Yuk, Intip Keseruan Tradisi Lempar Tomat di Spanyol!

Travel

Ikut kemeriahan dari Tomatina. Tradisi lempar tomat di Spanyol yang sangat mengundang perhatian masyarakat dunia dan menjadi salah satu tradisi unik di sepenjuru negeri.

Apakah Anda pernah mendengar nama Tomatina? Tomatina adalah festival perang makanan terbesar di Spanyol. Makanan yang digunakan untuk perang adalah buah tomat yang merah dan segar. Festival ini sudah ada sejak 1945.

Sejarah Tradisi Lempar Tomat di Spanyol

Asal mulanya, tradisi lempar tomat ini dimulai dari acara spontan di antara para penduduk desa pada 1945. Namun sekitar 1950an, ketika puncak masa pemerintahan diktator Jenderal Francisco Franco, festival ini sempat dilarang. Tidak berlangsung lama, tradisi lempar tomat di Spanyol ini kembali digelar dan menjadi tradisi tahunan yang wajib dilakukan.

Puluhan ribu orang saling melempari 120 ton tomat dengan penuh keriaan. Akibatnya, jalanan pun menjadi merah dan basah oleh tomat. Plaza Mayor di daerah Bunol menjadi tempat ditunju masyarakat untuk mengikuti tradisi lempar tomat di Spanyol ini. Sebuah daerah subur yang jaraknya sekitar 40 kilometer ke arah utara dari kota Valencia. Kota Valencia merupakan kota terbesar ketiga di Spanyol.

Proses Tradisi Lempar Tomat di Spanyol

Sebelum masyarakat saling melempar tomat,  tepat pukul 11.00 waktu setempat kembang api  dinyalakan yang menjadi tanda bahwa tradisi lempar tomat di Spanyol ini dimulai. Terdapat enam truk yang dipenuhi dengan tomat dipersiapkan di jalan utama kota kecil tersebut. Namun, hanya dalam beberapa jam saja, tomat di dalam truk tersebut habis dan seluruh jalanan seketika berubah dipenuhi cairan merah yang bersumber dari tomat.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Beberapa orang sengaja bertelanjang dada dan bahkan mengenakan kacamata renang untung menghindari mata perih akibat terkena sari tomat. Sementara, para penonton lainnya memberikan semangat dari balkon-balkon di bangunan yang berada di sekeliling jalanan medan pertempuran.

Tradisi lempar tomat ini bukan hanya menarik perhatian masyarkaat lokal saja, tetapi festival tahunan ini sudah sangat terkenal dan digamari oleh wisatawan mancanegara. Apakah Anda termasuk salah satu dari sekian banyak wisatawan mancanegara yang tertarik untuk mengikuti festival tersebut?

Comments are closed.