{data_img_product}
{/data_img_product}
Limit Klaim 1,2 Miliar
Santunan kematian atau cacat tetap akibat kecelakaan hingga Rp675 Miliar

Jaminan biaya medis di luar negeri (cashless) hingga Rp472.5 Juta

Perlindungan bagasi dan barang pribadi hingga Rp10 Juta

Ganti rugi akibat pembatalan perjalanan hingga Rp26 Juta

Perlindungan tanggung jawab pihak ketiga hingga Rp472.5 Juta

Santunan meninggal dunia untuk kecelakaan perjalanan ke Bandara hingga Rp50 Juta

Santunan Kematian akibat kecelakaan hingga Rp675.000.000

Manfaat Biaya Medis hingga Rp472.500.000

Kehilangan atau Kerusakan Bagasi hingga Rp10.125.000

Manfaat Pembatalan Perjalanan Rp27.000.000

Bantuan Darurat Tersedia

Usia Tertanggung 1 - 75 tahun
Periode Polis Berangkat - Pulang
Periode Perjalanan Maksimum 90 hari Berturut-turut
Metode Perhitungan Premi Berdasarkan Periode Perjalanan
Biaya e-Polis Rp0

Tidak Dapat Melakukan Perjalanan (Sebelum Keberangkatan) Rp27.000.000
Kepulangan Lebih Awal Biaya Sesuai Tagihan
Penundaan Perjalanan Rp5.400.000
Penggantian Atas Liburan Yang Hilang Rp13.500.000
Tanggung Jawab Hukum Pribadi Rp472.500.000
Pembajakan Rp10.125.000

Santunan Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Rp675.000.000
Santunan Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Saat Berangkat ke Bandara Rp50.000.000
Santunan Cacat Total dan Tetap Akibat Kecelakaan Rp675.000.000
Biaya Perawatan Medis Akibat Kecelakaan Saat Berangkat ke Bandara Rp5.000.000
Biaya Perawatan Medis di Luar Negeri : Cashless Rp472.500.000
Santunan Rawat Inap Rumah Sakit – Indonesia Rp500.000 / Hari Maksimum 10 Hari 

Repatriasi Karena Penyakit Biaya Sesuai Tagihan
Repatriasi Karena Kecelakaan Biaya Sesuai Tagihan
Orang Yang Mendampingi Rp675.000 / Hari Maksimum Rp20.250.000
Pemulangan Anak Dibawah Umur Biaya penerbangan sesuai tagihan : kelas ekonomi

Kerugian Barang Bagasi Pribadi Rp10.125.000
Sub limit Kerugian Barang Bagasi Pribadi- Seluruh item Rp2.700.000
Penundaan Bagasi Rp5.400.000
Kehilangan Dokumen Perjalanan Rp5.400.000

  1. KELAYAKAN UNTUK MENGADAKAN PERJALANAN: Ketika mengambil asuransi ini, Tertanggung harus layak secara medis untuk mengadakan perjalanan dan tidak mengetahui keadaan yang dapat mengakibatkan pembatalan atau gangguan terhadap Perjalanan, jika tidak maka klaim apa pun tidak dapat dibayar
  2. PEMBELIAN ASURANSI PERJALANAN: Asuransi harus dibeli sebelum meninggalkan Indonesia.
  3. PERIODE PERTANGGUNGAN : Sejak tanggal keberangkatan dari negara asal sampai dengan tanggal kedatangan ke negara asal. Pertanggungan maksimum selama 90 (sembilan puluh) hari berturut-turut di luar negeri setiap perjalanan.
  4. PERTANGGUNGAN GANDA: Jika seorang Tertanggung dilindungi oleh lebih dari satu polis asuransi perjalanan, kecuali asuransi perjalanan Korporat, yang dijamin oleh Penanggung untuk perjalanan yang sama maka Penanggung akan menganggap bahwa Tertanggung hanya dijamin oleh polis asuransi yang memberikan tingkat manfaat tertinggi.
  5. PERIODE YANG DIAKUI MENGENAI KAPAN PEMBAYARAAN PREMI DITERIMA JIKA PEMBAYARAN DILAKUKAN DENGAN METODE BERIKUT INI:
    1. Melalui transfer bank kepada rekening Penanggung, pembayaran premi akan diakui pada tanggal ketika dana yang ditransfer tersebut telah diterima dan dicairkan dalam rekening Penanggung.
    2. Melalui Cek/Giro/Wesel Bank kepada Penanggung, pembayaran premi akan diakui pada tanggal ketika cek/giro/wesel bank tersebut telah dapat dicairkan dan diterima dalam rekening Penanggung.
  6. PEMBAYARAN PREMI: Premi harus dibayar penuh sebelum tanggal efektif perlindungan Polis. Dalam hal premi belum dibayar penuh sebelum tanggal efektif Polis maka Penanggung tidak mempunyai kewajiban apapun kepada Tertanggung.
  7. PROGRAM PERJALANAN KELUARGA: Untuk Tipe Program Perjalanan Keluarga, Tertanggung terdiri dari:
    1. Maksimal 2 (dua) orang dewasa yang tidak harus mempunyai hubungan, tetapi masing-masing anak harus mempunyai hubungan dengan salah satu dari kedua Tertanggung dewasa; dan
    2. maksimum 2 (dua) anak yang:
      1. belum kawin , dan
      2. Tidak melebihi usia 18 (delapan belas) tahun; dan
      3. Masing-masing anak mempunyai hubungan dengan salah satu dari kedua Tertanggung dewasa yang disebutkan dalam butir a) di atas.

