara Liburan Hemat untuk Perjalanan ke Luar Negeri

Paradise

Paradise – tempat sungguhan di wilayah Southern Lakes Selandia Baru merupakan gambaran keheningan dan kemegahan alam yang memukau. Tak heran Peter Jackson memilihnya sebagai lokasi untuk Rumah Beorn di film Hobbit Trilogy, juga Isengard, Lothlorien dan Amon Hen di film The Lord of the Rings Trilogy. Datanglah untuk menikmati keajaiban keheningan, dan biarkan diri Anda terpukau oleh Middle‑earth™ yang sesungguhnya.

Mordor

Luas area Tongariro National Park di North Island mencapai lebih dari 482 ribu meter persegi. Hal itu menjadikannya lokasi yang tepat untuk setting Mordor, dengan pemandangan gunung vulkanik aktif dan danau kecil yang berwarna hijau kebiruan yang begitu indah. Memang terlihat sangat sesuai dengan penggambaran Tolkien di dalam bukunya.

Nikmati belantara di Taman Nasional Tongariro – area yang terkenal akan gunungnya, keindahan terpencil. Wilayah ini digunakan sebagai lokasi pembuatan film beberapa adegan di Mordor dan Mt Doom di dalam The Lord of the Rings Trilogy. Tempat ini juga terkenal akan Tongariro Crossing – kelana alam kiwi dalam sehari yang khas. Menginaplah semalam di Ohakune di bawah bayang-bayang Mt Ruapehu yang liar dan nikmati kota kecil yang menjadi lokasi basis kru film yang dibintangi oleh Martin Freeman ini.

Dead Marshes

film the hobbit

Anda ingat adegan krusial di saat Gollum berusaha menyelamatkan Frodo dari kematian, di tengah-tengah perjalanan mereka bersama Sam? Pengambilan gambar adegan tersebut dilakukan di lembah sungai Fiordland National Park. Taman nasional ini tepatnya terletak di salah satu bagian dari South West New Zealand World Heritage Area, yang juga dikenal dengan nama Te W?hipounamu.

Dalam film, memang lokasi syuting yang paling banyak digunakan adalah di Hobbiton. Jika Anda berkesempatan untuk mengunjungi Hobbiton maka jangan lupa untuk mengabadikan momen di tempat-tempat krusial yang menarik di sana ya!

Baca juga: Keliling Eropa: Hindari 7 Kesalahan Ini!

Comments are closed.