Asuransi beranda

“KLAIM ONLINE. MUDAH. KAPAN SAJA. DIMANA SAJA!”
Kirimkan:
  • Nomor Polis
  • Tanggal lahir pemegang polis
  • Nama lengkap pemegang polis

Melalui email dengan subject:
  • Klaim[spasi]Nomor Polis

Ke Alamat:
  • klaim@futuready.com

Langkah selanjutnya akan di bantu oleh Tim Futuready
24/7 Certified Retailer Akses dan belanja Asuransi di waktu yang Anda mau dengan aman karena Futuready memiliki lisensi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Control the Process Bebas belanja kapanpun dan dimanapun tanpa dikejar-kejar dan tanpa beban. Kendali ada di ujung jari Anda!
Variety Objectivity Bandingkan beragam pilihan produk Asuransi terbaik dengan informasi yang jelas, apa adanya, transparan dan objektif tanpa janji muluk.
Claim Handling Belanja Arusansinya mudah, klaimnya juga lebih mudah karena kami bantu.
Beli asuransinya gampang,
giliran klaim asuransi
susahnya bikin pusing tuujuh keliling.

Sudah bukan hal baru kalau Anda sering mendengar betapa sulitnya melakukan proses klaim. Ibaratnya, sampai telinga capek mendegar keluhan-keluhan tersebut. Belum lagi sampai proses persetujuan apa klaim akan disetujui atau ditolak, para pemegang polis ini sudah mesti khawatir apa klaim akan disetujui atau malah ditolak?

Apa benar yang terjadi sebenarnya proses klaim asuransi sesulit itu? Lalu pertanyaannya: Siapa yang sebenarnya membuat proses klaim asuransi ini jadi begitu sulit perusahaan asuransi atau pemegang polis yang belum paham betul bagaimana proses yang baik dan benar?

Hal yang umumnya terjadi, terutama untuk para pemegang polis yang baru pertama kali memiliki produk asuransi mungkin akan kebingungan ketika mengalami risiko kejadian yang sebenarnya di dalam polis yang mereka miliki termasuk hal-hal yang dijamin oleh pihak asuransi. Sampai akhirnya, sering kali ditemui para pemegang polis ini marah-marah kepada pihak asuransi karena klaimnya ditolak. Padahal, bisa jadi penolakan tersebut akibat sang pemegang polis tidak menjalankan prosedur pengklaiman secara benar.

Apakah Anda pernah mengalami kejadian tersebut? Atau Anda sebagai pemegang polis “pemula” mau tahu lebih detail bagaimana sebenarnya proses klaim asuransi yang baik dan benar?

Sebelum Anda (lagi-lagi) marah karena klaim asuransi ditolak, mari bersama Futuready memahami lebih jauh klaim asuransi.

Perlu Anda ketahui, klaim asuransi adalah permintaan resmi yang ditujukan kepada perusahaan asuransi terkait perlindungan finansial atau ganti rugi dari pihak tertanggung sesuai dengan kontrak perjanjian yang telah disepakati antara tertanggung dengan perusahaan penyedia jasa asuransi.

Dalam artian, perlindungan finansial atau ganti rugi dari pihak tertanggung yang diberikan oleh perusahaan asuransi sesungguhnya telah diatur dalam polis asuransi yang mereka miliki. Baru kemudian, klaim asuransi yang diajukan akan ditinjau oleh perusahaan untuk validitasnya dan kemudian dibayarkan kepada pihak tertanggung setelah disetujui.

Bagaimana pun, perlu Anda pahami dengan baik adalah bahwa klaim asuransi mungkin diterima atau ditolak oleh perusahaan asuransi. Nah, di saat inilah perusahaan asuransi harus menilai situasi pertama dan mempelajari klaim asuransi sebelum membuat keputusan.

Sampai di sini, Anda sudah tahu apa itu sebenarnya klaim asuransi. Lalu, kenapa selama ini banyak sekali pengajuan klaim asuransi yang berakhir ditolak oleh para perusahaan asuransi?

Mengapa Klaim Asuransi Anda ditolak?

Tidak Mengisi Formulir Klaim Asuransi Secara Lengkap
38% atau 19 dari 50 orang tidak mengisi formulir klaim asuransi secara lengkap. Tipsnya: Isi formulir klaim asuransi dengan lengkap. Setelahnya, Anda harus megecek kembali data pada formulir klaim asuransi apakah sudah sesuai dengan data-data pribadi yang Anda isi di awal saat pendaftaran asuransi.

Tidak Melampirkan Dokumen Secara Lengkap

30% atau 15 dari 50 orang tidak melampirkan dokumen secara lengkap. Tips: Cek, cek, dan cek kembali dokumen kelengkapan yang dibutuhkan sesuai yang tertera pada formulir klaim asuransi dan polis.

