Untuk meminimalisir risiko-risiko yang mungkin terjadi di masa mendatang, Anda perlu melakukan langkah proteksi sedari dini. Langkah proteksi ini bisa dilakukan dengan membeli produk asuransi. Terlebih kini produk asuransi sangat beragam jenisnya, mulai dari asuransi jiwa hingga asuransi properti. Anda tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan.

Namun sayangnya di Indonesia kesadaran untuk menggunakan produk asuransi masih rendah. Masih banyak masyarakat yang menganggap remeh asuransi karena tidak mengabaikan persiapan masa depan mereka. Padahal di Indonesia sendiri ada banyak risiko yang mungkin menimpa Anda di masa depan.

Salah satu risiko yang paling mungkin terjadi di Indonesia adalah kecelakaan lalu lintas. Seperti yang Anda ketahui, masih ada banyak pelanggaran lalu lintas di Indonesia yang bisa menyebabkan kecelakaan. Untuk melindungi Anda dari risiko tersebut, ada beberapa asuransi yang bisa dipilih, salah satunya asuransi kendaraan. Apa itu asuransi kendaraan / mobil dan berapa besaran biaya premi asuransi mobil?

Mengenal Asuransi Kendaraan

Asuransi kendaraan merupakan produk asuransi yang berfungsi memberikan proteksi terhadap kendaraan Anda. Bentuk proteksi yang diberikan asuransi mobil sangat variatif. Dengan produk tersebut, Anda dapat melindungi mobil dari risiko kerusakan akibat kecelakaan lalu lintas, kerusakan akibat perbuatan jahat, hingga kerusakan akibat bencana alam.

Untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat, perusahaan asuransi menyediakan beberapa pilihan produk asuransi mobil, Jenis yang paling populer di Indonesia adalah asuransi all risk dan asuransi total loss only (TLO). Keduanya sudah memberikan perlindungan yang menyeluruh untuk kendaraan roda empat Anda. Apa perbedaan antara dua jenis produk asuransi ini? Anda dapat menyimaknya lewat penjelasannya berikut.

Asuransi All Risk

Bisa dibilang, asuransi all risk merupakan produk asuransi yang paling sering direkomendasikan. Mengapa demikian? Ini karena asuransi all risk telah men-cover risiko pertanggungan, baik itu yang ukuran kerusakannya kecil maupun besar. Mulai dari kerusakan kecil yang menghasilkan lecet hingga kerusakan akibat kecelakaan lalu lintas.

Jika mengambil asuransi kendaraan all risk, Anda bahkan bisa mengambil opsi perluasan asuransi. Opsi ini akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan proteksi tambahan terhadap risiko-risiko di luar kecelakaan, perbuatan jahat, dan kebakaran yang tidak disengaja. Perluasan asuransi all risk akan melindungi Anda dari risiko seperti bencana alam (gempa bumi, tsunami, letusan berapi, dan sebagainya) hingga kerusuhan massa.

Menghitung Premi Asuransi Mobil All Aisk

Untuk menghitung premi asuransi mobil all risk Anda harus mengetahui besaran skema dari produk ini. Umumnya perusahaan asuransi di Indonesia memasang skema untuk asuransi mobil all risk dalam rentang 2,5% hingga 3,5%. Namun ada juga beberapa perusahaan asuransi yang memasang skema asuransi mobil all risk 1,5%. Biasanya skema ini ditujukan untuk mobil yang harganya di atas Rp500 juta.

Misalnya Anda memiliki sebuah mobil seharga Rp200 juta dan ingin mengasuransikannya dengan model all risk. Jika perusahaan yang Anda tuju memasang skema 2,5% maka jumlah premi yang harus dibayarkan adalah sebagai berikut:

Skema x Harga mobil
= 2,5% x Rp200.000.000
= Rp5.000.000

Maka premi yang wajib Anda bayarkan adalah Rp5.000.000 untuk satu tahun. Untuk total yang harus dibayarkan, biasanya akan ada biaya tambahan (biaya administrasi). Kebanyakan perusahaan asuransi di Indonesia mematok biaya administrasi tidak lebih dari Rp50.000.

Asuransi Total Loss Only (TLO)

Apabila mobil Anda jarang digunakan atau jalur tempat Anda mengemudi terbilang minim risiko maka asuransi mobil total loss only (TLO) bisa dipilih. Asuransi model ini cocok untuk dua kondisi tersebut karena hanya memberikan perlindungan terhadap kendaraan yang hilang atau rusak dengan kerusakan minimal 75% dari keseluruhan mobil (hingga mobil benar-benar tidak dapat dikendarai dengan normal).

Jenis asuransi kendaraan yang satu ini hanya fokus pada kerusakan mobil yang sifatnya berat atau parah. Jadi jika kendaraan Anda lebih rentan terhadap risiko kerusakan kecil seperti lecet pada body mobil atau kaca spion retak karena senggolan, sebaiknya tidak memilih asuransi mobil TLO. Klaim asuransi hanya bisa dilakukan jika kerusakan pada mobil memenuhi persyaratan.

Menghitung Premi Asuransi Mobil TLO

Sebenarnya rumus untuk menghitung premi asuransi mobil TLO sama dengan rumus untuk menghitung premi asuransi all risk. Namun skema yang ditetapkan berbeda. Premi asuransi kendaraan TLO biasanya menerapkan skema 0,8-1%.

Jika mobil Anda berharga Rp200 juta dan ingin mengambil asuransi mobil TLO dengan skema 1% maka premi yang harus dibayar adalah sebagai berikut:

Skema x Harga mobil
= 1% x Rp200.000.000
= Rp2.000.000

Maka premi yang harus Anda bayarkan per satu tahun adalah Rp2.000.000. Sama seperti asuransi all risk, asuransi TLO juga menetapkan biaya administrasi. Besarannya bisa berbeda-beda tiap perusahaan namun biasanya tak lebih dari Rp50.000.