Semua Tertanggung dalam Program Perjalanan Keluarga harus berangkat dari dan kembali ke Indonesia bersama-sama secara sekaligus sebagai satu keluarga.

  1. Untuk “POLIS KELUARGA” maka pertanggungan Biaya Medis pasangan Tertanggung dibatasi sampai 50% dan pertanggungan Biaya Medis setiap anak dibatasi sampai 50% dari program yang dipilih. Dalam hal kedua orang dewasa tersebut tidak mempunyai hubungan keluarga, maka pemegang polis yang berhak mendapatkan manfaat 100%.
  2. SUBROGASI: Dalam hal pembayaran klaim Asuransi, Penanggung menerima pengalihan semua hak Tertanggung atas pengembalian (recovery) dari seseorang atau suatu organisasi. Selain itu, Tertanggung wajib melaksanakan dan menyerahkan bukti dan suratsurat serta melakukan segala hal yang dibutuhkan untuk menjamin hak-hak tersebut. Tertanggung tidak boleh mengambil tindakan apapun yang dapat mengakibatkan hilangnya hak-hak tersebut. 
  3. PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN MEDIS: Tertanggung atas biayanya sendiri wajib menyerahkan kepada Penanggung semua sertifikat, informasi dan bukti yang mungkin dibutuhkan oleh Penanggung, dan Tertanggung setiap saat ketika dibutuhkan, wajib menyerahkan hasil pemeriksaan medis oleh Praktisi Medis Berkualifikasi yang ditunjuk oleh Penanggung. Dalam hal Tertanggung meninggal dunia, sepanjang diperbolehkan oleh hukum, Penanggung berhak melakukan pemeriksaan jenazah (post-mortem) atas biayanya sendiri dan pemberitahuan klaim, bilamana mungkin, wajib disampaikan kepada Penanggung sebelum jenazah dibawa ke pemakaman atau tempat kremasi, dengan menyebutkan nama dan tempat pemeriksaan yang ditunjuk. Dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara dokter Penanggung dan Praktisi Medis Berkualifikasi yang ditunjuk Tertanggung, maka pendapat dari dokter Penanggung yang akan berlaku dan mengikat terhadap Tertanggung atau ahli warisnya.
  4. KLAUSUL PERSELISIHAN 
    1. Dalam hal timbul perselisihan antara Penanggung dan Tertanggung sebagai akibat dari penafsiran atas tanggung jawab atau besarnya ganti rugi dari Polis ini, maka perselisihan tersebut akan diselesaikan melalui forum perdamaian atau musyawarah oleh unit internal Penanggung yang menangani Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan bagi Konsumen. Perselisihan timbul sejak Tertanggung menyatakan secara tertulis ketidaksepakatan atas hal yang diperselisihkan. Penyelesaian perselisihan melalui perdamaian atau musyawarah dilakukan dalam waktu paling lama 60 (enam puluh) hari kalender sejak timbulnya perselisihan.
    2. Apabila penyelesaian perselisihan melalui perdamaian atau musyawarah sebagaimana diatur pada ayat 1 tidak mencapai kesepakatan, maka ketidaksepakatan tersebut harus dinyatakan secara tertulis oleh Penanggung dan Tertanggung. Selanjutnya Tertanggung dapat memilih penyelesaian sengketa di luar pengadilan atau melalui pengadilan dengan memilih salah satu klausul penyelesaian sengketa sebagaimana diatur di bawah ini. 
      1. LEMBAGA ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA Dengan ini dinyatakan dan disepakati bahwa Tertanggung dan Penanggung akan melakukan penyelesaian sengketa melalui Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI) sesuai dengan Peraturan dan Prosedur BMAI atau melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Asuransi lainnya yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
      2. PENGADILAN Dengan ini dinyatakan dan disepakati bahwa Tertanggung dan Penanggung akan melakukan penyelesaian sengketa melalui Pengadilan Negeri di wilayah Republik Indonesia 

