Membuat Visa Israel bagi WNI, Begini Persyaratannya!

Travel

Meskipun Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, bukan berarti Anda tidak bisa berkunjung ke sana. Anda yang kesulitan mencari infomrasi pembuatan visa israel, yuk baca ulasannya berikut ini.

Israel merupakan Negara yang sedang dilanda konflik politik berkepanjangan, walau begitu faktanya Israel menyimpan banyak pemandangan dan wisata alam yang luar biasa indah. Salah satu yang menarik adalah Laut Mati yang merupakan titik paling rendah di muka bumi.

Israel adalah salah satu negara di Timur Tengah yang dikelilingi negara,Suriah, Lebanon, Mesir dan gurun pasir Sinai. Selain itu, dikelilingi pula dua daerah Otoritas Nasional Palestina yaitu Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Selain terkenal dengan keindahan wisata alamnya, Israel juga merupakan destinasi wisata rohani yang paling ramai dikunjungi setelah Arab Saudi, oleh tiga umat pemeluk agama terbesar di dunia, yaitu Kristen, Yahudi, dan Muslim.

Bagi umat Muslim di dunia, Masjid Al Aqsa merupakan tempat suci kedua setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Bagi umat Kristiani, Israel adalah tempat di mana Yesus pernah hidup, berkarya, wafat, dan dimakamkan, sedangkan, untuk umat Yahudi, Yerusalem merupakan kota paling suci karena disana terdapat Tembok Ratapan.

contoh visa israel

Sampai akhir tahun 80-an silam paspor Indonesia tidak berlaku masuk ke Israel. Namun, selang awal 90-an larangan warga Indonesia untuk berkunjung ke Israel tidak diterapkan lagi. Meskipun tetap tidak membuka hubungan diplomatik, pemegang paspor Indonesia sudah diperbolehkan masuk ke Israel.

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Israel, tentu Anda harus mengurus visa terlebih dahulu. Satu hal yang harus Anda ketahui bahwa untuk mengurus visa ke Israel tidak semudah mengurus visa  ke Negara lain. Mengapa demikian? Berikut ini penjelasan dan tata cara mengurus visa ke Israel.

Baca Juga: Apa Itu Visa Schengen dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Lengkapi Persyaratan Pembuatan Visa Israel

Persyaratan Pembuatan Visa israel

Bagi Anda yang ingin berwisata ke Israel perlu mangajukan visa jenis B/2 atau visitor visa, berikut beberapa persyaratan yang harus Anda lengkapi apabila mengajukannya melalui travel agent yang dilansir dari pakansi.com.

  • Paspor yang masih berlaku selama 6 bulan,
  • Mengisi aplikasi visa B/2,
  • Fotokopi paspor,
  • Rekening keuangan 3 bulan terakhir,
  • Surat Keterangan kerja,
  • Tiket pesawat pulang pergi,
  • Bukti Akomodasi di Israel,
  • 2 buah pasfoto warna ukuran 5×5 atau 4×6,
  • Membayar biaya visa sebesar 23 USD atau 22 Euro.

Untuk pengisian formulir B/2 visa cukup mudah. Terdapat tiga halaman yang perlu di isi. Anda perlu menjelaskan maksud dan tujuan Anda ke Israel, berapa lama waktu kunjungan dan akan tinggal di mana.

Jika Anda memutuskan untuk tidak menggunakan travel agent, maka cara lain yang bisa dilakukan adalah mengurus visa sendiri di kedutaan Israel di Singapura, alamatnya di 24 Stevens Close Singapore 257964, Tel: +65 6834 9200. Fax: +65 6834 9299, Email: consular@singapore.mfa.gov.il.

Baca Juga: Sebelum Traveling ke Hollywood Lengkapi Dulu Syarat Visa Amerika Serikat

Berikut persyaratan dokumen tambahan yang Anda perlu lengkapi, yaitu:

  • Invitation letter atau surat sponsor dari warga negara Israel atau dari travel agent Israel,
  • Surat pernyataan jika dalam lima tahun terakhir pernah ke negara-negara berikut: Afghanistan, Algeria, Bahrain, Iran, Iraq, Kuwait, Lebanon, Libya, Oman, Pakistan, Saudi Arabia, Sudan, Syria, Yemen dan Uni Emirates Arab,
  • Itinerary selama di Israel.