Mengajukan Klaim Asuransi Melewati Batas Waktu yang Ditentukan

8% atau 4 dari 50 orang mengajukan klaim melewati batas waktu yang ditentukan. Perlu Anda ketahui, perusahaan asuransi memiliki peraturan tenggat waktu tersendiri mengenai batas waktu klaim. Tips: Cari tahu batas klaim Anda yang tertera di dalam polis dan pastikan Anda mengajukan klaim jauh hari sebelum batas waktu klaim.

Mengajukan Klaim Asuransi yang Tidak Termasuk dalam Polis

22% 11 dari 50 orang mengajukan klaim yang tidak termasuk dalam polis. Ini yang sering terlewat, tidak semua hal bisa ditanggung oleh perusahaan asuransi. Semua risiko-risiko yang ditanggung oleh polis yang Anda miliki tercatat jelas di polis asuransi Anda. Maka Tipsnya: Cek kambali kriteria yang tidak termasuk dalam tanggungan asuransi pada syarat dan ketentuan dalam polis.

Mengajukan Klaim Asuransi Pada Saat Masa Tunggu

2% atau 1 dari 50 orang mengajukan kalim pada saat masa tunggu. Masa tunggu adalah suatu periode tertentu ketika risiko kesehatan Anda belum ditanggung oleh perusahaan asuransi setelah polis diterbitkan. Tips: Cek polis asuransi dan perhatikan masa tunggu asuransi Anda.

Tata Cara Atau Prosedur Klaim Asuransi

Tiap jenis asuransi dari sebuah perusahaan asuransi memiliki variasi dalam hal prosedur klaim asuransi. Lalu bagiamana prosedur umum yang dijalankan oleh perusahaan asuransi saat menerima pengajuan klaim dari nasabah?

Alur klaim asuransi secara singkat bisa digambarkan seperti ini:

Dokumen klaim asuransi yang Anda sebagai nasabah kirimkan akan diproses klaim asuransinya sejak dokumen klaim diterima dan diverifikasi kelengkapannya. Setelahnya perusahaan asuransi akan melakukan proses analisa klaim. Dan jika diperlukan perusahaan asuransi akan melakukan klarifikasi data hingga berlanjut pada proses keputusan klaim. Jika klaim disetujui maka akan dilakukan pembayaran klaim, namun bila klaim tidak dapat disetujui maka perusahaan asuransi akan mengirimkan surat keterangan alasan klaim tidak disetujui kepada Anda sebagai nasabah.

Bila dibayangkan sebagai sebuah perjalanan, ada 3 jalur yang harus Anda lalui dalam proses klaim asuransi antara lain: Notification, investigation, dan submission.

Notification

Di tahapan ini, Anda akan memulai perjalanan untuk melakukan klaim asuransi. Maka, yang harus Anda lakukan adalah melaporkan pada perusahaan asuransi secara tertulis. Oh ya, pastikan batas waktu pelaporan klaim sesuai dengan ketentuan dari polis asuransi. Lebih cepat pelaporan yang Anda lakukan lebih cepat juga proses yang akan dilakukan oleh perusahaan asuransi.

Setelah Anda melakukan pelaporan maka Anda akan masuk ke tahap berikutinya yaitu tahap investigation atau tahap investigasi.

Investigation

Dalam tahap investigasi terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui antara lain: Fact-finding Survey di lokasi, dokumen pembuktian dari nilai kerugian dan lainnya, hingga penunjukkan jasa penilai kerugian.

Submission

Setelah semua prosedur di atas, Anda bisa mengirimkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk mendukung klaim. Lalu, perusahaan asuransi akan melalukan pemerikasan kesesuaian dokumen sesuai dengan polis.

Sebenarnya, memiliki asuransi dapat memberi Anda perlindungan terhadap risiko keuangan yang ditimbulkan oleh perawatan dan pengobatan, atau perlindungan terhadap risiko kehilangan aset. Namun, kembali lagi karena alasan mengurus dan mengajukan klaim asuransi seringkali dianggap sulit sehingga membuat sebagian orang tidak mau membeli asuransi. Kalau Anda sudah mengetahui tips bagaimana mengajukan klaim asuransi yang baik dan benar maka akan lebih mudah untuk Anda mengajukan klaim asuransi dan mendapatkan hak Anda. Lakukan tahapan-tahapan di bawah ini dengan cermat dan Anda tidak akan lagi menganggap bahwa klaim asuransi itu sulit.