PENGECUALIAN UMUM

  1. Secara umum, untuk semua jaminan dan manfaat berdasarkan Ketentuan Umum Asuransi Perjalanan ini, konsekuensi dari hal-hal berikut ini dikecualikan dari pertanggungan sebagai obyek Asuransi ini: 
    1. Konsekuensi langsung atau tidak langsung dari niat buruk Tertanggung, keterlibatan Tertanggung dalam tindak pidana atau tindakan penipuan, kelalaian atau kecerobohan yang serius. Konsekuensi dari tindakan-tindakan Tertanggung dalam keadaan kelainan jiwa atau dalam perawatan psikiatris juga tidak ditanggung.
    2. Konsekuensi langsung atau tidak langsung dari, dan/atau selama fenomena alam yang luar biasa seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, letusan gunung berapi, badai siklon yang luar biasa, jatuhnya benda dari ruang angkasa dan batu meteor (aerolit) dan secara umum, fenomena atmosferis, meteorologis, seismik atau geologis yang luar biasa.
    3. Kejadian-kejadian yang timbul akibat terorisme, pemberontakan atau gangguan massa.
    4. Kejadian atau tindakan Angkatan Bersenjata atau Pasukan Keamanan pada masa damai.
    5. Perang, dengan atau tanpa pernyataan lebih dulu, dan konflik atau intervensi internasional dengan menggunakan kekuatan atau ancaman.
    6. Konsekuensi radioaktif energi nuklir.  
    7. Konsekuensi yang disebabkan ketika Tertanggung ikut dalam taruhan, tantangan atau perkelahian, kecuali untuk pembelaan yang dibenarkan oleh hukum atau karena kebutuhan.
    8. Kecuali secara tegas dicantumkan dalam Ketentuan Khusus Polis dan dengan syarat membayar premi tambahan yang relevan:

i.Konsekuensi yang terjadi akibat partisipasi Tertanggung dalam kompetisi, olah raga dan uji persiapan atau pelatihan. 

ii.Ikut dalam olah raga berikut: balap kendaraan bermotor atau balap sepeda motor untuk segala jenis, pertandingan berburu, penyelaman bawah air dengan menggunakan alat pernafasan buatan, berlayar di perairan internasional dengan rakit yang tidak dimaksudkan sebagai angkutan umum penumpan, berkuda, memanjat, penelusuran gua (pot holing), tinju, segala jenis gulat, bela diri, terjun payung, naik balon udara, terjun bebas, gliding dan, secara umum, segala jenis olah raga  dan kegiatan rekreasi yang sangat berbahaya. 

iii.Partisipasi dalam kompetisi atau turnamen yang diselenggarakan oleh federasi olah raga atau organisasi serupa.