Perhatikan Faktor Penting Lainnya

faktor penting visa israel

Selain melengkapi persyaratan yang ditetapkan, Anda juga wajib memerhatikan beberapa hal penting menunjang berhasilkan permohonan visa Anda sebagai berikut.

  • Permohonan visa Anda tidak akan diproses kecuali semua formulir dan dokumen yang Anda lampirkan telah lengkap sesuai persyaratan yang telah ditetapkan,
  • Permohonan harus diisi dan diserahkan setidaknya satu bulansebelum keberangkatan,
  • Passport asli tidak akan ditahan oleh pihak kedutaan.

Bagi yang membuat visa sendiri ke kedutaan besar Israel di Singapura, maka perhatikan juga hal-hal berikut.

  • berdasarkan Jewish religious law, Jumat sore adalah hari libur bagi orang Yahudi, tapi menurut informasi di website mereka, pemohon tetap bisa datang dengan membuat janji terlebih dahulu,
  • Jika Anda ragu, Anda bisa langsung email ke mereka untuk bertanya-tanya seputar pengurusan visa di consular@singapore.mfa.gov.il,
  • Pembuatan visa tidak dapat diwakilkan, sehingga harus Anda sendiri yang datang untuk mengurusnya,
  • Anda diharuskan datang dua kali, pertama penyerahan berkas, kedua pengambilan visa.

Petunjuk keamanan bagi Anda yang ingin memperoleh Pelayanan Konsuler di Kedutaan Besar Israel di Singapura:

  • Persiapkan ID foto,
  • Anda akan diminta untuk menjalani pemeriksaan keamanan,
  • Tidak ada barang pribadi yang diizinkan masuk ke loket, termasuk tas tangan, telepon genggam, koper dan perangkat elektronik lainnya,
  • Jangan membawa botol makanan atau minuman,
  • Petunjuk keamanan di kedutaan berlaku untuk orang-orang di ruang tunggu konsuler.

Selain Singapura, WNI juga bisa mengurus visa ini bisa di Kedutaan Besar Israel yang berada di Jordan, Cairo, Amman, atau Egypt. Namun, pada umumnya WNI yang mengurus visa di Amman atau Cairo merupakan rombongan yang akan melakukan perjalanan wisata keagamaan. Untuk WNI yang tinggal di Indonesia, memang pengurusan visa ke Israel ini ckup sulit. Sebab, hingga saat ini belum ada aplikasi online untuk pengajuannya. Jadi, Anda harus pergi ke negara-negara yang sudah disebutkan di atas, lalu masuk ke portal resminya untuk jasa pembuatan visa.

Baca Juga: Hanya Dari Futuready, Visa Refund Insurance Pertama di Indonesia

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Jika dilihat dari tingkat kesulitannya, secara keseluruhan, pengajuan visa ini memakan waktu antara dua sampai empat minggu. Jika pengajuan visa disetujui, Anda akan mendapatkan pemberitahuan via email atau via agen. Untuk paspor itu sendiri, tidak akan ditempelkan stiker visa Israel karena visa tersebut baru akan Anda peroleh setelah tiba di Israel, baik di bandara ataupun perbatasan darat.

Sesampainya di Israel, Anda hanya menyerahkan paspor ke petugas Imigrasi. Kemudian di sistem keimigrasian sudah tercatat data visa Anda yang telah disetujui, sehingga petugas hanya mencetak visa Anda yang ukurannya kira-kira sebesar KTP.

Selama di Israel, visa ini harus Anda simpan dengan baik berserta paspornya. Sebab, di Israel sering sekali ada pemeriksaan untuk warga negara asing. Meksipun memiliki proses panjang, tapi Anda bisa puas berwisata religi atau sekedar berkunjung ke keluarga yang tinggal di sekitar Israel. Semoga cara-cara di atas bisa membantu Anda dalam pengajuan visa ke Israel ya. Selamat mencoba!

Comments are closed.