  1. Segera Hubungi Pihak Asuransi
    Bisa dipahami, saat mengalami risiko yang menimbulkan kerugian keuangan yang terpikir oleh Anda hanya bagaimana terlepas dari masalah tersebut. Padahal Anda yang sudah memiliki asuransi seharusnya tidak perlu lagi bingung bila terjadi hal-hal yang tidak diinginknan. Segeralah hubungi pihak asuransi yang Anda miliki. Laporkan segala kerugian yang Anda alami, sebab batas pengajuan klaim biasanya berkisar 10 hari kerja. Perhatikan baik-baik batas waktu pengajuan klaim asuransi ini. Walaupun nantinya dokumen yang Anda ajukan sudah benar dan diisi dengan jujur, tapi waktu pengajuan terlambat, bisa jadi klaim Anda akan ditolak.
  2. Perhatikan Lagi Pengecualian
    Anda tidak ingin klaim asuransi yang Anda ajukan akan sia-sia dan tidak menerima apa pun yang seharusnya Anda bisa terima dari perusahan asuransi, kan? Nah, sebelum mengajukan klaim asuransi ada baiknya bila Anda melihat kembali polis asuransi yang Anda miliki. DI dalamnya biasanya ada pengecualian yang tercantum dalam surat polis. Pengecualian-pengecualian inilah yang bisa menjadi acuan Anda untuk mengetahui hal-hal apa saja yang akan ditanggung dan tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi. Sebagai contoh saat musim banjir (yang sering kali menjadi ancaman musibah tahunan) Anda sengaja menggunakan mobil Anda dan melawan banjir, padahal misalkan saja di perjanjian polis disebutkan bahwa mengendarai kendaraan Anda dan melawan banjir termasuk di dalam pengecualian polis asuransi Anda. Itu tandanya, segala kerugian yang Anda alami saat Anda mengendarai kendaraan Anda dan melawan banjir tidak termasuk dalam hal yang ditanggung oleh perusahaan asuransi. Jadi Anda tak akan mendapatkan apa-apa saat Anda melakukan klaim asuransi karena hal tersebut masuk ke dalam pengecualian asuransi Anda.
  3. Kumpulkan Semua Bukti Kerugian
    Setelah di awal Anda melakukan pelaporan kepada perusahaan asuransi dan mereka menerima laporan dari Anda, pihak asuransi akan datang untuk mensurvei benar tidaknya laporan yang Anda sampaikan. Meskipun Anda benar-benar mengalami kerugian yang telah diasuransikan, bisa saja klaim Anda akan ditolak. Ini dikarenakan tidak ada bukti kerugian yang real sebagai syarat untuk ganti rugi. Sebagai contoh, untuk mengajukan klaim asuransi kendaraan Anda, setelah mengelami kejadian kerusakn Anda dapat mengambil foto kerusakan kendaraan Anda sebagai syarat bukti kerugian saat Anda mengajukan klaim asuransi. Atau untuk asuransi kesehatan Anda, mintalah bukti-bukti pembayaran perawatan dari rumah sakit dan simpan baik-baik semua bukti pembayaran tersebut.
  4. Isi Laporan Klaim Asuransi
    Selain karena klaim yang diajukan merupakan pengecualian yang terdapat di dalam polis, penyebab yang sering terjadi mengapa banyak kasus pengajuan klaim asuransi tidak disetujui adalah pengisian data yang tidak benar. Maka dari itu, yang harus Anda lakukan adalah mengisi formulir untuk mengajukan klaim asuransi dengan telitian dan mengisinya dengan data yang benar. Perhatikan pengisian nama, alamat, alasan klaim, dan keterangan lainnya dengan teliti dan benar. Bila Anda tidak jujur dan data yang Anda lampirkan tidak sesuai hal tersebut diketahui oleh perusahaan asuransi, maka klaim Anda bisa ditolak. Biasanya, dalam pengisian laporan klaim ini, ada sejumlah dokumen yang mesti Anda lampirkan. Pastikan tidak ada dokumen yang terselip agar pengajuan klaim Anda tidak menghabiskan waktu yang lama dan Anda mesti terus bolak-balik hanya untuk mengurus klaim asuransi.
  5. Proses Penggantian
    Apabila tidak ada kondisi yang memberatkan, maka umumnya pihak perusahaan asuransi akan mengabulkan permohonan klaim asuransi yang Anda ajukan. Kesepakatan penggantian yang akan diberikan tentu saja bersumber dari polis asuransi Anda. Setelah langkah ini beres, Anda hanya tinggal menunggu uang penggantian cair dan diberikan kepada Anda selaku pemilik polis.

Belanja Asuransi Langsung Secara Online dengan Klaim Asuransi Mudah dan Dibantu Penanganannya

Dengan lisensi resmi sebagai Broker Asuransi, Anda bisa secara langsung membeli berbagai produk asuransi pilihan di Futuready.com. Untungnya lagi, Futuready akan memberikan rekomendasi kepada Anda saat memilih perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan Anda berdasarkan pengalaman dan pengetahuan akan produk-produk asuransi yang ada dari masing-masing mitra kami. Bahkan, Anda juga bisa berkonsultasi secara gratis bila butuh bantuan untuk mengurusi proses klaim asuransi yang Anda ajukan. Mudahnya lagi, Anda bisa melakukan klaim asuransi dengan cara online tanpa perlu ribet dan menghabiskan banyak waktu Anda. Pelajarilah prosedur klaim asuransi milik Anda. Jika Anda kurang paham, jangan ragu untuk bertanya kepada kami untuk membantu Anda.