  1. Ski dan/atau olah raga serupa, kecuali pertanggungan untuk olah raga tersebut secara jelas telah disetujui. 
  2. Penggunaan alat navigasi udara, sebagai penumpang atau awak, yang tidak dimaksudkan untuk angkutan umum bagi orang-orang yang mengadakan perjalanan, termasuk helikopter.
  3. Kecelakaan yang dianggap secara sah sebagai kecelakaan kerja yang merupakan konsekuensi dari risiko yang melekat pada pekerjaan yang dilakukan oleh Tertanggung. 
  1. Selain pengecualian yang disebutkan sebelumnya, manfaat atau bantuan terkait berikut ini tidak ditanggung oleh asuransi ini: 
    1. Jasa yang diatur oleh Tertanggung atas namanya sendiri, tanpa komunikasi sebelumnya atau tanpa izin dari Penanggung, kecuali dalam keadaan mendesak. Dalam hal ini, Tertanggung harus menyerahkan voucher perjalanan dan salinan asli tagihan kepada Penanggung.
    2. Penyakit atau cidera yang disebabkan oleh penyakit kronis atau penyakit yang sudah ada sebelum terjadinya kecelakaan.
    3. Kematian akibat bunuh diri dan cidera atau dampak sesudahnya karena percobaan bunuh diri. 
    4. Konsekuensi dari penyakit atau kondisi patologis yang disebabkan mengkonsumsi secara sengaja alkohol, narkoba, zat beracun, narkotik atau obatobatan yang diperoleh tanpa resep dokter maupun segala jenis penyakit mental atau ketidakseimbangan mental.
    5. Konsekuensi dari pembatalan atau penundaan di pihak Tertanggung atau orang-orang yang bertanggung jawab atas dirinya dalam pengiriman Tertanggung ke pusat kesehatan yang diusulkan oleh Penanggung dan disetujui oleh layanan medis.
    6. Perawatan rehabilitasi. 
    7. Prostese, bahan ortopedik atau ortesis dan bahan osteosintesis serta kaca mata. 
    8. Bantuan untuk kehamilan dan persalinan, atau untuk komplikasi atau secara sengaja mengakhiri kehamilan.
    9. Biaya perawatan gigi lebih dari US$60, kecuali batas lainnya secara tegas disebutkan dalam Ketentuan Spesifik atau Khusus.
    10. Barang bawaan yang tidak dikemas atau diberi label dengan baik, maupun barang yang mudah pecah atau produk yang mudah rusak.
    11. Bantuan atau kompensasi atas kejadian yang terjadi selama perjalanan yang telah dimulai, dalam salah satu dari keadaan-keadaan berikut: 

i.Sebelum asuransi ini mulai berlaku.

ii.Dengan maksud mendapatkan perawatan medis.

iii.Setelah diagnosa penyakit yang tidak dapat disembuhkan. 

iv.Tanpa izin medis sebelumnya, setelah Tertanggung mendapatkan perawatan atau pengawasan medis selama dua belas bulan sebelum memulai perjalanan. 

  • Biaya-biaya yang timbul ketika Tertanggung berada di tempat tinggalnya, biaya-biaya yang dikeluarkan di luar lingkup aplikasi jaminan asuransi dan, dalam setiap kasus, setelah tanggal perjalanan yang menjadi obyek dari kontrak ini berlalu atau setelah 90 hari berlalu sejak kontrak dimulai, terlepas dari apa yang ditetapkan dalam Klausul Tambahan atau dalam Ketentuan Khusus Polis.

Penanggung dibebaskan dari kewajiban jika, akibat keadaan force major, Penanggung tidak dapat memberlakukan manfaat manapun yang secara spesifik diuraikan dalam polis ini. 

Langkah–langkah untuk melakukan klaim asuransi Anda meliputi :

  1. Laporkan kejadian kerugian Anda sesegera mungkin ke nomor Contact Center 24 jam LippoInsurance +62 29279640 (saat di luar negri) / 1 500 563 (di indonesia) atau email ke cs@lippoinsuranceonline.com
  2. Lengkapi Formulir Klaim Travel Protection Domestic yang akan diinformasikan oleh Contact Center LippoInsurance
  3. Akan kami berikan Surat Konfirmasi Ganti Rugi bila klaim Anda dijamin atau Surat Penolakan bila klaim Anda tidak dijamin
  4. Klaim Anda akan dibayarkan setelah Surat Konfirmasi Ganti Rugi dan dokumen yang diperlukan Anda lengkapi.

POLIS : Polis yang diterbitkan dalam bentuk Polis Elektronik (e-Policy).
Nasabah dapat mengajukan permintaan cetak buku polis kepada PT Lippo General Insurance Tbk
CUSTOMER CARE 24 jam Telp : 1 500 563. 
Biaya cetak buku polis dan pengiriman Rp. 200.000,-

Rp {premium_conv}

Periode Asuransi

Berangkat

Pulang

Jumlah Peserta