Asuransi Mobil AXA Mandiri All Risk
Komprehensif/All Risk
Memiliki jaringan bengkel resmi yang tersebar lebh dari 90 kota di Indonesia. .

Kemudahan klaim melalui telepon, email dan aplikasi

Perlindungan mobil atas kerusakan akibat tabrakan, kejahatan, hingga kebakaran

Perlindungan tanggung jawab hukum pihak ketiga

Layanan mobil derek 24 jam akibat mogok, rusak, atau kecelakaan

Layanan ambulans untuk keadaan darurat

Kecelakaan Diri Pengemudi  

Tersedia

Survei Kendaraan Cukup Foto

Minimal Biaya Klaim Rp300.000

Jumlah Bengkel Rekanan 377 Bengkel


Cakupan Area Nasional
Minimum Biaya Klaim Rp300.000

  1. Kerugian dan atau kerusakan pada Kendaraan Bermotor dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang secara langsung disebabkan oleh :
    1. tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, atau terperosok;
    2. perbuatan jahat;
    3. pencurian, termasuk pencurian yang didahului atau disertai atau diikuti dengan kekerasan ataupun ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362, 363 ayat (3), (4), (5) dan Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana;
    4. kebakaran, termasuk:

i.kebakaran akibat kebakaran benda lain yang berdekatan atau tempat penyimpanan  Kendaraan Bermotor;       

ii.kebakaran akibat sambaran petir;

iii.kerusakan karena air dan atau alat-alat lain yang dipergunakan untuk mencegah atau memadamkan kebakaran;

iv.dimusnahkannya seluruh atau sebagian Kendaraan Bermotor atas perintah pihak yang berwenang dalam upaya pencegahan menjalarnya kebakaran itu.

  1. Kerugian dan atau kerusakan yang disebabkan oleh peristiwa yang tersebut dalam ayat (1) Pasal ini selama Kendaraan Bermotor yang bersangkutan berada diatas kapal untuk penyeberangan yang berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, termasuk kerugian dan atau kerusakan yang diakibatkan kapal bersangkutan mengalami kecelakaan.

Kewajiban untuk Mengungkapkan Fakta

  1. Tertanggung Wajib:
    1. mengungkapkan fakta material yaitu informasi, keterangan, keadaan dan fakta yang mempengaruhi pertimbangan Penanggung dalam menerima atau menolak suatu permohonan penutupan asuransi dan dalam menetapkan suku premi apabila permohonan dimaksud diterima;
    2. membuat pernyataan yang benar tentang hal-hal yang berkaitan dengan penutupan asuransi; yang disampaikan baik pada waktu pembuatan perjanjian asuransi maupun selama jangka waktu pertanggungan.
  2. Jika Tertanggung tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana diatur dalam ayat (1) diatas, Penanggung tidak wajib membayar kerugian yang terjadi dan berhak menghentikan pertanggungan serta tidak wajib mengembalikan premi.
  3. Ketentuan pada ayat (2) diatas tidak berlaku dalam hal fakta material yang tidak diungkapkan atau yang dinyatakan dengan tidak benar tersebut telah diketahui oleh Penanggung, namun Penanggung tidak mempergunakan haknya untuk menghentikan pertanggungan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah Penanggung mengetahui pelanggaran tersebut.

Semua ketentuan pengecualian pertanggungan mengacu pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia

Hotline Customer Service : 021 - 30058789